Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Bidang Perhubungan dan Infrastruktur Alvin Lie menilai PT Garuda Indonesia masih lemah dalam tata kelola manajemen krisis.
Pernyataan itu keluar lantaran tengah ramai diperbincangkan bahwa perusahaan maskapai penerbangan itu memberikan pelayanan yang tidak sepadan dengan fasilitas business class oleh seorang konten kreator yang diunggah ke media sosialnya. Unggahan itu ialah soal menu hidangan yang ditulis tangan.
Setelah unggahan itu menyebar luas, Garuda kemudian melaporkan konten kreator itu ke kepolisian dan memberikan larangan kepada penumpang mereka untuk mendokumentasikan sesuatu saat penerbangan.
Namun, setelah warganet ikut bersuara, Garuda merevisi larangan itu menjadi sebuah imbauan semata.
Alvin mengatakan, saat mengonfirmasi hal itu kepada salah satu pihak manajemen Garuda, dikatakan bahwa informasi tersebut masih simpang siur.
Baca juga: Garuda Pastikan Penumpang Masih Bisa Swafoto di Pesawat
Atas dasar itu, Alvin menilai kalau tata kelola manajemen krisis Garuda masih lemah.
"Saya melihat BUMN Garuda ini masih sangat lemah dalam krisis manajemen, masih sangat lemah dalam public communication, komunikasi publiknya. Informasi apa yang akan disampaikan kepada publik tidak terkelola dengan baik," ujar Alvin.
"Sehingga keputusan yang keluar yaitu melarang video dan sebagainya mungkin juga melaporkan polisi tidak berdasarkan fakta-fakta yang lengkap dan terverifikasi kebenarannya," sambung Alvin.
Alvin khawatir Garuda mengeluarkan keputusan berdasarkan informasi yang sebenarnya belum terbukti kebenarannya. Padahal, kata dia, apabila manajemen krisis Garuda dikelola dengan baik, hal seperti itu tidak akan terjadi.
"Kita (organisasi) selalu akan berhadapan dengan kondisi krisis. Mau krisis suatu musibah dan sebagainya tapi yang membedakan manajemen yang baik dan yang buruk itu bukan besar atau kecilnya krisis, tapi bagaimana kita mengelola krisis itu. kalau kita mengelolanya baik, krisis itu justru dapat dijadikan suatu berkah bagi kita," tukasnya. (OL-2)
Dokumen tersebut mencakup kajian mendalam mengenai Pengelolaan Sampah di Kota Sorong dan Penanganan Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Selain sistem pembayaran, evaluasi juga menyentuh aspek kenyamanan penumpang yang mengantre atau menunggu di stasiun.
Keberhasilan menyelamatkan aset negara sebesar Rp1,6 triliun menjadi catatan penting dalam pengawasan di sektor perekonomian.
Anggota Ombudsman RI Yeka Hendra Fatika menilai komunikasi pemerintah kepada masyarakat masih belum konsisten lantaran warga di Sumatera Barat belum memperoleh informasi.
Reformasi Polri tidak hanya menyasar aspek kelembagaan, tetapi juga budaya kerja, kualitas pelayanan, dan integritas.
Dalam Investigasi Atas Prakarsa Sendiri (IAPS), Ombudsman menemukan bahwa hampir 30 calon siswa disabilitas tidak dapat diterima di SLBN Batam.
Seluruh prosedur keselamatan dijalankan sesuai standar operasional. Pilot dinilai mampu mengendalikan situasi hingga pesawat mendarat dengan aman di Sydney.
Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia Glenny H Kairupan menegaskan tidak ada awak kabin yang mengalami cedera serius dalam insiden turbulensi penerbangan GA 712 rute Jakarta–Sydney.
Anggota Komisi VI DPR RI, Christiany Eugenia Tetty Paruntu, menyoroti penataan manajemen dan arah transformasi baru Garuda Indonesia pascapengangkatan direksi baru.
Penyelamatan Garuda harus dimulai dari sektor operasional yang selama ini membebani keuangan. Proses pemulihan penuh membutuhkan waktu dua tahun.
Suntikan dana ini akan memperkuat struktur permodalan dan memastikan keberlanjutan pencatatan saham Garuda di Bursa Efek Indonesia.
Setiap pelanggan dapat melakukan satu kali penukaran pada setiap skema mulai dari 30.000, 150.000, dan 300.000 poin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved