Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bank Mandiri (Persero) terus berupaya memajukan ekonomi kerakyatan yang terkait dengan sektor pariwisata. Salah satu upaya yang dilakukan Bank Mandiri adalah dengan menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Selama periode Januari hingga Juni 2019 Bank Mandiri mencatat telah menyalurkan KUR di sektor pariwisata senilai Rp1,8 triliun kepada 23.706 debitur.
Menurut SVP Micro Development and Agent Banking Bank Mandiri Zedo Fally, portofolio segmen KUR Pariwisata tersebut merupakan 17,16% dari total KUR Bank Mandiri di 2019.
“Salah satu daya tarik destinasi wisata adalah ketersediaan dukungan dari pelaku UMKM sektor jasa, seperti kuliner, transportasi, souvenir ataupun jasa terkait lainnya. Nah, seiring semakin pentingnya sektor pariwisata untuk mendatangkan devisa ke Indonesia, maka pelaku UMKM sektor jasa kepariwisataan perlu terus diperkuat agar bisa memenuhi kebutuhan wisatawan,” kata Zedo dalam pernyataan resmi, Jumat (19/7).
Zedo menambahkan, dalam penyaluran KUR Pariwisata ini, pihaknya juga menjalin kerja sama dengan operator di berbagai destinasi wisata serta nasabah eksisting perseroan di bidang tour and travel.
Baca juga : Transaksi Digital Bank Mandiri Capai Rp552 Triliun di Triwulan II
“Kerja sama yang dilakukan seperti memberikan referral kepada pelaku usaha yang menjadi value chain nasabah sehingga bisa meningkatkan kelayakan untuk mendapatkan kredit,” katanya.
Secara umum, penyaluran KUR Bank Mandiri terbagi dalam skema KUR Kecilt sebesar Rp9,6 triliun, KUR Mikro Rp870 miliar, dan KUR TKI Rp13 miliar. Sedangkan pada tahun ini perseroan berencana menyalurkan KUR sebesar Rp25 triliun.
Zedo menuturkan, pada enam bulan pertama 2019 Bank Mandiri telah menyalurkan KUR produksi sebesar Rp5,3 triliun atau 50,96% dari total KUR tersalurkan.
Dari nilai tersebut, penyaluran ke sektor pertanian sebesar 17,12%, kemudian 30% ke sektor jasa produksi, 0,20% ke sektor perikanan dan 3,64% ke sektor industri pengolahan.
“Kami juga terus menjaga kualitas penyaluran KUR oleh tenaga pemasaran Bank Mandiri. Atas komitmen itu, rasio kredit bermasalah KUR kami juga terjaga sangat baik di bawah 0,53%,” tutupnya. (OL-7)
Total pembiayaan akan mencapai Rp10 triliun, dengan masing-masing penerima akan memperoleh kredit maksimal Rp500 juta.
Terkait dampak kebijakan tersebut terhadap kinerja keuangan perseroan, Hery menilai pengaruhnya tidak signifikan mengingat skala bisnis BRI yang besar.
Jumlah debitur KUR di tiga wilayah tersebut mencapai 1.018.282 dengan nilai pembiayaan sebesar Rp43,95 triliun.
PEMERINTAH menyiapkan kebijakan khusus Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku usaha yang terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Pemerintah tengah menyiapkan skema hapus buku utang kredit usaha rakyat (KUR) bagi masyarakat di wilayah bencana.
Don Muzakir, menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas kebijakan penghapusan utang Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi petani Aceh yang terdampak banjir dan longsor.
Bank Mandiri menyalurkan dividen interim tahun buku 2025 kepada para pemegang saham pada Rabu (14/1).
Bank Mandiri mengumumkan rencana pembagian dividen interim untuk tahun buku 2025.
PT Bank Mandiri Tbk memperkuat stabilitas layanan keuangan nasional dengan menyiapkan uang tunai bersih Rp25 triliun.
Adopsi layanan digital semakin kuat terlihat dari 91% pembukaan rekening yang kini telah dilakukan melalui Livin’ by Mandiri.
Mandiri Investasi optimistis, produk investasi yang saat ini sedang menunggu diterbitkannya aturan dari OJK tersebut akan mendapat animo tinggi dari investor baik institusi maupun ritel.
Promo ini merupakan langkah strategis untuk memperluas akses pembayaran digital dan menghadirkan kemudahan bagi pelanggan dalam merencanakan perjalanan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved