Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada Maret 2019 mengalami surplus US$540 juta. Jumlah itu lebih baik dari capaian di Februari yang juga surplus sebesar US$330 juta.
Surplus itu terbentuk karena ekspor Indonesia lebih besar dari impor, yakni US$14,03 miliar berbanding US$13,49 miliar.
Sepanjang kuartal pertama tahun ini, angka impor terutama dari sektor migas memang jauh lebih baik, yakni turun 28,98% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Kepala BPS Suhariyanto melihat perbaikan itu sejalan dengan upaya pemerintah dalam penggunaan minyak sawit mentah sebagai bauran bahan bakar solar sebanyak 20% atau B20.
"Ini pasti ada pengaruh ke sana karena pemerintah berkomitmen menurunkan impor migas dengan memaksimalkan CPO untuk B20," ujar Suhariyanto, Senin (15/4).
Baca juga: B30 Siap Diterapkan, CPO untuk Bahan Bakar Ditarget 7,8 Juta Ton
Sekretaris Jenderal Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia Kanya Lakshmi Sidarta mengatakan serapan CPO untuk B20 memang terus bertumbuh dari bulan ke bulan.
Pada Januari, serapan CPO untuk B20 sebesar 552 ribu ton, meningkat menjadi 648 ribu ton pada Februari.
"Kami sudah berkomitmen menyerap B20 untuk memperbanyak serapan dalam negeri. Kebutuhan kita itu banyak sekali. Target kita saja tahun ini 6,2 juta ton jadi pasti ada dampaknya terhadap pengurangan impor migas," ucap Lakshmi.(OL-5)
BERBAGAI komentar negatif terus dinarasikan dalam beberapa bulan terakhir ini terkait dengan komoditas nonmigas andalan utama ekonomi nasional, yakni kelapa sawit.
Industri kelapa sawit terus dipandang sebagai salah satu sektor strategis perekonomian nasional,
Dengan mengurangi harga barang yang dilaporkan, maka bea masuk yang dibayarkan juga akan berkurang dan hal tersebut sangat merugikan ekonomi dari sisi pendapatan negara.
Purbaya mengingatkan, ke depan pihaknya tidak akan memberikan kesempatan perusahaan-perusahaan kelapa sawit untuk bisa kembali melakukan praktik under invoicing.
KSPSI menekankan pentingnya standar hubungan industrial yang setara dan berkeadilan di sektor perkebunan kelapa sawit.
Siklon tropis Senyar yang membawa curah hujan ekstrem memang menjadi pemicu utama banjir. Namun, menurutnya, faktor manusia dan aktivitas industri juga perlu dikaji lebih serius.
CarbonX juga bergabung dalam sesi agenda bersama panel dengan tajuk “Carbon Trade & Investment” dan “Community Development Engagement Opportunity.”
Shinta yang juga CEO Sintesa Group juga dinilai merupakan individu yang turut berkontribusi dalam pemberdayaan perempuan di Indonesia maupun mancanegara.
Sebagai forum dialog resmi G20 yang mewakili komunitas bisnis global, B20 bertugas memformulasikan rekomendasi kebijakan atas sejumlah isu global yang selaras dengan agenda G20
Sebanyak 52 poin kesepakatan termuat dalam dokumen deklarasi yang dinamakan “G20 Bali Leaders Declaration”.
Shinta juga dengan bangga menyatakan tahun ini, 34% anggota Task Force/Action Council B20 Indonesia adalah perempuan yang menunjukkan komitmen berkelanjutan Indonesia di B20
Bali Leaders Declaration yang menonjol adalah seluruh anggota G20 berkomitmen untuk mengadopsi teknologi digital guna mendorong inovasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved