Jumat 11 Juni 2021, 17:20 WIB

Duh, Lukisan Purba di Sulawesi Selatan ini Terancam Erosi Garam

Galih Agus Saputra | Weekend
Duh, Lukisan Purba di Sulawesi Selatan ini Terancam Erosi Garam

ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf
Kepala Pusat Arkeologi Nasional I Made Geria memberikan keterangan pers soal penemuan lukisan gua di gedung Pusat Arkeologi Nasional

 

Sebuah lukisan gua di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan dewasa ini diyakini sebagai lukisan purba tertua di dunia. Sayangnya karya seni yang diperkirakan sudah ada sejak jaman es itu kini terancam rusak karena adanya erosi garam

Para arkeolog meyakini erosi garam dipengaruhi perubahan iklim. Lukisan sekelompok Therianthropes, atau manusia dengan topeng hewan itu sendiri ditemukan 2017 lalu, dan diperkirakan berusia 44.000 tahun.

Melihat keadaan itu, para arkeolog kini tengah berupaya menemukan cara untuk melestarikan karya seni jaman Pleistosen tersebut. “Dampaknya sangat parah dan akan menghancurkan lukisan-lukisan itu,” tutur arkeolog Universitas Griffith Australia, Basran Burhan, seperti dilansir dari Independent, Jumat, (11/6).

Laporan arkeolog Australia dan Indonesia yang terbit di jurnal Scientific Reports bulan lalu menjelaskan, perubahan iklim  telah mempercepat proses kristalisasi garam di gua. Adanya kristalisasi kemudian mengakibatkan reaksi pada pigmen lukisan.

Arkeolog, Rustan Labe menambahkan reaksi itu telah membuat pigmen yang membentuk lukisan mengelupas dari dinding gua. Dokumentasi lukisan gua yang ia buat pada Oktober 2018 hingga Maret 2019 menunjukkan skala pengelupasan mencapai 1.36898 sentimeter.

Rustan selanjutnya mengatakan para arkeolog kedepannya akan bekerja dalam tim kecil untuk memantau pertumbuhan kristal garam. Selain itu, tim juga akan mengamati pertumbuhan organisme kecil lain yang kemungkinan menempel di dinding gua.

"Kami akan mencegah dan mengatasi faktor-faktor yang mungkin menjadi ancaman dan segera menanganinya," pungkas Rustan. (M-4)

Baca Juga

Dok. Crazyone Films.

Cinta yang Tergusur Derap Pembangunan

👤Fathurozak 🕔Selasa 07 Desember 2021, 11:21 WIB
Film ini mengangkat persoalan manusia-manusia yang tersingkir dan harus membangun kehidupan baru mereka atas nama...
MI/Fathurrozak

Perkara Sentuhan Manusia, Ibu, dan Rindu, dalam Film Laut Memanggilku

👤Fathurrozak 🕔Selasa 07 Desember 2021, 11:13 WIB
Sutradara Tumpal Tampubolon berbincang dengan Media Indonesia perihal film pendek terbarunya, Laut Memanggilku. Mulai dari soal boneka...
Instagram @svhoffical

Tentang Dualisme Kehidupan di Koleksi Baru SVH Official

👤Nike Amelia Sari 🕔Senin 06 Desember 2021, 16:05 WIB
Dalam koleksi musim gugur/ dingin 2021/2022 ini digunakan juga konsep slow...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya