Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Rupiah Melemah Tipis karena Aksi Tunggu Hasil Pemilu

Antara
16/4/2019 18:00
Rupiah Melemah Tipis karena Aksi Tunggu Hasil Pemilu
Petugas menghitung tumpukan uang Rupiah.(Ramdani/MI)

NILAI tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa (16/4) melemah tipis seiring aksi pelaku pasar menunggu kepastian hasil pemilu yang digelar Rabu (17/2).

Rupiah menguat 22 poin atau 0,16% menjadi Rp14.085 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp14.063 per dolar AS. Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, mengatakan, gelaran pemilu besok menjadi sentimen domestik yang mewarnai pergerakan rupiah.

"Ini adalah momentum yang sangat menentukan arah Indonesia ke depan. Oleh karena itu, kemungkinan investor masih cenderung wait and see sampai ada secercah kepastian soal siapa pemimpin Indonesia nantinya. Masih Jokowi atau akan ada presiden baru," ujar Ibrahim.

Baca juga: Prospek Rupiah ke Depan Cerah

Menurut Ibrahim, ketidakpastian adalah musuh terbesar pelaku pasar. Jadi sembari menunggu kepastian soal Pemilu, tampaknya investor memilih enggan agresif dulu. "Hasilnya adalah rupiah yang menguat tidak, melemah juga tidak," katanya.

Adapun nilai tukar rupiah pada Selasa dibuka menguat Rp14.060 dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.060 per dolar AS hingga Rp14.085 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Selasa menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp14.066 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.067 per dolar AS. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya