Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
HAL paling penting dalam mengupayakan perkembangan bisnis ialah pada transformasi digital sumber daya manusia (SDM). Digitalisasi SDM akan menciptakan kinerja pegawai yang kompeten.
PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo selaku BUMN pengelola pelabuhan menyadari hal itu dengan terus melakukan pembenahan SDM yang dimiliki.
Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) Pelindo I, Hamied Wijaya, mengatakan transformasi itu dilakukan dengan mengubah variabel tunjangan kinerja bagi pegawai sejak 2014. Hal itu sangat berpengaruh pada tunjang-an kinerja yang diterima pegawai setiap bulannya
“Gaji kami itu dulu 20% itu variabel, dan 80% fix. Sekarang kami balik, 60% itu variabel dan 40% fix. Itu yang diterima setiap bulan, tergantung bagaimana kinerja,” jelas Hamied pada Seminar Mengelola Proses Improvement yang Berdampak pada Pertumbuhan Bisnis dan Book Launch di Hotel Santika, Jakarta, kemarin.
Variabel gaji 60% itu diperhitungkan berdasarkan pendapatan, laba, pencairan utang, dan rencana kegiatan bulanan (RKB). RKB itu merupakan turunan dari key performance indicator (KPI) korporat ke KPI individu.
Hamied mengatakan perubahan variabel gaji dari sebelumnya hanya 20% dan kini menjadi 60% dan itu sangat objektif. “Itu kami lakukan dalam suatu sistem, setiap tanggal 1-5 pegawai mengisi (RKB), tengah bulan coaching, kemudian evaluasi dan dinilai berapa pantas dapat gajinya, bulanan. Intinya kita harus konsisten,” ujarnya.
Ia menambahkan, melakukan transformasi SDM khususnya berbasis digital bukanlah perkara mudah. Komitmen manajemen menjadi salah satu kunci untuk merealisasikannya.
Menurut Hamied, upaya PT Pelindo I itu telah mendapat apresiasi dari publik, yang dibuktikan dengan diberikannya serangkaian awards kepada PT Pelindo I dalam beberapa tahun terakhir. (Mir/E-3)
Pengelolaan pelabuhan dan operasional kapal tidak berada dalam satu entitas yang sama. Pengelolaan pelabuhan berada di bawah kendali Pelindo sementara operasional kapal oleh Pelni.
Peningkatan volume petikemas ini dipicu oleh pertumbuhan signifikan di sejumlah wilayah operasi utama.
Transformasi ini tidak hanya mencakup perubahan nama, tetapi juga peluncuran logo baru yang memvisualisasikan semangat sinergi dalam ekosistem pelabuhan dan rantai pasok nasional.
Plt. Direktur Utama CTP, Erwan Dwi Winanto, mengungkapkan pihaknya tengah fokus pada upaya integrasi tarif dengan ruas tol lain di Jakarta guna meningkatkan daya saing biaya angkut.
Penyaluran bantuan ini difokuskan untuk meringankan beban warga yang aktivitas harian dan mobilitasnya terganggu akibat banjir.
Sinergi dan kolaborasi dilakukan bersama Kementerian Perhubungan (KSOP dan BPTD), ASDP, Pemprov Banten, Pemkot Cilegon, Polda Banten dan TNI AL Banten, serta instansi terkait.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved