Kamis 27 Januari 2022, 07:35 WIB

Ini Kiat Perawatan Bagi Pemilik Kepala Plontos

Nike Amelia Sari | Weekend
Ini Kiat Perawatan Bagi Pemilik Kepala Plontos

123RF
Kepala plontos pun tetap perlu perawatan agar tidak kering dan berketombe.

 

Kepala plontos atau gundul, baik karena pilihan gaya maupun kebotakan, mungkin tampak jauh lebih mudah dirawat dibandingkan kepala yang berambut. Namun, kukit kepala tanpa rambut pun mesti dirawat dengan baik. Bahkan, para ahli menyebut jika plontos bahkan memiliki risiko lebih tinggi terhadap ketombe.

Dua masalah terbesar dengan kepala gundul adalah kekeringan (yang dapat disebabkan oleh kurangnya perlindungan dari sinar matahari) dan ketombe.

Saat kulit kepala terkena sinar matahari langsung, kulit kepala menjadi rentan terhadap kerusakan dan pengeringan akibat sinar matahari, jelas dokter kulit kosmetik Dr. Michele Green. Kekeringan dapat menyebabkan ketombe.

“Kamu tidak perlu rambut untuk mendapatkan ketombe. Mereka yang tidak memiliki rambut sebenarnya memiliki risiko lebih tinggi untuk ketombe,” kata dokter kulit kosmetik selebriti Dr. Paul Jarrod Frank, seperti dikutip dari nymag.com, situs New York Magazine.

Khususnya bagi orang yang plontos keduanya dapat menyebabkan perubahan warna dan bercak berwarna terang, ungkap Dr. Andrew Alexis, direktur Pusat Warna Kulit di Mount Sinai West.

Maka dari itu, para ahli mengatakan penting untuk menjaga kepala plontos untuk tetap bersih, lembab, dan terlindung dari sinar matahari, karena iritasi apa pun tidak hanya akan mengganggu Anda, tetapi juga terlihat oleh orang lain. 

Lalu, seperti apa sebenarnya perawatan kepala plontos yang mesti dilakukan? Menjadi botak berarti memikirkan perawatan kulit kepala dengan cara yang benar-benar baru dari sebelumnya.

Cara-cara berikut ini dapat dilakukan, seperti dikutip dari stbaldricks.org, situs organisasi nonprofit membantu anak-anak kanker.

1. Tetap gunakan sampo dan kondisioner

Minyak dan kotoran dapat menumpuk di kulit kepala yang gundul, jadi pastikan untuk menggunakan setetes sampo saat mandi dan lanjutkan dengan kondisioner pelembab untuk menjaga agar kepala bebas dari serpihan. Dan meskipun sabun atau sabun mandi mungkin tampak seperti pilihan yang mudah, namun sabun mandi dapat memiliki efek mengeringkan. Yang terbaik adalah tetap menggunakan produk yang dibuat untuk rambut.

2. Lindungi kulit kepala dari sinar matahari

Ini adalah saran yang paling sering diberikan dan penting untuk diingat. Apabila Anda masih memiliki rambut, maka rambut membuat kepala Anda tetap hangat dan terlindungi, tapi berbeda hal dengan kepala gundul.

Anda harus lebih waspada terhadap cuaca. Saat cuaca dingin, Anda bisa menutupinya dengan benda penutup kepala yang hangat dan apabila kondisi panas, tutupilah dengan topi atau pakai tabir surya. Bahkan pada hari berawan pun, jika Anda menghabiskan waktu di luar ruangan, juga dapat membuat kulit kepala panas maka tetap gunakan tabir surya untuk melindunginya. 

3. Tetap terhidrasi dan lembab

Apabila kepala Anda terlalu banyak terkena sinar matahari, maka tentu kulit kepala bisa menjadi kering dan kasar. Sebab itu, penting untuk selalu terhidrasi dengan minum banyak air dan menggunakan pelembab kulit sensitif di kepala Anda.

4. Pijat kulit kepala

Memijat kulit kepala dapat merangsang kulit kepala Anda meningkatkan aliran darah yang baik dan mendorong pertumbuhan rambut yang sehat. Memijat kulit kepala dapat dilakukan dengan 10 ujung jari di kepala, lalu berikan tekanan lembut dan gerakkan jari-jari Anda di sekitar kulit kepala, mulai dari dahi, ke ubun-ubun kepala, dan turun ke leher. (stbaldricks.com/nymagz.com/M-2) 

Baca Juga

123rf

Setop Minum Paracetamol Saat Hamil

👤Thalatie K Yani 🕔Kamis 19 Mei 2022, 15:40 WIB
Penelitian terbaru menemukan paracetamol yang dikonsumsi saat hamil bisa menyebabkan anak...
ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/tom

Desa Tinalah Yogyakarta Jadi Jawara di Creative Tourism Destination Award 2022

👤Fathurrozak 🕔Kamis 19 Mei 2022, 15:05 WIB
Desa Wisata Tinalah di Yogyakarta memboyong tiga penghargaan di Creative Tourism Destination Award...
AFP

Indikator Iklim Kritis Memecahkan Rekor pada 2021

👤Adiyanto 🕔Kamis 19 Mei 2022, 10:42 WIB
Kekeringan dan banjir memicu kenaikan harga pangan yang diperparah pada tahun...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya