Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUSAHAAN pengembang properti PT Pollux Properti Indonesia Tbk mencatat kinerja keuangan cukup cemerlang pada 2018 lalu. Salah satunya perseroan berhasil membukukan penjualan sebesar Rp928 miliar atau meningkat 110% jika dibandingkan dengan 2017 sebesar Rp441 miliar.
Pendapatan tersebut dikontribusi dari penjualan apartemen sebesar Rp594 miliar dan penjualan perkantoran Rp332 miliar. Dengan hasil tersebut, laba bersih perseroan juga meningkat dua kali lipat dari tahun sebelumnya yaitu menjadi sebesar Rp229 miliar dari sebelumnya Rp100 miliar.
"Adapun, total aset yang dimiliki perseroan sebesar Rp4,9 triliun, meningkat 48% ketimbang 2017 sebesar Rp3,3 triliun," terang CEO PT Pollux Properti Indonesia Tbk Nico Po dalam siaran pers yang diterima, Senin (24/6).
Melalui rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) yang digelar pekan lalu di Ballroom Four Season Hotel, Capital Place, Jakarta, Pollux Properti telah menyiapkan rencana dan strategi untuk meningkatkan kinerja hingga akhir 2019 ini.
Nico menyebut perseroan mematok target marketing sales sebesar Rp1,98 triliun atau naik hingga dua kali lipat ketimbang target 2018. Proyeksi pendapatan itu akan berasal dari pengakuan pendapatan lanjutan atas booking sales yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya sampai dengan 2018.
"Antara lain, Meisterstadt sebesar Rp801,8 miliar, Chadstone sebesar Rp511,3 miliar, Amarsvati sebesar Rp94,6 miliar, World Capital Tower sebesar Rp60,3 miliar, dan Gangnam District sebesar Rp48,1 miliar," ujarnya.
Sedangkan pendapatan atas penjualan baru yang terjadi pada 2019 terutama berasal dari booking sales proyek Chadstone sebesar Rp176,7 miliar, World Capital Tower sebesar Rp133,2 miliar, Meisterstadt sebesar Rp85,1 miliar, Amarsvati sebesar Rp47,7 miliar dan Gangnam District sebesar Rp18,3 miliar.
Selain itu, POLL juga berniat mengerek recurring income dari beberapa proyek di antaranya dua proyek mal di Cikarang dan Batam tahun ini. "Kami ingin kontribusi dari recurring income bisa tumbuh dan berada di kisaran 20%-30%," imbuh Nico.
Perseroan sendiri saat ini memiliki cadangan lahan premium di beberapa lokasi seperti di CBD Jakarta dengan luas 1,3 hektare dan beberapa lokasi di Jawa Barat seluas 66,1 hektare.
Presiden Komisaris PT Pollux Properti Indonesia Tbk Po Sun Kok juga mengaku optimistis terhadap kinerja perseroan 2019. Menurut dia, memang tidak mudah untuk bisa merebut pasar kalau tidak dibarengi dengan strategi marketing yang baik.
Hal inilah yang menjadi fokus pihaknya selama ini, yaitu dengan mengeluarkan produk yang berbeda dengan pesaing dan lebih berupaya untuk menciptakan produk properti yang berkualitas dan memberikan added value, namun masih dengan harga yang relatif terjangkau.
"Di 2019, kami masih memfokuskan pada penyelesaian proyek-proyek yang sedang berjalan, melakukan persiapan untuk proyek dalam portofolio dan melihat potensi proyek baru untuk pengembangan usaha,” ujar Po Sun Kok.
Ia menuturkan, hampir seluruh proyek Pollux Properti Indonesia saat ini mengusung konsep mega superblok yang merangkum berbagai subsektor properti seperti residensial, perkantoran, pusat perbelanjaan hingga rumah sakit. (RO/S-1)
Perubahan ekspektasi tenaga kerja telah mengubah cara perusahaan memandang kantor secara fundamental.
DITUNJUKNYA Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran menarik perhatian global tidak hanya karena implikasi geopolitiknya, tetapi terungkapnya jaringan kerajaan properti global
Ketiga tim manajemen tersebut memiliki pengalaman lebih dari dua dekade di industri properti dan telah terlibat dalam pengembangan berbagai proyek properti ikonik di Indonesia.
Dewan Pengurus Daerah Real Estat Indonesia (DPD REI) DKI Jakarta mendorong pengembang properti memanfaatkan pasar modal sebagai alternatif pembiayaan jangka panjang
Ingin punya rumah sendiri? BRI KPR hadir dengan proses mudah, simulasi cicilan, dan pengajuan praktis lewat BRImo untuk membantu keluarga muda mewujudkan rumah impian.
REALĀ memperluas strategi monetisasi aset dengan menggandeng Madinah Group Indonesia (MFlash) untuk mengembangkan bisnis perangkat dan solusi telekomunikasi berbasis properti.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved