Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SUKSES sejak muda pasti adalah hal yang banyak dicita-citakan oleh semua orang. Salah satu anak muda yang beruntung menggapai hal tersebut adalah Alfani Hidayat.
Pria berusia 23 tahun yang lahir di Banyuwangi, Jawa Timur itu mendapatkan keinginannya sejak masih duduk di bangku sekolah.
Alfani berhasil menyelesaikan program Strata 1 (S1) Hukum Keluarga Islam di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang dengan predikat cumlaude dan diselesaikan dalam waktu 3,5 tahun.
Saat masih sekolah, Alfani mengatakan dirinya aktif berorganisasi mulai dari ikutOSIS saat SMA hingga saat di kampus, dirinya berperan sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Hukum Keluarga Islam.
Alfani mengungkapkan seski aktif di banyak kegiatan sosial, namun hal tersebut tidak menghalangi dirinya untuk berkarya. Alhasil terbitlah 3 buku yang sudah dia tulis.
Pertama ialah Di Balik Ketidaktahuan Kita (Juni, 2020), Mengenal Lebih Jauh (Oktober, 2020), dan A Note to Self Improvement yang terbit tahun ini.
Baca juga: https://mediaindonesia.com/hiburan/449661/della-dartyan-berencana-luncurkan-buku-traveling
Di sisi lain, Alfani juga kerap memberikan motivasi kepada para pemuda dan mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan.
“Tidak semua orang bisa belajar dari permasalahan hidup, namun orang yang bisa belajar dan tumbuh dari permasalahan hidup, dia akan lebih menghargai hidup”, ujar Alfani.
Dikatakan Alfani, yakin bahwa semua kebaikan akan selalu berbalas, jadi dia selalu menyatakan agar semua orang jangan pernah ragu dan takut untuk berbuat baik.
Saat ini Alfani yang mempunyai akun @alfanihidayat11 di Instagram juga aktif di sosial media serta sering berbagi informasi mengenai motivasi dan kehidupan di channel Youtube dan Facebook yang dimilikinya.
Baginya, kehidupan harus terus dijalani, meski terkadang ada jalan yang berkelok sebelum mencapai tujuan. "Setiap keputusan akan membawa kita pada kualitas kehidupan yang berbeda, oleh karena itu, untuk menjadi orang yang sukses, pilihlah keputusan secara bijak," ujarnya. (R-3)
Buku berjudul Mika & Maka: Berani ke Dokter karya kolaborasi Karen Nijsen dan Maria Ardelia menghadirkan kisah yang disampaikan secara hangat dan mudah dipahami agar anak takut ke dokter
Buku Tumpeng Indonesia: Dari Dapur Tradisional Menuju Meja Bangsa disusun untuk memberikan perspektif luas mengenai tumpeng sebagai bagian dari kebudayaan.
Dalam memoarnya, Aurelie Maoeremans menceritakan bahwa pertemuannya dengan sosok "Bobby" terjadi saat ia masih berusia 15 tahun di sebuah lokasi syuting iklan.
Sekjen BPP Hipmi Anggawira menghadirkan dua buku yang membahas seputar arah kebijakan ekonomi Indonesia dalam menghadapi dinamika global.
Data BPS dalam Survei Sosial Ekonomi pada Maret 2024, sekitar 22,5 juta orang atau 8,23% penduduk Indonesia menyandang disabilitas.
Kementan juga mendiseminasi naskah kebijakan berjudul “Regenerasi Petani untuk Percepatan Pencapaian Swasembada Pangan Berkelanjutan.
Prestasi Arya Putra dalam OSN 2024 ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa-siswa lainnya.
Irene juga berharap, para siswa agar terus konsisten dan persisten dengan bakat dan minat yang dimiliki khususnya dalam dunia debat.
Proses seleksi, pembinaan dan pelatihan dilakukan oleh Yayasan Sinergi Mencerdaskan Tunas Negeri (Simetri) terbuka umum untuk semua siswa Indonesia tanpa dikenakan biaya.
UJC menawarkan dua jalur studi yang bisa dipilih yaitu International GCSE dan International A Level yang dirancang Edexcel Pearson.
Penjabat Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad menegaskan pihaknya akan memberikan penghargaan kepada siswa yang meraih prestasi akademik dan nonakademik.
PPI Dunia dan Omega Education Grup berkolaborasi untuk meluncurkan "Gerakan Pelajar Indonesia Mendunia",menekankan pentingnya pembekalan sebelum melanjutkan pendidikan di luar negeri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved