Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA ilmuwan di Tiongkok tengah berjuang menyelamatkan salah satu satwa besar terakhir yang masih hidup di Sungai Yangtze: lumba-lumba tanpa sirip (Yangtze finless porpoise). Upaya ini dilakukan setelah dua spesies besar lain di sungai terpanjang Asia itu, lumba-lumba baiji dan ikan dayung raksasa, dinyatakan punah dalam dua dekade terakhir.
“Setelah baiji punah, porpoise menjadi spesies paling penting di sini,” kata Prof. Wang Xi dari Institut Hidrobiologi di Wuhan kepada BBC.
Saat ini, populasi lumba-lumba tanpa sirip diperkirakan hanya tersisa sekitar 1.200 ekor di alam liar. Hewan ini merupakan predator puncak terakhir di Yangtze, sehingga jumlahnya mencerminkan kesehatan seluruh ekosistem sungai.
Untuk mencegah kepunahan, pemerintah Tiongkok menerapkan larangan total penangkapan ikan di Sungai Yangtze dan anak-anak sungainya sejak 2021. Kebijakan ini berlangsung selama 10 tahun, dengan ancaman hukuman penjara bagi pelanggar. Meski mengorbankan mata pencaharian 220.000 nelayan, larangan tersebut menunjukkan hasil: jumlah ikan meningkat drastis, memberi harapan bagi keberlangsungan lumba-lumba.
Namun, tantangan besar masih ada. Selain berkurangnya ikan akibat bendungan, seperti Bendungan Tiga Ngarai yang memutus jalur migrasi ikan sturgeon, polusi suara dari lalu lintas kapal juga mengancam. “Kapal sangat berbahaya bagi otak hewan karena kebisingannya,” ujar Wang Xi. Para peneliti meyakini kebisingan ini turut mempercepat punahnya baiji, yang bergantung pada sonar untuk berkomunikasi.
Upaya penyelamatan tidak hanya dilakukan ilmuwan. Warga seperti Yang He, seorang pensiunan yang gemar memotret porpoise, rutin mengirimkan dokumentasi ke peneliti. Dalam satu kasus, ia melaporkan porpoise yang terjerat jaring hingga akhirnya berhasil diselamatkan. “Dan ternyata porpoise itu sedang hamil,” ujarnya.
Data populasi memperlihatkan tren positif. Pada 1990-an terdapat sekitar 3.300 ekor porpoise, jumlahnya turun setengahnya pada 2006. Namun sejak larangan menangkap ikan dan relokasi pabrik pencemar, populasinya kembali meningkat hampir 25% dalam lima tahun terakhir.
“Dengan menyelamatkan lumba-lumba tanpa sirip, kita juga menyelamatkan Sungai Yangtze,” kata Wang Ding, pakar cetacea di IUCN. “Jika mereka bertambah banyak, itu berarti kesehatan ekosistem sungai ini ikut membaik.” (BBC/Z-2)
BPS melaporkan nilai impor Indonesia Januari 2026 mencapai US$21,20 miliar, naik 18,21% yoy, didorong kenaikan impor migas dan non-migas terutama bahan baku dan barang modal.
Benarkah gerhana bulan tanda bencana? Simak 5 mitos gerhana bulan dari berbagai budaya dunia, mulai dari naga langit hingga jaguar, serta fakta astronominya.
Pemerintah Tiongkok menyampaikan keprihatinan mendalam atas serangan militer terhadap Iran yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel.
Tiongkok mengecam keras serangan Amerika Serikat dan Israel yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Dukungan Kementerian Koperasi (Kemenkop) terhadap kemajuan Koperasi Produsen Upland Subang Farm tidak hanya sebatas kebijakan, tetapi juga pembiayaan.
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang kembali menunjukkan dampak investasi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved