Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Gitaris sekaligus personel grup band Slank Ridho Hafiedz bersama Legit Furniture berkolaborasi meluncurkan karya terbaru, yaitu cutting board atau talenan kayu berbentuk body gitar.
Karya ini terinspirasi dari salah satu merek gitar kesayangan Ridho, yaitu Peavey dan diberi nama “Chefcaster” series.
“Mungkin banyak orang belum tahu, kalau gue adalah orang yang suka banget masak. Disela-sela kesibukan manggung bareng Slank, ataupun project lainnya, masak adalah bentuk terapi buat gue," kata dia melalui keterangan pers, Senin (28/11).
Dia mengatakan, diajak berdiskusi dengan tim Legit Furniture dan terciptalah Chefcaster setelah melewati beberapa diskusi panjang yang menarik.
"Kebetulannya lagi, gue suka dengan barang-barang dari kayu, terutama kayu lawas atau limbah. Jadi cutting board Chefcaster ini cukup personal buat gue," kata Ridho.
Produksi talenan ini memakan waktu empat bulan, mulai dari diskusi awal penentuan produk, pencarian bahan baku yang sesuai, pembuatan sample, hingga akhirnya talenan siap diluncurkan ke masyarakat.
CEO Legit Furniture Nurina Ayuningrum menuturkan pertama yang ditawarkan adalah fungsi lalu desain produk yang menarik dan estetik. Ridho berperan besar dalam penentuan model talenan, lalu pemilihan material utama.
Dia mengatakan, sejak awal berdiskusi dengan Ridho, mereka sepakat produk akan dibuat menggunakan limbah kayu jati pilihan.
"Kayu-kayu yang kami gunakan merupakan bongkaran dari rumah-rumah lawas yang berlokasi di Jawa Tengah. Kualitas dari Kayu Jatinya pun sudah teruji oleh alam selama puluhan tahun. Selain itu, terdapat nilai-nilai historical juga dari setiap kayu yang digunakan," kata dia.
Menurut Nurina, penggunaan limbah kayu jati, atau reclaimed wood juga sebagai pembeda dengan produk talenan lainnya.
Kelebihan dari kayu jati lawas yakni serat-seratnya yang terlihat relatif lebih cantik dan kayunya sudah matang sempurna tanpa bantuan mesin pengering. Secara kualitas, kayu yang digunakan mempunyai mutu yang tinggi.
Di sisi lain, produk Chefcaster menampilkan sisi lain sosok Ridho yang garang di panggung tetapi memiliki kecintaan sendiri pada kegiatan di dapur.
Dalam kesempatan itu, COO Legit Furniture Panggah Pambudi menuturkan setiap produk Chefcaster tidak sama persis antara satu dengan lainnya dan terdapat nomor seri pada setiap talenan, mulai dari nomor 1/100 sampai 100/100.
Ada detail-detail yang berbeda dari setiap corak kayu yang dihasilkan. Setiap pengerjaan cutting board dibuat secara handmade oleh para perajin di Yogyakarta. (Ant/OL-12)
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
Arsyid juga mengimbau pihak RW dan RT pro aktif turut atasi masalah sampah.
Menteri KLH/BPLH Hanif Faisol Nurofiq menginstruksikan penghentian segera operasional insinerator di Kota Bandung yang melampaui baku mutu emisi udara.
Penggunaan insinerator mini tidak dibenarkan.
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung terus mempercepat upaya pengelolaan sampah dengan tetap memperhatikan norma-norma lingkungan.
Teba Sampah Organik, yang juga dikenal sebagai Teba Modern, merupakan sistem inovatif pengolahan sampah organik di tingkat rumah tangga.
Pekerja mengolah sampah tutup botol plastik di Bank Sampah Kertabumi, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten.
Edukasi yang paling mendasar adalah memilah sampah dari rumah sebelum dibuang.
Gereja Katedral Jakarta kembali menunjukkan kepeduliannya pada lingkungan dan semangat kebersamaan dengan menggunakan dekorasi Natal berbahan daur ulang pada perayaan Natal 2025.
Anggota kelompok bank sampah merapikan pernak-pernik pohon Natal dari bahan daur ulang di halaman Gedung Mitra Graha, Semarang.
Kegiatan diikuti sebanyak 347 peserta tingkat SD dan SMP dari wilayah Jakarta, Bogor dan Bekasi tersebut bertujuan untuk membentuk generasi literat yang sadar lingkungan.
Jaringan bioskop Cinema XXI menyalurkan hasil penjualan program XXI Screen Bag, tas hasil daur ulang layar bioskop bekas, untuk mendukung anak-anak penyintas kekerasan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved