Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
Sejumlah ilmuwan dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) dewasa ini tengah mengembangkan penelitian atas 'lampu nabati'. Dalam penelitian kali ini, mereka mencoba menyematkan partikel nano ke dalam tanaman yang kemudian dimanfaatkan sebagai sumber penerangan.
Sheila Kennedy, salah satu ilmuwan yang terlibat dalam penelitian, mengatakan, temuan kali ini dapat membuka jalan bagi masa depan infrastruktur pencahayaan. Menurutnya tanaman hidup yang telah direkayasa ini akan menjadi bagian integral ruang kerja dan tempat tinggal banyak orang.
"Kami ingin membuat pabrik pemancar cahaya dengan partikel yang mampu menyerap cahaya, menyimpan sebagian, dan kemudian memancarkannya secara perlahan. Ini adalah langkah besar menuju pencahayaan nabati,” imbuh Pakar Kimia MIT, Michael Strano, seperti dilansir dari Independent, Selasa (21/9).
Dalam studi kali ini, Strano dan tim membuat 'kapasitor cahaya' dari fosfor, yang selama ini diketahui dapat menyimpan partikel elementer cahaya (foton). Lebih spesifik, mereka memanfaatkan bubuk Glow in The Dark (Strontium aluminat) yang dapat menyerap cahaya kemudian melepaskannya secara perlahan.
Kapasitor cahaya itu dibuat ribuan kali lebih kecil dari ukuran rambut manusia. Lantaran ukurannya sangat kecil, ia kemudian dilapisi dengan silika, senyawa aditif yang umum ditemukan dalam produk makanan atau juga dikenal sebagai silikon dioksida (SiO2).
Setelah jadi, kapasitor cahaya nano itu lantas dimasukan ke dalam tanaman, lewat stomata atau pori-pori pernafasan di permukaan daun. Usai terakumulasi pada lapisan dalam tanaman yang berbentuk spons atau dikenal sebagai mesofil, tanaman tersebut kemudian dipapar menggunakan cahaya biru dari lampu LED.
Meski pemaparan cahaya dilakukan dalam durasi yang relatif singkat yakni 10 detik, Strano dan tim mengklaim tanaman itu mampu memancarkan cahaya selama kurang lebih satu jam. Intensitas cahayanya terlihat sangat terang di lima menit pertama, hingga kemudian memudar secara perlahan.
Strano dan tim mengatakan bahwa tanaman kuping gajah Thailand ialah tanaman yang memiliki potensi cukup besar untuk direkayasa sebagai sumber pencahayaan luar ruangan.
Selain itu, mereka juga mengatakan bahwa kapasitor cahaya nano ini tidak mengganggu kesehatan tanaman. Usai dilakukan uji coba, tanaman yang mereka gunakan masih mampu berfotosintesis dan menguapkan air melalui stomata secara normal dalam waktu 10 hari.
"Menciptakan cahaya dengan energi kimia terbarukan dari tanaman hidup seperti ini adalah ide yang berani. Temuan ini mewakili perubahan mendasar atas cara berpikir kita pada tanaman dan energi listrik untuk penerangan," pungkas Kennedy. (M-2)
LIMA mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) berhasil meraih prestasi gemilang di panggung dunia.
Penelitian ini menawarkan rekomendasi yang dinilai dapat memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi tantangan keamanan regional.
Para ilmuan menemukan bahwa bagian otak yang awalnya dianggap hanya memproses penglihatan ternyata dapat memicu gema sensasi sentuhan.
Resiliensi petani merupakan syarat penting jika pengelolaan usaha kelapa di provinsi tersebut ingin berkelanjutan.
Hasil penelitian menemukan persoalan kental manis bukan hanya perihal ekonomi, tetapi juga regulasi yang terlalu longgar.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menilai Kitab Fikih Zakat karya Dr. Nawawi Yahya Abdul Razak Majene sangat relevan bagi pengelolaan zakat di era modern.
Ini adalah salah satu platform strategis untuk membuka kesempatan lewat perluasan jaringan pasar internasional, memperkenalkan produk tanaman asal Indonesia,
Krisan, salah satu bunga hias unggulan Indonesia baik di pasar domestik maupun ekspor, sedang menghadapi tantangan serius dari serangan hama dan penyakit tanaman.
KOTA Batu tak hanya lekat dengan suguhan pemandangan alam, kabut, dan kesejukan udara, tetapi juga hamparan perbukitan dan perkebunan milik warga hadir memanjakan mata.
Hobi merawat tanaman menjadi salah satu bentuk self-care yang digemari banyak orang
Kreatif! Sulap botol bekas jadi tanaman hias unik & cantik. DIY mudah, hemat biaya, percantik rumahmu! Tutorial lengkap di sini.
Tips merawat tanaman hias untuk pemula agar subur & cantik! Panduan lengkap cara menyiram, memupuk, & memilih tanaman yang tepat. Klik sekarang!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved