Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PENTINGNYA membersihkan wajah sudah disadari banyak orang. Meski begitu tidak semua orang melakukannya rutin, apalagi di pagi hari.
Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, dr. Anesia Tania, Sp.KK menjelaskan jika membersihkan wajah di pagi hari setelah bangun tidur berfungsi untuk merawat kulit wajah agar tetap sehat.
Dalam siaran pers Senka Indonesia yang diterima Media Indonesia, Senin (9/8), dr. Anesia mengungkapkan jika pada pagi hari kondisi kulit akan cenderung berminyak karena keringat dan minyak yang diproduksi pada saat tidur. Selain itu, sel-sel kulit mati dan debu yang ada pada sarung bantal akan langsung bersentuhan dengan kulit wajah selama tidur. Ini dapat menyebabkan bakteri menumpuk di wajah sepanjang malam.
"Hasil penumpukan sel-sel kulit mati, skin care yang digunakan pada malam hari, minyak, debu dan bakteri dapat menyumbat pori-pori dan semua itu bisa mengakibatkan munculnya komedo dan jerawat," paparnya.
Sebab itu membersihkan wajah di pagi hari akan menghilangkan penumpukan residu sel kulit mati dan bakteri serta membuat kulit wajah segar dan lembut. Setelah bersih dan lembap maka kulit juga akan dapat lebih menyerap produk perawatan yang diberikan selanjutnya.
Menjawab kebutuhan produk pembersih wajah yang lembut, Senka Indonesia menghadirkan Senka Perfect Gel Gentle wash sebagai yang cocok untuk kulit kombinasi dan berminyak. Selain itu, pembersih wajah ini juga dapat digunakan oleh pemilik kulit wajah sensitif.
Senior Brand Manager Senka Indonesia, Fanny Aeni menjelaskan jika pembersih itu juga mengandung serum sehingga dapat menutrisi kulit wajah. Sementara, aroma fresh citrus pada pembersih wajah ini juga memberikan kesegaran pada kulit wajah.
"Aroma fresh citrus-nya memberikan kesegaran pada kulit wajah untuk siap menjalani hari dengan semangat," kata Fanny. (M-1)
Sejarah manusia dipenuhi penemuan penting seperti listrik, internet, dan vaksin yang mengubah peradaban. Inovasi ini menjadi fondasi kemajuan teknologi, komunikasi, dan kesehatan global.
Istilah super flu saat ini sedang ramai diperbincangkan seiring meningkatnya kasus influenza.
Malaria masih menjadi masalah kesehatan global yang kompleks akibat imunitas parsial, pembawa asimtomatik, dan resistensi insektisida.
MEDIAINDONESIA.COM, 8 Februari 2026, menurunkan berita berjudul ‘Lebih Awal, Arab Saudi Mulai Terbitkan Visa Haji 2026 Hari Ini’.
PENINGKATAN keamanan pangan membutuhkan kebijakan yang tepat demi mewujudkan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang lebih baik di masa depan.
Jika langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini, jumlah kasus kanker diprediksi akan meningkat hingga 70% pada 2050.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved