Senin 09 Januari 2023, 23:51 WIB

Bernyanyi Dapat Bantu Pemulihan Pascastroke

Devi Harahap | Weekend
Bernyanyi Dapat Bantu Pemulihan Pascastroke

123RF
Bernyanyi dan bermain musik dapat mendukung rehabilitasi pasien stroke.

 

Studi dari para ilmuwan di University of Helsinki menemukan bahwa aktivitas bernyanyi dan bermain alat musik dapat membantu pasien stroke, bahkan pada fase kronis. 

Pasien stroke mengalami cidera otak yang memengaruhi fungsi memori, kemampuan bahasa, dan gerak tubuh. Selain kelumpuhan anggota tubuh, penurunan kemampuan berbahasa bisa menyebabkan pasien mengalami depresi, kebingungansehingga menyebabkan penurunan kualitas hidup. 

Sekitar 40% penderita stroke mengalami aphasia, yaitu kesulitan untuk memahami bahasa lisan atau tulisan yang disebabkan oleh penyakit cerebrovaskular. Seperti diketahui, penyakit tersebut mengacu pada sekelompok kondisi medis dan gangguan yang berpengaruh pada pembuluh darah dan suplai darah ke otak. 

Dalam setengah dari kasus ini, gangguan bahasa masih bertahan satu tahun pascastroke. Aphasia memiliki efek luas pada kemampuan fungsi dan kualitas hidup penderita stroke dan dengan mudah menyebabkan isolasi sosial.

Rehabilitasi kelompok berbasis bernyanyi dapat mendukung produksi komunikasi dan ucapan pasien dan meningkatkan aktivitas sosial bahkan pada fase stroke kronis. Beban yang dialami di antara keluarga yang merawat pasien stroke juga menurun.

"Studi kami adalah yang pertama di mana pengasuh berpartisipasi dalam rehabilitasi dan perbaikan psikologis mereka dievaluasi," kata Peneliti Pascadoktoral Sini-Tuuli Siponkoski, salah satu peneliti di University of Helsinki seperti dilansir dari Science Daily pada Jum'at (30/12). 

Sementara itu, penelitian sebelumnya menyatakan bahwa kemampuan menyanyi dapat dipertahankan bahkan pada afasia berat. Namun, penggunaan nyanyian khususnya nyanyian paduan suara, dalam rehabilitasi afasia belum banyak dipelajari.

Salah satu tim peneliti, Anni Pitkaniemi, mengatakan, terapi intonasi melodi melibatkan penggunaan melodi dan ritme untuk berkembang secara bertahap dari bernyanyi menuju kemampuan berbicara.

"Penelitian kami memanfaatkan berbagai elemen nyanyian, seperti nyanyian paduan suara, terapi intonasi melodi, dan pelatihan menyanyi dengan bantuan tablet," jelasnya. 

Bernyanyi sebagai terapi pemulihan stroke dilakukan antara lain menggunakan teknik Rhytmic Auditory Stimulation (RAS) yang menitikberatkan pada hubungan antara ritme dan gerakan untuk menstimulasi otak dan gerakan tubuh pasien. 

Dalam banyak riset, dijelaskan bila fungsi otak dan motorik pasien stroke lebih membaik saat diberikan terapi musik. Tidak hanya itu, pasien stroke juga memiliki suasana hati dan konsentrasi lebih baik.

Pasien stroke akan merespons musik dengan bernyanyi dan melakukan gerakan yang mendorong pemulihan komunikasi. Ini juga melatih fungsi memori, fokus dan peningkatan konsentrasinya.

Sebelumnya para peneliti telah mengetahui terapi musik bermanfaat untuk pemulihan berbagai kondisi gangguan medis seperti stroke, Alzheimer dan Parkinson. Sebab bernyanyi atau mendengarkan musik secara unik membentuk koneksi baru di otak yang biasanya rusak pada penderita stroke, cedera otak atau penderita Parkinson. 

Mendengar musik juga bisa meningkatkan kemampuan fungsi sel otak, menciptakan koneksi-koneksi antarsaraf yang baru, dan bisa membantu Alzheimer untuk memicu reaksi dan mengakses ingatan yang hilang sebelumnya. 

Menurut para peneliti, rehabilitasi berbasis nyanyian harus dimanfaatkan dalam perawatan kesehatan sebagai bagian dari rehabilitasi afasia. 

"Selain pelatihan produksi ucapan, rehabilitasi berbasis kelompok memberikan kesempatan yang sangat baik untuk dukungan sebaya baik bagi pasien maupun keluarga mereka," kata Siponkoski. (M-2) 

Baca Juga

DOK IST

De Margo Tambah List Tempat Nongkrong di Jaksel

👤Gana Buana 🕔Jumat 03 Februari 2023, 19:10 WIB
Saat ini menu makanan Italia seperti pasta dan pizza memang sudah cukup dikenal di masyarakat...
Dok. Jek

Debut Serial, Sigi Wimala Senang Randolph Zaini Sutradarai Katarsis

👤Fathurrozak 🕔Jumat 03 Februari 2023, 14:35 WIB
Aktris Sigi Wimala akan bermain di serial terbaru Katarsis yang tayang pada 16...
Dok. Visinema Pictures

Hari Pertama Tayang, Film JJJLP Gaet 120 Ribu Penonton

👤Fathurrozak 🕔Jumat 03 Februari 2023, 14:32 WIB
Tayang perdana pada 2 Februari, film Jalan yang Jauh Jangan Lupa Pulang (JJJLP) catatkan 120 ribu...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya