Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,54 miliar untuk pembangunan dan perbaikan 21 pasar pada 2020.
Pasar-pasar yang masuk ke dalam daftar penanganan meliputi Pasar Klewer Timur, Pon, Benteng Pancasila, Kaliwungu, Banjarsari, Lawang, Banyumas, Ngablak, Anyar, Legi Ponorogo dan Legi Surakarta. Sebelas pasar tersebut terletak di Pulau Jawa.
Adapun, sepuluh pasar lainnya adalah Pasar Pariaman, Sukawati, Sukawati Blok C, Renteng, Sentral, Belerong, Sibolga Nauli, Panyabungan, Mardika, dan Ransiki yang tersebar di luar Jawa.
Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PU-Pera Danis Sumadilaga mengungkapkan pasar-pasar terpilih itu merupakan pasar-pasar yang memiliki peran vital dalam menggerakan roda perekonomian daerah setempat.
Baca juga: Proyeksi Biaya Awal Infrastruktur Rp865 Miliar
"Jadi seperti pasar yang terbakar tapi belum bisa dibangun ulang padahal itu sangat dibutuhkan masyarakat, itu yang kita bangun," ujar Danis kepada Media Indonesia, Kamis (29/8).
Dalam pemilihan dan pembangunan pasar, Kementerian PU-Pera juga berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan serta pemerintah daerah masing-masing.
"Nanti kalau sudah jadi, pasar itu kita hibahkan ke pemda," tandasnya. (OL-2)
PU-Pera telah menyelesaikan pembangunan Jembatan Gantung Cibeteung Muara atau Jembatan Cisarum pada akhir tahun2023.
Pembangunan 3 juta rumah yang jadi program Pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka diniliai belum tentu berhasil tanpa kehadiran kementerian khusus perumahan.
Kementerian PU-Pera hingga saat ini masih belum dapat memastikan penambahan kuota rumah subsidi atau Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang diproyeksi akan habis
Saat ini sudah dibangun lebih dari 30 embung di IKN yang akan memiliki fungsi utama untuk konservasi air.
Komisioner (BP Tapera) Heru Pudyo Nugroho mengatakan bahwa pihaknya akan mengikuti arahan
Anggota Komisi V DPR Sri Rahayu pesimistis pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dapat selesai dan berfungsi seperti yang ditargetkan oleh pemerintah pada Agustus tahun ini.
Selain kendala fisik, pasar tersebut juga kerap dijadikan tempat berkumpulnya gelandangan dan pengemis
Melubernya sampah ke jalan tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Revitalisasi mesti diarahkan pada konsep pengembangan kawasan berorientasi transit atau Transit-Oriented Development (TOD).
Kondisi ini tidak hanya merusak estetika pasar, tetapi juga mulai mengancam kesehatan pedagang dan pengunjung.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Pasokan sering kosong karena tidak adanya panen di sejumlah sentra pertanian akibat intensitas hujan tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved