Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Sebuah misi ruang angkasa gabungan antara badan antariksa Eropa dan Jepang telah berhasil mengabadikan gambar permukaan planet Merkurius untuk pertama kalinya. Misi bernama BepiColombo itu berhasil mengabadikan beberapa foto permukaan Merkurius, Jumat, (1/10) lalu.
Melalui gambar yang diambil kali ini, belahan utara Merkurius tampak terlihat. Selain itu, ada juga gambar yang memperlihatkan lusinan kawah di permukaannya, termasuk salah satu area yang menjadi lokasi beberapa ledakan vulkanik.
BepiColombo sendiri diluncurkan badan antariksa Eropa (ESA) dan Badan Eksplorasi Luar Angkasa Jepang pada 2018. Selain untuk menangkap gambar permukaan, misi ini juga dijalankan untuk mengungkap asal usul dan evolusi Merkurius.
"Peberbangan itu sungguh sempurna dari sudut pandang pesawat ruang angkasa, dan sungguh luar biasa akhirnya melihat planet yang selama ini telah kami targetkan, ”kata Elsa Montagnon, Manajer Operasi Pesawat Ruang Angkasa, seperti dilansir dari Gizmodo, Minggu, (3/10).
Sebagaimana diketahui, dewasa ini hanya dua pesawat ruang angkasa yang pernah melakukan perjalanan ke Merkurius. Mariner 10 ialah yang pertama kali terbang pada 1974 dan 1975, kemudian ada Messenger yang mengorbit di Merkurius mulai 2011 hingga 2015.
Usai misi gabungan kali ini, penerbangan ke Merkurius berikutnya akan berlangsung pada Juni 2022. Empat penerbangan selanjutnya akan dimulai pada Juni 2023, September 2024, Desember 2024, dan Januari 2025.
Pada akhir 2025, misi BepiColombo juga akan memasuki orbit Merkurius. Misi utamanya ialah memetakan permukaan Merkurius termasuk mengenali komposisi, dan medan magnet di dalamnya.
“Sangat menyenangkan melihat gambar pertama Merkurius BepiColombo, dan mengetahui apa yang kami lihat. Ini membuat kami semakin bersemangat untuk mempelajari data sains berkualitas tinggi yang seharusnya kita dapatkan ketika kita berada di orbit sekitar Merkurius, karena ini adalah planet yang benar-benar belum sepenuhnya kita pahami," pungkas Kepala Peneliti Permukaan dan Komposisi Merkurius ESA, David Rothery. (OL-12)
PEMERINTAH Amerika Serikat meminta negara-negara Eropa tidak bereaksi emosional terhadap rencana Presiden Donald Trump terkait Greenland.
Buntut ancaman Trump soal Greenland, Parlemen Eropa berencana menunda persetujuan kesepakatan tarif Juli lalu. Ancaman perang dagang kembali hantui pasar global.
USULAN Dewan Perdamaian Presiden AS Donald Trump dimulai dengan kurang baik. Presiden Prancis Emmanuel Macron segera menolak undangan menjadi anggota dewan tersebut.
MENURUT studi baru, salah satu alat favorit Presiden Donald Trump telah merugikan warga Amerika Serikat. Sebagian besar tarif AS, sekitar 96%, dibayarkan oleh pembeli AS.
Fenomena astronomi langka akan kembali terjadi: Gerhana Matahari Total diprediksi melintasi sejumlah wilayah Eropa hingga kawasan Arktik pada 12 Agustus 2026.
Wacana boikot penyelenggaraan Piala Dunia FIFA 2026 di Amerika Serikat dinilai bisa menjadi bentuk tekanan politik paling ekstrem terhadap klaim Washington atas Greenland.
Pemetaan semacam ini dipandang sebagai terobosan signifikan karena memungkinkan para ilmuwan untuk memahami kondisi atmosfer di luar tata surya.
Samudra Europa berpotensi tidak memiliki dinamika geologis yang cukup untuk mendukung kehidupan, khususnya akibat minimnya aktivitas hidrotermal di dasar lautnya.
Para astronom untuk pertama kalinya berhasil mendeteksi ledakan besar yang dilepaskan oleh sebuah bintang di luar tata surya.
Para ilmuwan NASA kembali membuat terobosan besar dalam dunia astronomi.
Hambatan terbesar dalam mewujudkan perjalanan antarbintang ternyata bukan terletak pada kapal, mesin, ataupun bahan bakar.
Lima dekade setelah misi Apollo menapakkan kaki di permukaan Bulan, teka-teki terbesar tentang struktur internal satelit alami Bumi itu akhirnya berhasil dipecahkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved