Jumat 30 Desember 2022, 10:53 WIB

Saingi James Webb, Tiongkok Bangun Teleskop Optik Terbesar di Asia

Devi Harahap | Weekend
Saingi James Webb, Tiongkok Bangun Teleskop Optik Terbesar di Asia

Dok. Universitas Peking
Expanding Aperture Segmented Telescope (EAST)

 

Sekelompok ilmuwan dari Universitas Peking, Tiongkok, mengumumkan rencana pembangunan teleskop optik terbesar di Asia. Teleskop tersebut diproyeksikan akan bisa meningkatkan kemampuan pengamatan astronomi Tiongkok agar dapat bersaing dengan negara lain di dunia.

Mega proyek bernama dengan Expanding Aperture Segmented Telescope (EAST) itu akan dipimpin oleh Universitas Peking. Proyek tersebut membuat teleskop awal dengan bukaan (fokus lensa) berukuran 6 meter pada tahun 2024, kemudian cermin akan diperluas menjadi 8 meter pada tahun 2030.

"Teleskop itu akan sangat meningkatkan kemampuan pengamatan Tiongkok dalam astronomi optik," tulis pernyataan yang ditulis Universitas Peking seperti dilansir dari Space.com, Kamis (29/12).

Universitas Peking memperkirakan proyek ini akan menelan biaya sekitar Rp1 hingga 2 triliun. Biaya tersebut dianggap sepadan dengan manfaat yang bisa didapatkan dari kehadiran EAST. Pemerintah Tiongkok menganggap astronomi memainkan peran penting dalam teknologi dan perkembangan sosial.

EAST menjadi fasilitas tambahan yang bagus untuk kemampuan astronomi Tiongkok yang berkembang lebih pesat. Apalagi Tiongkok telah membangun teleskop radio tunggal terbesar di dunia, yaitu FAST. Penyebutan nama EAST dinilai sesuaikan karena fasilitas tersebut akan menjadi teleskop optik kelas dunia pertama di belahan bumi timur.

Bersamaan dengan proyek EAST, tim ilmuwan juga berencana untuk meluncurkan observatorium luar angkasa besar yang dikenal sebagai Xuntian paling cepat akhir tahun 2023. Fasilitas terkemuka saat ini berada di lokasi sekitar Mauna Kea di Hawaii, Atacama di Cile, dan Kepulauan Canary di lepas pantai barat laut Afrika.

Rencananya pada fase pertama proyek EAST, tim membayangkan membangun cermin yang terdiri dari 18 segmen berbentuk heksagonal, menyerupai cermin untuk teleskop luar angkasa James Webb milik NASA. Cermin tersebut akan memiliki diameter sekitar 19,7 kaki, yang akan mirip dengan James Webb. Selanjutnya pada rencana fase kedua, tim akan menambahkan 18 segmen cincin berbentuk heksagonal lagi di sekitar cermin dan memperluasnya menjadi diameter lebih besar dari 26,2 kaki pada tahun 2030.

Teleskop EAST akan dibangun di Gunung Saishiteng dekat Kota Lenghu di Provinsi Qinghai di dataran tinggi Tibet pada ketinggian sekitar 13.800 kaki (4.200 m). Sejauh ini, pengerjaan proyek berjalan dengan sesuai rencana.

(M-4)

Baca Juga

FILIPPO MONTEFORTE / AFP

Para Arkeolog Berupaya Merekonstruksi Sebuah Jalan di Era Kekaisaran Romawi

👤Adiyanto 🕔Jumat 27 Januari 2023, 11:39 WIB
Mereka berharap jalan beraspal lebih dari 500 kilometer (310 mil) yang pembangunannya dimulai pada 312 SM itu, bisa menjadi Situs Warisan...
AFP

Sepertiga Kawasan Hutan Amazon Rusak karena Aktivitas Manusia

👤Adiyanto 🕔Jumat 27 Januari 2023, 10:44 WIB
Studi tersebut menemukan bahwa kebakaran, ekstraksi kayu, dan efek tepi telah mendegradasi setidaknya 5,5% dari semua hutan Amazon yang...
Antara

Manusia Ternyata Memiliki Elemen Bahasa yang Sama dengan Kera

👤Devi Harahap 🕔Jumat 27 Januari 2023, 09:18 WIB
"Tim peneliti cukup yakin sekarang bahwa nenek moyang kita telah memberi isyarat, dan ini dikooptasi ke dalam kemampuan bahasa yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya