Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PENTINGNYA membersihkan wajah sudah disadari banyak orang. Meski begitu tidak semua orang melakukannya rutin, apalagi di pagi hari.
Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, dr. Anesia Tania, Sp.KK menjelaskan jika membersihkan wajah di pagi hari setelah bangun tidur berfungsi untuk merawat kulit wajah agar tetap sehat.
Dalam siaran pers Senka Indonesia yang diterima Media Indonesia, Senin (9/8), dr. Anesia mengungkapkan jika pada pagi hari kondisi kulit akan cenderung berminyak karena keringat dan minyak yang diproduksi pada saat tidur. Selain itu, sel-sel kulit mati dan debu yang ada pada sarung bantal akan langsung bersentuhan dengan kulit wajah selama tidur. Ini dapat menyebabkan bakteri menumpuk di wajah sepanjang malam.
"Hasil penumpukan sel-sel kulit mati, skin care yang digunakan pada malam hari, minyak, debu dan bakteri dapat menyumbat pori-pori dan semua itu bisa mengakibatkan munculnya komedo dan jerawat," paparnya.
Sebab itu membersihkan wajah di pagi hari akan menghilangkan penumpukan residu sel kulit mati dan bakteri serta membuat kulit wajah segar dan lembut. Setelah bersih dan lembap maka kulit juga akan dapat lebih menyerap produk perawatan yang diberikan selanjutnya.
Menjawab kebutuhan produk pembersih wajah yang lembut, Senka Indonesia menghadirkan Senka Perfect Gel Gentle wash sebagai yang cocok untuk kulit kombinasi dan berminyak. Selain itu, pembersih wajah ini juga dapat digunakan oleh pemilik kulit wajah sensitif.
Senior Brand Manager Senka Indonesia, Fanny Aeni menjelaskan jika pembersih itu juga mengandung serum sehingga dapat menutrisi kulit wajah. Sementara, aroma fresh citrus pada pembersih wajah ini juga memberikan kesegaran pada kulit wajah.
"Aroma fresh citrus-nya memberikan kesegaran pada kulit wajah untuk siap menjalani hari dengan semangat," kata Fanny. (M-1)
Pola gangguan kesehatan ini bahkan konsisten muncul pada hari ketiga Ramadan selama dua tahun terakhir.
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menegaskan capaian dan penghargaan inovasi daerah tidak boleh menjadi titik akhir dalam berinovasi.
Ancaman super flu, infeksi saluran pernapasan akibat virus influenza dengan gejala yang lebih berat dibanding flu biasa, kian menjadi perhatian.
Buku berjudul Mika & Maka: Berani ke Dokter karya kolaborasi Karen Nijsen dan Maria Ardelia menghadirkan kisah yang disampaikan secara hangat dan mudah dipahami agar anak takut ke dokter
Siapa sangka, golongan darah ternyata ikut berkaitan dengan risiko serangan jantung. Ini bukan mitos kesehatan.
Dengan teknologi bedah robotik, standar perawatan bedah tidak lagi dibatasi oleh jarak geografis, melainkan ditentukan oleh kualitas keahlian dan presisi teknologi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved