Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah mengatakan bahwa pelemahan mata uang Tiongkok yuan akan membuat impor barang Tiongkok semakin sulit dibendung.
Pasalnya, barang-barang Tiongkok akan lebih murah bila diukur dengan mata uang dolar Amerika Serikat.
"Melemahnya yuan menurut saya bisa menyebabkan impor barang China semakin sulit dibendung. Barang-barang China semakin terasa murah bila diukur dengan dolar," katanya kepada Media Indonesia, Selasa (6/8).
Pelemahan yuan, lanjut Piter, akan membantu daya saing barang-barang Tiongkok untuk diekspor. Jika impor barang Tiongkok sulit dibendung, katanya, neraca perdagangan Indonesia-Tiongkok akan semakin defisit, terutama di tengah terus turunnya harga komoditas.
Lebih lanjut, menurut Piter, argumentasi bahwa ada dugaan atau tuduhan Tiongkok memperlemah nilai tukarnya adalah sesuatu yang wajar. Ia pun menduga pelemahan yuan tersebut sebagai antisipasi dari rencana Amerika Serikat yang akan mengenakan bea masuk impor terhadap barang Tiongkok.
Baca juga: Perang Dagang dan Rilis Data PDB Tahan IHSG di Zona Merah
Sebelumnya diberitakan, mata uang Tiongkok yuan jatuh ke titik terlemah terhadap dolar sejak Agustus 2010 dalam perdagangan Senin (5/8) pagi.
Hal itu memicu spekulasi bahwa Beijing membiarkan mata uangnya mengalami depresiasi untuk menghadapi ancaman tarif dari AS.
Presiden AS Donald Trump pun bereaksi keras atas melemahnya mata uang yuan tersebut. Dia menuding Tiongkok sengaja melemahkan mata uang mereka. Sebagai informasi, AS berencana akan memberlakukan tarif terhadap produk Tiongkok senilai US$300 miliar.
Secara terpisah, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan bahwa melemahnya Yuan sebagai dampak dari perang dagang AS-Tiongkok. Masing-masing negara, kata dia, kemudian membuat kebijakannya masing-masing.
"Amerika yah kebijakannya mengenakan tarif bea masuk sendiri. Ya China boleh saja ngga usah membalas dengan menaikkan lagi tingkat bunga, yuannya saja dilemahkan oleh mereka," jelasnya.
Jika yuan melemah, menurutnya, barang-barang Tiongkok akan menjadi lebih murah. Jika Tiongkok kemudian dikenakan bea masuk impor oleh AS, itu tidak akan terlalu berpengaruh bagi kinerja ekspor-impor Tiongkok. (A-4)
Pemerintah berjanji meninjau ulang kebijakan kuota impor daging sapi reguler pada Maret 2026, menyusul keberatan pelaku usaha swasta atas pemangkasan kuota yang dinilai terlalu drastis.
NILAI impor Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Oktober 2025 tercatat mencapai US$1.866.025.235,82.
Dengan pertukaran data berbasis elektronik antarotoritas negara, perubahan atau manipulasi dokumen menjadi sulit dilakukan.
Laporan Badan Pusat Statistik (BPS), pada Oktober 2025, ekspor tercatat US$24,24 miliar dan impor US$21,84 miliar sehingga surplus US$2,39 miliar.
Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan neraca perdagangan barang pada Oktober 2025 mencatatkan surplus sebesar US$2,39 miliar.
Produksi kedelai dalam negeri hanya berkisar 300– 500 ribu ton per tahun, sementara kebutuhan nasional mencapai 2,8 juta hingga 3 juta ton.
Honor meluncurkan Honor 500 Pro Molly edisi ulang tahun ke-20 hasil kolaborasi dengan Pop Mart. Smartphone edisi terbatas ini hadir dengan desain eksklusif, kamera 200MP, dan baterai 8.000mAh.
SEBUAH ledakan hebat mengguncang pabrik baja di wilayah utara Tiongkok pada Minggu (18/1), menewaskan sedikitnya dua orang. Insiden tersebut juga menyebabkan puluhan orang terluka.
Ledakan besar terjadi di pabrik baja Baogang United Steel, Mongolia Dalam, Tiongkok. Dua orang tewas, 84 luka-luka, dan 5 orang masih dinyatakan hilang.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney dan Presiden Xi Jinping umumkan kemitraan strategis baru. Upaya Kanada kurangi ketergantungan pada AS di tengah perang tarif Trump.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
RUSIA dan Tiongkok siap mendukung Iran yang dilanda protes dan diancam oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Namun, dukungan itu akan berkurang jika AS melakukan aksi militer.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved