Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PENTINGNYA membersihkan wajah sudah disadari banyak orang. Meski begitu tidak semua orang melakukannya rutin, apalagi di pagi hari.
Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, dr. Anesia Tania, Sp.KK menjelaskan jika membersihkan wajah di pagi hari setelah bangun tidur berfungsi untuk merawat kulit wajah agar tetap sehat.
Dalam siaran pers Senka Indonesia yang diterima Media Indonesia, Senin (9/8), dr. Anesia mengungkapkan jika pada pagi hari kondisi kulit akan cenderung berminyak karena keringat dan minyak yang diproduksi pada saat tidur. Selain itu, sel-sel kulit mati dan debu yang ada pada sarung bantal akan langsung bersentuhan dengan kulit wajah selama tidur. Ini dapat menyebabkan bakteri menumpuk di wajah sepanjang malam.
"Hasil penumpukan sel-sel kulit mati, skin care yang digunakan pada malam hari, minyak, debu dan bakteri dapat menyumbat pori-pori dan semua itu bisa mengakibatkan munculnya komedo dan jerawat," paparnya.
Sebab itu membersihkan wajah di pagi hari akan menghilangkan penumpukan residu sel kulit mati dan bakteri serta membuat kulit wajah segar dan lembut. Setelah bersih dan lembap maka kulit juga akan dapat lebih menyerap produk perawatan yang diberikan selanjutnya.
Menjawab kebutuhan produk pembersih wajah yang lembut, Senka Indonesia menghadirkan Senka Perfect Gel Gentle wash sebagai yang cocok untuk kulit kombinasi dan berminyak. Selain itu, pembersih wajah ini juga dapat digunakan oleh pemilik kulit wajah sensitif.
Senior Brand Manager Senka Indonesia, Fanny Aeni menjelaskan jika pembersih itu juga mengandung serum sehingga dapat menutrisi kulit wajah. Sementara, aroma fresh citrus pada pembersih wajah ini juga memberikan kesegaran pada kulit wajah.
"Aroma fresh citrus-nya memberikan kesegaran pada kulit wajah untuk siap menjalani hari dengan semangat," kata Fanny. (M-1)
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya pengendalian polusi udara yang dilakukan secara terukur, berbasis data, serta didukung kolaborasi antar daerah.
Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan tubuh terus dilakukan berbagai pihak.
Berdasarkan laporan Global Gender Gap 2025, posisi Indonesia naik tiga peringkat ke urutan 97 dunia dengan skor kesetaraan yang meningkat menjadi 69,2%.
Laporan Halodoc Q1 2026 mencatat lonjakan gangguan kecemasan dan masalah pencernaan selama Ramadan hingga Idul Fitri.
Jika ditemukan pasien dengan indikasi klinis yang mengarah pada gejala campak, petugas medis akan segera melakukan tindakan lanjutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved