Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Teleskop James Webb dan Chandra Tangkap Gambar Tabrakan Galaksi Pelukan Kosmik

Thalatie K Yani
08/1/2026 21:00
Teleskop James Webb dan Chandra Tangkap Gambar Tabrakan Galaksi Pelukan Kosmik
NASA merilis foto luar biasa kolaborasi James Webb dan Chandra. Dua galaksi, IC 2163 dan NGC 2207, tertangkap sedang memulai proses tabrakan dahsyat.(NASA)

DUA teleskop antariksa milik NASA, James Webb (JWST) dan Observatorium Sinar-X Chandra, berhasil menangkap pemandangan menakjubkan dari dua galaksi yang mulai bertabrakan. NASA merilis citra komposit yang menggabungkan spektrum cahaya tampak dan sinar-X, memperlihatkan proses astrofisika yang kompleks dan dramatis di kedalaman alam semesta.

Pasangan galaksi ini terdiri dari IC 2163 yang berukuran lebih kecil di sisi kiri atas, serta NGC 2207 yang mendominasi bagian tengah dan kanan bawah. Lengan spiral mereka yang berwarna biru keperakan tampak dipenuhi titik-titik terang, yang menjadi penanda aktifnya aktivitas pembentukan bintang baru akibat interaksi gravitasi.

Pertemuan Jutaan Tahun

Kedua galaksi ini diperkirakan sudah mulai bersinggungan jutaan tahun yang lalu dalam lintasan gravitasi yang saling mendekat. Tarikan gravitasi tersebut menyebabkan struktur spiral keduanya melengkung dan meregang. Para astronom memprediksi bahwa dalam miliaran tahun ke depan, pasangan ini akan benar-benar menyatu menjadi satu galaksi tunggal.

Terletak sekitar 120 juta tahun cahaya di rasi bintang Canis Major, fenomena ini memberikan data berharga bagi para ilmuwan untuk mempelajari evolusi galaksi.

Perpaduan Dua Teknologi Canggih

Keindahan gambar ini merupakan hasil perpaduan dua teknologi observasi yang berbeda:

James Webb: Dirancang untuk menangkap cahaya inframerah, sangat ahli dalam menembus debu kosmik untuk mengungkap gas dan wilayah pembentukan bintang yang biasanya tersembunyi.
Chandra: Dibangun untuk mengamati alam semesta melalui sinar-X, mempelajari area di mana materi dipanaskan hingga jutaan derajat akibat gravitasi ekstrim dan medan magnet.

Perpaduan kedua teleskop ini tidak hanya menghasilkan foto yang estetis, tetapi juga menciptakan peta fisik yang lengkap mengenai apa yang terjadi di dalam dan di antara galaksi-galaksi yang bertabrakan tersebut.

Mengapa Penemuan Ini Penting?

Tabrakan dan penggabungan adalah salah satu cara utama galaksi tumbuh dan berubah seiring waktu kosmik. Melihat pasangan galaksi yang bertabrakan dari posisi berhadapan (face-on) sangatlah berharga bagi para astronom.

Melalui citra ini, ilmuwan dapat menelusuri bagaimana lengan spiral berubah bentuk, di mana materi mengalami kompresi, serta bagaimana interaksi tersebut mendistribusikan ulang gas dan debu. Citra ini berhasil menangkap fase tengah yang krusial: masa setelah pertemuan dekat pertama di mana gravitasi telah mengubah bentuk kedua galaksi, namun sebelum keduanya melebur menjadi satu kesatuan utuh.

Fenomena ini menjadi pengingat proses penggabungan galaksi berlangsung dalam skala waktu yang sangat masif, jauh melampaui usia peradaban manusia. (Space/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya