Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) sepanjang triwulan I tahun 2019 telah menyalurkan bantuan CSR BRI Peduli pendidikan lebih dari Rp12 miliar kepada masyarakat.
Angka ini meningkat dua kali lipat dari periode yang sama tahun lalu, yang sebesar Rp6,5 miliar.
Corporate Secretary Bank BRI Bambang Tribaroto mengungkapkan Bank BRI memang fokus dan berperan aktif dalam penyaluran dana bantuan CSR BRI Peduli di bidang pendidikan bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang kurang mampu. Hal ini, kata dia, sejalan dengan program – program pemerintah untuk melakukan pemerataan pendidikan di seluruh wilayah di Indonesia.
Dukungan BRI terhadap dunia pendidikan merupakan langkah nyata BUMN hadir untuk Negeri dalam rangka mencerdaskan bangsa. Total penyaluran CSR BRI Peduli pada tahun 2018 sebesar Rp163 miliar yang disalurkan kepada 7 sektor, di antaranya sektor pendidikan, sarana umum, bencana alam, rumah ibadah, dan pengentasan kemiskinan. Dari 7 sektor tersebut, bidang pendidikan mendapatkan porsi terbesar, yakni mencapai Rp53 miliar.
Sebagai salah satu implementasi CSR BRI Peduli Pendidikan tersebut, Bank BRI telah menggelar program Beasiswa Indonesia Cerdas yang merupakan inisiasi Bank BRI dalam mencerdaskan bangsa. Program ini merupakan bantuan pendidikan dalam bentuk paket beasiswa yang diperuntukkan bagi mahasiswa dengan jenjang pendidikan Strata 1 (S1) dan Diploma 3.
Selama kurun 2018, BRI telah menggulirkan dana Beasiswa Indonesia Cerdas sebesar Rp10 miliar untuk 2.000 mahasiswa di seluruh Indonesia. Bantuan ini diperuntukkan bagi mahasiswa berprestasi dari daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).
“Kami akan memberikan dukungan berkelanjutan bagi mahasiswa berpresetasi di daerah 3T. Sebelumnya BRI juga telah bekerjasama dengan Kementerian BUMN dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengadakan kegiatan Beasiswa Nusantara Cerdas”, ungkap Bambang.
Adapun mekanisme perekrutan Beasiswa Indonesia Cerdas dilaksanakan melalui 19 kanwil BRI di seluruh Indonesia yang ditunjuk sebagai Unit Kerja Pelaksana. Masing-masing kantor wilayah akan melakukan pemilihan 80 hingga 140 mahasiswa berprestasi dengan Index Prestasi (IP) minimal 3.00 dari skala 4.00.
Selanjutnya untuk mahasiswa terpilih akan diberikan bantuan pendidikan sebesar Rp5 juta selama masa pendidikan berlangsung. Program ini merupakan salah satu program CSR BRI yang berkelanjutan, akan terus hadir di tahun ini serta di tahun tahun selanjutnya. (A-3)
Universitas Bakti Tunas Husada (BTH) mempercepat langkah internasionalisasi kampus melalui penguatan mutu akademik dan perluasan kerja sama lintas negara.
PENERBITAN SKB 7 Menteri terkait pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) merupakan langkah penting dalam menjawab tantangan perkembangan teknologi pada dunia pendidikan.
IDUL Fitri baru saja kita rayakan. Selama sebulan, kita berlatih menahan diri dan mempertajam empati.
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Studi PISA dan data global menunjukkan kemampuan kognitif Gen Z menurun di beberapa aspek. Apa penyebabnya dan keunggulannya?
PENGAMAT dan praktisi pendidikan Indra Charismiadji menilai wacana pembelajaran jarak jauh atau PJJ maupun work from home atau WFH tak berkaitan dengan kualitas pendidikan.
Program beasiswa afirmasi yang saat ini terdapat 1.623 mahasiswa Papua aktif menerima beasiswa, terdiri dari 1.347 di dalam negeri dan 276 di luar negeri.
Pada tahun 2026 ini BPDP menargetkan kuota beasiswa mencapai 5.000 mahasiswa baru dengan fokus pada penguatan kompetensi di bidang teknis dan teknologi perkebunan.
Amartha Fellowship Bootcamp diikuti oleh 60 penerima beasiswa dan berlangsung selama empat hari.
Universitas Budi Luhur (UBL) terus mempertegas komitmennya dalam mendukung kemajuan olahraga nasional sekaligus membawa pendidikan tinggi Indonesia ke panggung dunia.
Anwar-Reny mencatat capaian program BERANI di sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, mulai dari 23.568 beasiswa hingga layanan kesehatan bagi 135.084 warga.
Farhan menyebut, dalam pendekatan yang lebih logis, penerima beasiswa negara seharusnya memiliki komitmen moral untuk kembali dan berkontribusi bagi Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved