Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
Menjaga kebersihan dapur menjadi salah salah hal yang penting yang dilakukan karena area itu menjadi tempat menyimpan dan menyiapkan makanan. Apabila kebersihan dapur tidak dijaga dengan baik, ia bisa menjadi sumber penyakit.
Tak hanya itu, kebiasaan Anda di dapur juga akan memengaruhi kebersihan. Tentu saja, kebiasaan buruk tersebut dapat berdampak buruk pula bagi kesehatan. Melansir dari situs Huffpost, Jumat (5/5) berikut sejumlah kebiasaan buruk yang kerap dilakukan orang di dapur.
1. Menjejali kulkas dengan makanan
Banyak orang memasukkan makanan ke dalam lemari es atau kulkas di mana pun ada ruang, tanpa terlalu memikirkannya. Tetapi Ellen Shumaker, pakar keamanan pangan mengatakan Anda harus memikirkan tempat menaruh barang di lemari es untuk menghindari kontaminasi silang. Pasalnya, makanan mentah bisa mengandung patogen yang membuat orang sakit, jadi penting agar makanan mentah tidak bersentuhan dengan makanan siap saji.
Menurut Shumaker penting untuk menggunakan tutup dan wadah yang sesuai, dan membersihkan lemari es secara teratur untuk mencegah penumpukan kotoran atau kelembapan, yang juga dapat menyebabkan makanan terkontaminasi.
2. Mencicipi makanan.
Saat Anda memasak di rumah, bagian yang menyenangkan adalah mencicipi sambil memasak. Selain itu, mencicipi makanan juga berguna untuk memastikan rasa makanan sudah pas. Shumaker mengatakan bahwa uji rasa diperbolehkan tetapi harus dilakukan dengan cara yang benar.
“Karena manusia dapat membawa patogen seperti Staphylococcus aureus. Ini adalah cara mudah untuk memasukkan bakteri ke dalam makanan. Mencicipi makanan harus dilakukan dengan benar sehingga pencicip tidak mencemari makanan," kata Shumaker.
Misalnya, makanan tidak boleh dicicipi selama persiapan atau wadah saji, dan alat pencicip harus sekali pakai. Cara aman untuk menguji makanan, menurut Shumaker, adalah dengan menggunakan alat sekali pakai atau piring untuk mengambil sampel dari piring saji.
3. Menumpuk Talenan Basah
Anda tidak dianjurkan untuk menumpuk talenan basah setelah dicuci. Bucknavage mengatakan di dapur sebaiknya talenan disimpan tegak dan tidak pernah ditumpuk. “Ini untuk memastikan drainase yang baik. Jika disimpan bertumpuk, kelembapan akan tertahan, yang bisa mengakibatkan tumbuhnya jamur, ” ujarnya.
4. Mengeringkan Peralatan dengan Lap Piring.
Shumaker mengatakan lap piring berpotensi mengkontaminasi ulang peralatan dapur jika handuk tersebut terkontaminasi. Dia menyarankan sebaiknya peralatan dapur dibiarkan kering setelah dicuci ketimbang mengeringkannya menggunakan handuk.
5. Mencairkan daging beku di atas meja
Anda tidak dianjurkan untuk mencairkan daging beku di atas meja. Sebab, suhu ruangan dapur akan mempercepat pertumbuhan bakteri dan memungkinkan jutaan mikroorganisme berbahaya berkembang.
Oleh karena itu, Anda sebaiknya mencairkan daging semalaman dalam lemari es bagian bawah untuk mengurangi pertumbuhan bakteri berkembang dan risiko keracunan makanan.
6. Meninggalkan lap piring tergeletak
Kebiasaan meninggalkan handuk dapur atau lap piring yang sudah basah dan lembab di atas meja dapur atau tergantung di wastafel dapat berbahaya bagi kesehatan. Sebab, handuk dapur atau lap piring yang basah dan lembab bisa menjadi tempat berkembang biak bagi kuman. Anda dianjurkan mencuci kain lap dan menggantungnya hingga kering dengan benar setiap kali digunakan. Cara tersebut dapat mengurangi kontaminasi silang.(M-3)
Plt Dirjen Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni, mengimbau kepada masyarakat untuk tidak sembarangan menyentuh balita untuk mencegah terjadinya penularan campak.
Poltekes Bhakti Kencana menawarkan tiga program studi strategis yang dirancang berdasarkan kebutuhan pasar kerja
KITA semua mengikuti dengan waspada perkembangan eskalasi konflik dan perang di kawasan Timur Tengah.
Kondisi kesehatan Nadiem Makarim menurun akibat reinfeksi bekas operasi. Eks Mendikbudristek ini terancam operasi lagi di tengah sidang korupsi Chromebook.
Penyumbatan jantung atau Penyakit Jantung Koroner (PJK) terjadi akibat penumpukan plak (lemak, kolesterol, dan kalsium) pada arteri koroner.
Meskipun populer dan estetik, bubble tea menyimpan risiko kesehatan serius seperti paparan timbal, gangguan pencernaan, hingga masalah kesehatan mental. Simak faktanya!
Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) harus dimulai dari lingkungan kerja
Pelajari cara mandi wajib setelah berhubungan intim dalam Islam, termasuk niat, tata cara, dan pentingnya untuk menyucikan diri sesuai syariat.
Petugas kebersihan berasal dari lima Suku Dinas Lingkungan Hidup Kota Administrasi serta Unit Penanganan Sampah Badan Air (UPS BA).
Semua pengelola dapur SPPG agar memastikan higienis setiap bahan baku terutama dalam proses pengolahan makanan.
Para orangtua disarankan menghindari penggunaan disinfektan dan antiseptik secara berlebihan di rumah dan fokus pada upaya kebersihan fungsional, bukan sterilisasi berlebihan.
Tak hanya untuk mengembangkan adonan, baking soda juga bermanfaat untuk kesehatan dan kebersihan. Simak cara pakainya dan efek sampingnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved