Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
FILM panjang terbaru Paul Agusta, Onde Mande!, mengambil lokasi di desa asal sang ayah yang merupakan penyair dan aktivis Leon Agusta, di Desa Sigiran, sekitar Danau Maninjau, Sumatra Barat.
Film Onde Mande! berkisah tentang pensiunan guru yang ditinggal istrinya ke Jakarta. Pensiunan tersebut punya hobi mengikuti sayembara. Hingga akhirnya dia memenangkan sayembara. Tetapi, asebelum hadiah dinikmati, sang pensiunan sudah meninggal dunia.
“Karena sosok bapak ini sangat terkenal di desanya, para warga desa tahu intensi bapak ini akan seperti apa jika suatu saat dapat hadiahnya. Mulailah mereka bikin siasat untuk meyakinkan si bapak ini masih hidup guna mendapat uang sayembara yang dibutuhkan untuk desanya,” kata produser Suryo Wiyogo dalam konferensi pers yang berlangsung di restoran Padang Merdeka Cipete, Jakarta Selatan, Senin (15/5).
Baca juga: Buat Film Siksa Neraka, Dee Company Siapkan Rp5 Miliar untuk CGI
Dalam riset dan unsur cerita yang dimasukkan ke dalam film Onde Mande!, sutradara Paul Agusta mengambil adat dan budaya keseharian desa kelahiran ayahnya.
“Kalau alasan untuk membuat ini sebenarnya sangat personal, dimulai dari 12 tahun yang lalu. Bapak saya pernah bilang, soalnya saya kalau bikin film biasanya dark dan ini sangat beda. Dulu beliau tanya, ‘kapan kamu bikin film yang bapak bisa tonton?’ Oke, akhirnya aku kepikiran bikin cerita tentang desa kelahiran beliau, tentang orang-orang yang hidup di sana. Walau beliau sudah nggak ada sekarang, tapi sebelum meninggal beliau sempat baca ceritanya dan suka sekali. Jadi bikin film ini untuk beliau,” tutur Paul.
Film yang dibintangi oleh beberapa pemain ternama di antaranya Shenina Cinnamon, Emir Mahira, Jajang C. Noer, Jose Rizal Manua, Ajil Ditto, dan Shahabi Sakri itu rencana rilis di jaringan bioskop pada 22 Juni.(M-4)
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) menegaskan penertiban aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Sumbar masih berjalan melalui kerja tim terpadu lintas sektor.
PEMERINTAH pusat telah menyiapkan total anggaran sebesar Rp2,6 triliun untuk Sumatera Barat (Sumbar), untuk kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
“Saya merasa sangat Minang. Salah satu buktinya adalah sehari-hari saya pakai kebaya panjang dan sarung. Itu sudah hampir sepuluh tahun saya pakai itu," kata Jajang.
Ajil Ditto dan Shahabi Sakri berperan sebagai kakak-adik bernama Huda dan Hadi. Keduanya merupakan pemuda yang tinggal di Desa Sigiran, dekat Danau Maninjau, Sumatra Barat.
Cerita dalam film Onde Mande! berpusat pada strategi warga Desa Sigiran, Sumatra Barat, dalam berusaha memenangkan hadiah sayembara senilai Rp2 miliar dari sebuah perusahaan sabun,
“Untuk saat ini, aku pasti lebih memilih jadi aktor. Cita-cita jadi pemain bola itu di masa lampau saja, itu udah lewat banget.”
"Ada syuting di sekolah juga sama anak-anak. Aku happy! Karena aku suka anak kecil.”
Shenina, awalnya, mengaku kesulitan dalam mempelajari bahasa Minang. Hal tersebut tentu menjadi suatu tantangan baru bagi Shenina di dalam karier beraktingnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved