Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Bidang Perhubungan dan Infrastruktur Alvin Lie menilai PT Garuda Indonesia masih lemah dalam tata kelola manajemen krisis.
Pernyataan itu keluar lantaran tengah ramai diperbincangkan bahwa perusahaan maskapai penerbangan itu memberikan pelayanan yang tidak sepadan dengan fasilitas business class oleh seorang konten kreator yang diunggah ke media sosialnya. Unggahan itu ialah soal menu hidangan yang ditulis tangan.
Setelah unggahan itu menyebar luas, Garuda kemudian melaporkan konten kreator itu ke kepolisian dan memberikan larangan kepada penumpang mereka untuk mendokumentasikan sesuatu saat penerbangan.
Namun, setelah warganet ikut bersuara, Garuda merevisi larangan itu menjadi sebuah imbauan semata.
Alvin mengatakan, saat mengonfirmasi hal itu kepada salah satu pihak manajemen Garuda, dikatakan bahwa informasi tersebut masih simpang siur.
Baca juga: Garuda Pastikan Penumpang Masih Bisa Swafoto di Pesawat
Atas dasar itu, Alvin menilai kalau tata kelola manajemen krisis Garuda masih lemah.
"Saya melihat BUMN Garuda ini masih sangat lemah dalam krisis manajemen, masih sangat lemah dalam public communication, komunikasi publiknya. Informasi apa yang akan disampaikan kepada publik tidak terkelola dengan baik," ujar Alvin.
"Sehingga keputusan yang keluar yaitu melarang video dan sebagainya mungkin juga melaporkan polisi tidak berdasarkan fakta-fakta yang lengkap dan terverifikasi kebenarannya," sambung Alvin.
Alvin khawatir Garuda mengeluarkan keputusan berdasarkan informasi yang sebenarnya belum terbukti kebenarannya. Padahal, kata dia, apabila manajemen krisis Garuda dikelola dengan baik, hal seperti itu tidak akan terjadi.
"Kita (organisasi) selalu akan berhadapan dengan kondisi krisis. Mau krisis suatu musibah dan sebagainya tapi yang membedakan manajemen yang baik dan yang buruk itu bukan besar atau kecilnya krisis, tapi bagaimana kita mengelola krisis itu. kalau kita mengelolanya baik, krisis itu justru dapat dijadikan suatu berkah bagi kita," tukasnya. (OL-2)
Ombudsman Republik Indonesia (ORI) menyebut bahwa laporan terkait sengketa tanah Jimbaran telah diselesaikan sesuai mekanisme kelembagaan.
Dokumen tersebut mencakup kajian mendalam mengenai Pengelolaan Sampah di Kota Sorong dan Penanganan Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Selain sistem pembayaran, evaluasi juga menyentuh aspek kenyamanan penumpang yang mengantre atau menunggu di stasiun.
Keberhasilan menyelamatkan aset negara sebesar Rp1,6 triliun menjadi catatan penting dalam pengawasan di sektor perekonomian.
Anggota Ombudsman RI Yeka Hendra Fatika menilai komunikasi pemerintah kepada masyarakat masih belum konsisten lantaran warga di Sumatera Barat belum memperoleh informasi.
Reformasi Polri tidak hanya menyasar aspek kelembagaan, tetapi juga budaya kerja, kualitas pelayanan, dan integritas.
Garuda Indonesia menghibahkan satu unit pesawat untuk fasilitas manasik di Asrama Haji Kelas I Aceh. Hibah ini dirancang sebagai sarana praktik langsung bagi calon jemaah.
PRESIDEN Prabowo Subianto mendorong industri penerbangan nasional khususnya Garuda Indonesia agar tidak tertinggal dari pesatnya perkembangan teknologi global.
SEKRETARIS Kabinet Teddy Indra Wijaya membantah isu yang menyebut Presiden Prabowo Subianto menggunakan dua pesawat kepresidenan setiap kali melakukan kunjungan ke luar negeri.
Seluruh prosedur keselamatan dijalankan sesuai standar operasional. Pilot dinilai mampu mengendalikan situasi hingga pesawat mendarat dengan aman di Sydney.
Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia Glenny H Kairupan menegaskan tidak ada awak kabin yang mengalami cedera serius dalam insiden turbulensi penerbangan GA 712 rute Jakarta–Sydney.
Anggota Komisi VI DPR RI, Christiany Eugenia Tetty Paruntu, menyoroti penataan manajemen dan arah transformasi baru Garuda Indonesia pascapengangkatan direksi baru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved