Headline
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
Kumpulan Berita DPR RI
HASIL hitung cepat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 yang dirilis berbagai lembaga survei menunjukkan keunggulan petahana. Presiden Joko Widodo sudah hampir pasti terpilih kembali untuk menakhodai pemerintahan Indonesia lima tahun ke depan.
Terpilihnya kembali Jokowi seakan menjawab ekspektasi pelaku pasar yang bertindak wait and see sebelum pemilu diselenggarakan.
Kemenangan Jokowi ini dalam jangka pendek akan membawa angin segar bagi perekonomian Indonesia, seperti pengulangan Jokowi Effect 2014.
Bahkan sebelum pilpres berlangsung, pasar merespons positif hasil survei elektibilitas capres yang menempatkan Jokowi unggul jika dibandingkan dengan Prabowo. Hal itu terlihat dari gerak penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di pasar modal.
Setelah hitung cepat selesai dilaksanakan dan menunjukkan Jokowi unggul, rupiah menguat sebesar 82 poin (0,58%) pada level Rp14.003 per dolar Amerika Serikat pada Kamis (18/4) pagi.
Baca juga : Pascapemilu, Aliran Modal Asing Masuk Rp73,28 Triliun
Indikator itu bukan segalanya, tetapi setidaknya menjadi barometer respons pasar yang positif atas hasil pilpres serta fenomena Jokowi Effect kedua.
Namun, tim ekonomi Presiden Jokowi perlu bergerak cepat dan hati-hati dalam melanjutkan kebijakan ekonomi, sehingga tidak terperangkap pada jebakan roda putar perekonomian yang sedang melemah, baik karena kondisi domestik maupun kondisi perekonomian global.
Ekonom Senior Center of Reform on Economics (Core) Piter Abdullah mengatakan, langkah pemerintahan periode pertama Presiden Jokowi dalam membangunan infrastruktur terintegrasi, sudah tepat karena mampu menciptakan daerah-daerah ekonomi baru dan menggerakkan roda perekonomian di Indonesia dari Sabang hingga Merauke.
"Sebagai prasyarat untuk menopang pertumbuhan, langkah itu sudah tepat," ujarnya.
Dia menilai, perekonomian Indonesia selama ini ditopang oleh faktor domestik terutama konsumsi dan investasi.
Untuk menggerakkan konsumsi, kata dia, hal paling utama yang mesti dibenahi dalam periode pemerintahan berikutnya adalah sektor manufaktur.
"Bagaimana industri yang dihasilkan ini dapat memenuhi atau terserap di pasar dalam negeri. Oleh karena itu, industri manufaktur harus digenjot, ujarnya.
Terkait investasi, Piter menilai masih banyak kendala yang mesti dibenahi, terutama jika ingin menarik investasi asing langsung (Foreign Direct Investment).
"Kendala tersebut antara lain permasalahan perizinan, pembebasan lahan, perburuhan, hingga ketersediaan bahan baku. Ini yang mesti dibenahi," ujarnya.
Seperti halnya Piter, ekonom Universitas Indonesia, Ari Kuncoro menilai pembangunan ekonomi, terutama infrastruktur yang dijalankan pemerintah sangat dirasakan manfaatnya, tidak hanya masyarakat kota besar tapi juga daerah-daerah lainnya.
"Mereka yang merasakan dampak infrastruktur itu bukan hanya kelas menengah perkotaan, tapi juga di desa-desa. Ingat, infrastruktur yang dibangun itu bukan cuma jalan, tapi juga air dan listrik," ujarnya. (RO/OL-8)
Prediksi harga emas Antam Rabu 4 Februari 2026 diperkirakan menguat di kisaran Rp3,02–Rp3,14 juta per gram menyusul rebound harga emas dunia dan aksi bargain hunting investor global.
Neraca perdagangan Indonesia yang tetap mencatatkan surplus sepanjang 2025 mencerminkan daya tahan sektor eksternal.
South China Morning Post (SCMP) akan menyelenggarakan forum bisnis internasional China Conference: Southeast Asia (CCA) 2026 di Jakarta pada 10-11 Februari 2026.
Analisa harga emas Sabtu 31 Januari 2026. Usai anjlok ke Rp3,12 juta per gram, akankah emas Antam rebound akhir pekan ini? Cek prediksi dan faktor pemicunya.
Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan mengajak masyarakat untuk mengalokasikan investasi mereka ke SBN.
Ketidakpastian global akibat meningkatnya risiko geopolitik dan perlambatan ekonomi dunia masih menjadi tantangan utama pada 2026.
Pertumbuhan konsumsi rumah tangga ini diperkuat oleh stimulus pemerintah melalui berbagai penyaluran sejumlah bantuan
PEMERINTAHÂ pusat dan pemerintah daerah memperkuat sinergi kebijakan melalui Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2026 guna merealisasikan target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen.
Kondisi tersebut berubah pada era Presiden Joko Widodo. Pemerintah, kata Purbaya, gencar membangun infrastruktur di berbagai wilayah. N
Ketidakpastian global akibat meningkatnya risiko geopolitik dan perlambatan ekonomi dunia masih menjadi tantangan utama pada 2026.
Allianz Global Investors (AllianzGI) menilai perekonomian global memasuki 2026 dalam kondisi yang masih tertekan, namun menunjukkan ketahanan yang relatif solid.
GUBERNUR Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan berdasar kajian kondisi perekonomian sepanjang 2025, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 diperkirakan berada pada kisaran 4,7%-5,5%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved