Selasa 29 Juni 2021, 12:40 WIB

Sebagian Wilayah AS dan Kanada Dilanda Gelombang Panas Ekstrem

Adiyanto | Weekend
 

SEKOLAH dan pusat vaksinasi covid-19 tutup, pada Senin (28/6) atau Selasa WIB, sementara pusat pendinginan untuk publik dibuka ketika Kanada bagian barat dan bagian barat Amerika Serikat dilanda gelombang panas. Keadaan ini belum pernah terjadi sebelumnya, bahkan di beberapa wilayah mencatat rekor baru dalam hal kenaikan suhu.

Di Lytton, British Columbia, Kanada, misalnya, pada Senin atau hari ini WIB, suhu mencapai 117 derajat Fahrenheit (47,5 derajat Celcius), rekor tertinggi di negara itu.

Suhu di kota-kota besar di Pacific Northwest AS di Portland, Oregon dan Seattle, dan Washington juga tidak jauh berbeda. Di Portland, suhu mencapai 115 derajat farenheit, sementara di Seattle 108.

"Ini seperti panas gurun, sangat kering dan panas," kata David Phillips, ahli iklim senior untuk Environment Canada, kepada AFP.

"Kami adalah negara terdingin kedua di dunia dan paling bersalju. Kami sering melihat cuaca dingin dan badai salju, tetapi jarang kami melihat  cuaca panas seperti ini. Dubai mungkin akan lebih keren dari yang kita lihat sekarang," tambahnya.

Panas yang ekstrem, dikombinasikan dengan kekeringan yang hebat, menciptakan kondisi yang sempurna untuk memicu beberapa kebakaran selama akhir pekan, seperti yang terjadi di perbatasan California-Oregon pada Senin pagi.

Karena perubahan iklim, rekor suhu menjadi lebih sering. Secara global, tahun 2019 tercatat sebagai yang terpanas, dan lima tahun terpanas semuanya terjadi dalam lima tahun terakhir.

"Biasanya mungkin  mungkin 60, 70 derajat farenheit adalah hari yang menyenangkan, semua orang berada di luar dengan celana pendek dan kaus, tapi ini... konyol," kata seorang warga Seattle kepada AFP Minggu, ketika suhu mencapai 104 Fahrenheit. . "Saya merasa seperti berada di gurun atau semacamnya."

Amazon, perusahaan e-commerce ternama di AS, membuka sebagian kantor pusatnya di Seattle untuk umum sebagai lokasi pendinginan pada Senin lalu, dengan ruang yang tersedia untuk 1.000 orang. Sebagian besar rumah di kota,  biasanya yang terkenal dengan iklimnya yang sejuk dan basah, tidak memiliki AC.

Penduduk di Portland juga berlindung di pusat pendingin yang didirikan oleh otoritas setempat. Mereka beristirahat di kasur dan kursi lipat.

Di seberang perbatasan di Kanada, toko-toko menjual AC portabel dan kipas angin, sementara kota-kota membuka pusat pendingin darurat  karena suhu sangat panas. Beberapa klinik vaksinasi Covid-19 dibatalkan dan sekolah ditutup karena panas yang ekstrem.

Di Vancouver, didirikan air mancur sementara dan pancuran  di sudut-sudut jalan. Pantai dan kolam penuh sesak.

Badan Lingkungan Hidup Kanada mengeluarkan peringatan untuk wilayah British Columbia, Alberta, dan sebagian Saskatchewan, Manitoba, Yukon, dan Wilayah Barat Laut, bahwa gelombang panas yang berkepanjangan, berbahaya, dan bersejarah kemungkinan akan bertahan hingga minggu ini.

"Warga dihimbau untuk tinggal di gedung ber-AC, menghindari aktivitas luar ruangan yang berat, minum banyak air, dan memeriksa anggota keluarga/tetangga."

Gelombang panas ekstrem terakhir terjadi di Kanada pada 2018 yang menewaskan hampir 70 orang.

Nick Bond, seorang ilmuwan atmosfer di University of Washington, mengatakan peristiwa cuaca aneh itu tidak sepenuhnya disebabkan oleh perubahan iklim, tetapi diperparah olehnya. "Perubahan iklim adalah faktor sekunder," katanya. (AFP/M-4)

Baca Juga

tangkapan layar google meet

Gandeng Google, PointStar Tawarkan Solusi untuk Bantu Perusahaan “Go Digital”

👤Adiyanto 🕔Sabtu 27 November 2021, 17:12 WIB
Tren industri di masa depan diprediksi terus meningkat dan kondisi new normal masih mempengaruhi cara kerja baru untuk para personel di...
MI/GANA BUANA

INOAC Luncurkan Matras Kesehatan Bernuansa Sakura Jepang

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 27 November 2021, 10:09 WIB
Hinode SORA memliki tiga aspek keunggulan yakni profile technology, 7 zone technology dan firm type foam for body...
Faduma

Desainer Inggris Rilis Busana Trendi untuk Pengguna Kursi Roda

👤Putri Rosmalia 🕔Sabtu 27 November 2021, 08:17 WIB
Busana yang dikembangkan dibuat agar pengguna kursi roda tetap bisa tampil modis dengan busana trendi yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya