Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Riset Core Indonesia Piter Abdullah menilai keputusan Bank Indonesia (BI) menurunkan suku bunga acuan sudah diikuti dengan pertimbangan yang matang. Beberapa hal yang menjadi dasar pertimbangan adalah kondisi rupiah yang relatif baik dan trend bank sentral global yang cenderung dovish, termasuk The Fed.
Piter pun mengungkapkan, BI masih memiliki ruang untuk kembali menurunkan suku bunga acuannya beberapa waktu ke depan.
"Saya kira BI masih punya ruang dalam enam sampai 12 bulan ke depan untuk terus menurunkan suku bunganya guna mendukung pertumbuhan ekonomi," tutur Piter kepada Media Indonesia, Minggu (21/7).
Selain itu, Piter berpendapat, keputusan ini bertujuan untuk melengkapi dan memperkuat kebijakan penurunan giro wajib minimum (GWM) sebesar 0,5% bulan lalu. Sehingga penurunan suku bunga sebesar 25 bps dinilainya sudah cukup baik.
Baca juga: Tunggu Hasil RDG BI, Rupiah dan IHSG Kompak Dibuka Melemah
"Menurut saya 25 bps sudah cukup. Selain itu, penurunan 50 bps terlalu berisiko apabila The Fed ternyata tidak menurunkan suku bunga," terangnya.
Pasca pengumuman keputusan tersebut, Piter memperkirakan pada Senin (22/7) besok kondisi indeks harga saham gabungan (IHSG) dan Rupiah dapat menguat tipis dikarenakan pasar masih menantikan keputusan The Fed terkait suku bunga acuannya.
"Saya perkirakan besok IHSG dan Rupiah akan mix cenderung menguat tipis (karena) pasar masih akan menunggu The Fed," ujarnya.
Piter pun memprediksi sepanjang minggu depan IHSG akan berada di level 6450 sampai 6500. Sedangkan posisi Rupiah diperkirakan akan berada di angka 13.875 hingga 13.925. (R-3)
Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat selama periode perdagangan 19–23 Januari 2026, IHSG turun 1,37% ke level 8.951,010 dari posisi 9.075,406 pada pekan sebelumnya.
Pada perdagangan pagi ini, Jumat (23/1), IHSG anjlok 0,79% atau minus 70,86 poin ke level 8.921.
IHSG hari ini 22 Januari 2026 dibuka menguat 0,46% ke level 9.052,17. Simak data pembukaan pasar, sentimen global Trump-Greenland, dan kurs Rupiah.
Menurutnya, sektor-sektor yang paling terdampak aksi jual bersih (net sell) yaitu yang sensitif terhadap siklus ekonomi seperti perbankan, properti, dan konsumer.
Tekanan jual masih mendominasi pergerakan pasar saham domestik. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat melemah signifikan pada perdagangan Rabu (21/1
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) harus terhenti sejenak pada pembukaan perdagangan Rabu, 21 Januari 2026.
INDONESIA mengimplementasikan ketentuan penerapan margin untuk transaksi derivatif yang tidak dikliringkan di CCP melalui Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17/SEOJK.03/2023.
Pada perdagangan pagi ini, Jumat (23/1), IHSG anjlok 0,79% atau minus 70,86 poin ke level 8.921.
Bank Indonesia melakukan reformasi pengaturan industri sistem pembayaran, salah satunya Transaksi, Interkoneksi, Kompetensi, Manajemen Risiko, dan Infrastruktur Teknologi Informasi.
BANK Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 berada di kisaran 4,9%–5,7%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan proyeksi 2025 yang berada pada rentang 4,7%–5,5%.
KETUA Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Mukhamad Misbakhun meminta agar Bank Indonesia (BI) untuk menjaga nilai tukar rupiah pada angka-angka yang moderat.
RAPAT Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) memutuskan mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate tetap berada pada level 4,75 persen mempertahankan stabilitas nilai tukar rupiah
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved