Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadi inflasi sebesar 0,11% pada Maret 2019. Dengan begitu, inflasi tahun kalender 2019 sebesar 0,35% dan tingkat inflasi tahun ke tahun yakni sebesar 2,48%.
Kepala BPS Suhariyanto menyatakan, inflasi pada Maret dipengaruhi oleh kenaikan harga sejumlah komoditas bahan pangan dan kenaikan harga tiket pesawat.
"Kalau menurut kelompok pengeluaran, inflasi Maret penyebab utamanya adalah harga bawang merah, bawang putih, dan angkutan udara," kata Suhariyanto di Gedung BPS, Jakarta Pusat, Senin (1/2).
Baca juga: Jelang Rilis Data Inflasi, Rupiah Menguat
Kenaikan harga bawang merah sendiri memberikan sumbangsih sebesar 0,06% terhadap inflasi. Sementara kenaikan harga bawang putih sebesar 0,04%. Selain itu, kenaikan harga tiket pesawat sebesar 0,03%.
Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 135,87 tersebut dihimpun dari 82 kota dengan hasil 51 kota mengalami inflasi dan 31 kota mengalami deflasi.
"Inflasi tertinggi terjadi di Ambon sebedar 0,86%, dan terendah terjadi di Bekasi dan Tangerang masing-masing 0,01%," ujarnya.
Sementara itu, deflasi tertinggi terjadi di Tual sebesar 3,03%, dan terendah terjadi di Palembang, Batam, dan Sampit yakni masing-masing sebesar 0,01%. (OL-3)
BPS Targetkan Verifikasi 106 Ribu Peserta PBI-JKN Penyintas Penyakit Kronis Tuntas Sebelum Lebaran 2026
Badan Pusat Statistik (BPS) terus memperkuat dan memutakhirkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Capaian tersebut menunjukkan tren pemulihan pascapandemi yang berkelanjutan. Meski demikian, tingkat kemiskinan Jakarta saat ini masih belum sepenuhnya kembali ke posisi sebelum pandemi.
PERTUMBUHAN ekonomi Indonesia pada kuartal IV 2025 tercatat sebesar 5,39 persen secara tahunan (year on year/YoY).
BADAN Pusat Statistik (BPS) menyampaikan bahwa penduduk bekerja pada November 2025 tercatat sebesar 147,91 juta orang.
Badan Pusat Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja perekonomian nasional yang solid di sepanjang 2025 dengan pertumbuhan sebesar 5,11% secara tahunan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved