Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Presiden Jusuf Kalla menegaskan dalam menghadapi situasi perang dagang seperti sekarang ini Indonesia harus mampu mengandalkan diri sendiri dengan kekuatannya sendri.
Jusuf Kalla mengibaratkan situasi perang dagang saat ini layaknya pertempuran. Indonesia harus mampu menyediakan pelurunya atau mengambil peluang keuntungan dari perang tersebut.
Berdasarkan pengalaman, Jusuf Kalla mengungkapkan dampak dari peristiwa global baru akan terasa 3-6 bulan, dan saat inilah dampak tersebut terasa.
"Kita harus menyadari bahwa kita harus menggali kekuatan kita sendiri," tutur Jusuf Kalla memberikan pidato kunci di acara Mandiri Beyond Wealth, di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Rabu (7/8).
Ia mengungkapkan selama ini selalu diungkapkan kekuatan Indonesia berasal dari penduduknya yang besar, sehingga menjadi pasar yang besar. Namun kekuatan itu baru terwujud jika penduduk Indonesia memiliki pendapatan, dan tentunya jika ada investasi dan peningkatan ekspor.
Untuk itu salah satu yang perlu dilakukan pemerintah ialah dengan memperbesar jangkauan pasar Indonesia sebagai target ekspor. Yakni dengan mempercepat dan merampungkan berbagai perjanjian FTA dan CEPA dengan negara yang memiliki pasar potensial.
Tanpa hal tersebut menurut Jusuf Kalla ekspor Indonesia akan mandek dan pada akhirnya akan menyulitkan masuknya arus investasi ke Indonesia. Padahal pada saat yang sama Indonesia juga bersaing dengan negara lain untuk menarik investasi, seperti Thailand dan Vietnam.
Baca juga: Destry Soroti Perekonomian Global yang Perlu Diwaspadai
Selain itu dari sisi produktivitas industri pun harus ditunjang dengan tenaga kerja yang memiliki skil yang lebih baik. Berbeda dengan produksi batu bara yang tinggal dikeruk atau sawit yang hanya tinggal ditanam dan dirawat.
Lebih lanjut Jusuf Kalla mengungkapkan untuk persaingan di pasar yang lebih tinggi, dibutuhkan kemampuan (skill) yang lebih pintar di industri. Hal itu pun perlu ditunjang oleh pengusaha-pengusaha yang punya kemampuan marketing dan kemampuan teknologi yang besar. Inilah yang menjadi tantangan yang harus dihadapi dan menjadi pokok cara bersama.
"Soal lapangan kerja, pengurangan kemiskinan, atau hal lain yang dibicarakan dengan apa pun, pada akhirnya ya (solusinya) tingkatkan investasi dan naikkan ekspor. Ekspor ditingkatkan dengan semua tim dari kemendag dan kementerian lain percepat perundingan. Saya kasih target semua akhir tahun ini selesai perundingan dari pada 5 kelompok perundingan untuk mencapai suatu perdagangan yang bebas dari negara-negara, agar kita mempunyai pasar yang kuat," pungkas Jusuf Kalla. (A-4)
Presiden Prabowo Subianto berhasil mengamankan komitmen investasi dari Inggris senilai 4 miliar pound sterling atau sekitar Rp90 triliun.
Capaian tersebut menempatkan Sumedang sebagai salah satu daerah strategis di Kawasan Rebana Metropolitan
BMKG juga memperingatkan potensi cuaca ekstrem di awal 2026 yang dapat memengaruhi distribusi logistik dan operasional tambang.
Kehadiran Prabowo dalam forum tersebut menunjukkan komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan investasi strategis dengan Inggris.
Lonjakan harga emas dunia yang menembus level psikologis USD 4.700 per troy ons dipicu oleh pernyataan kontroversial Presiden AS Donald Trump.
PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) memperkuat perannya dalam mendorong arus investasi Korea Selatan ke Indonesia.
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan neraca perdagangan barang Indonesia mengalami surplus sebesar US$38,54 miliar atau setara Rp645,7 triliun di sepanjang Januari-November 2025.
Industri penunjang minyak dan gas (migas) dalam negeri semakin menunjukkan peran strategisnya.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Nilai ekspor non-migas Jawa Barat pada periode Januari hingga Oktober 2025 telah menyentuh angka USD 32,01 miliar.
Delapan perusahaan asal Jawa Timur ambil bagian dalam kegiatan Pelepasan Ekspor Serentak yang dipimpin Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri.
Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi produk Malaysia karena kedekatan budaya, selera, dan preferensi konsumen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved