Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR bandang yang menghancurkan sebuah lembah terpencil di utara India berdampak di ibu kota New Delhi, sehingga menyebabkan pasokan air bersih bagi puluhan ribu penduduk di kota itu, terputus.
Kantor berita AFP, Senin (15/2) mewartakan, pihak berwenang menyalahkan banyaknya lumpur dan puing-puing dari banjir yang terjadi pada 7 Februari, atas kekurangan pasokan air bersih tersebut.
Lembah Rishiganga, yang terletak di negara bagian Uttarakhand yang berjarak 530 kilometer (330 mil) di hulu ke timur laut Delhi, merupakan pemasok utama air bagi penduduk New Delhi. Namun, pihak berwenang tidak menyebutkan berapa lama pasokan air akan terhenti.
Banjir menyapu lembah itu dan menghancurkan kompleks pembangkit listrik serta menghancurkan jalan dan jembatan. Sekitar 50 orang tewas dan 150 lainnya hilang dalam peristiwa tersebut. Tim penyelamat belum lama ini mengeluarkan mayat dari terowongan yang dipenuhi lumpur dan puing-puing di mana lebih dari 30 pekerja diduga terjebak.
Banjir tersebut diyakini dipicu oleh sebongkah gletser yang meluncur ke lereng gunung atau danau glasial yang menembus tepiannya. Air dari lembah mengalir ke Sungai Gangga dan dari sana ke Delhi.
Raghav Chadha, wakil ketua dewan air Delhi mendesak penduduk untuk menggunakan air dengan bijaksana karena dua dari instalasi pengolahan air utama kota tidak dapat beroperasi dengan kapasitas penuh karena air tercemar kotoran.
Dia mengatakan tim telah dikerahkan untuk membersihkan filter dan menyiram air baku dengan amonia tinggi.
New Delhi, yang berpenduduk lebih dari 20 juta, menghadapi kekurangan air setiap musim panas. Sebanyak 60% air yang dipasok ke kota itu berasal dari Sungai Yamuna dan sekitar 34% dari Sungai Gangga. Keduanya menghadapi masalah polusi yang parah dalam beberapa tahun terakhir. (AFP/M-4)
Sejumlah lahan pertanian rusak di Pasie Laweh, Padang Pariaman, Sumatera Barat.
Bencana hidrometeorologi melanda negara bagian Minas Gerais, Brasil. Sedikitnya 32 orang tewas dan ribuan warga kehilangan tempat tinggal akibat curah hujan ekstrem.
Bencana longsor dan banjir melanda Minas Gerais, Brasil. 30 orang tewas dan 39 lainnya masih hilang di bawah puing-puing bangunan.
Warga menyeberangi Sungai Jabak menggunakan gondola darurat menuju Desa Gedangan, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Pasca-kejadian, warga terpantau mulai bergotong royong membersihkan sisa-sisa reruntuhan dan memperbaiki atap rumah yang masih bisa diselamatkan secara swadaya.
Mendagri Tito Karnavian memaparkan skema bansos korban bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar, termasuk bantuan Rp8 juta untuk rumah rusak berat serta Dana Tunggu Hunian Rp1,8 juta.
Penelitian terbaru di jurnal Nature mengungkap fakta mengejutkan. Serangga di wilayah tropis, termasuk Amazon, terancam punah karena tidak mampu beradaptasi dengan kenaikan suhu ekstrem.
Suhu Greenland Maret 2026 menunjukkan tren menghangat yang mengkhawatirkan. Simak update terbaru mengenai "Zona Gelap" dan dampaknya bagi permukaan laut dunia.
Peneliti terkejut menemukan Gletser Hektoria di Antartika kehilangan separuh wilayahnya dalam waktu singkat. Simak penyebab "gempa gletser" dan ancaman kenaikan permukaan laut.
Peneliti Cornell University merilis peta global yang mengungkap 70% emisi lahan pertanian berasal dari sawah padi dan pengeringan lahan gambut.
Peneliti menemukan penurunan kadar garam di Samudra Hindia bagian selatan. Fenomena ini mengancam sistem sirkulasi laut global dan iklim dunia.
Peneliti mengungkap hutan Arktik hancur hanya dalam 300 tahun pada masa pemanasan global purba. Temuan ini jadi peringatan bagi krisis iklim modern.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved