Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) Foundation kembali akan menggelar pelatihan membatik bagi masyarakat. Kali ini, event yang bertujuan untuk regenerasi pebatik tersebut akan dilakukan bersama Indika Foubdation.
"Kita akan kerja sama memberi pelatihan pada sekitar 90 orang. Diharapkan mereka bisa memberdayakan dirinya dan lingkungannya lewat batik," ujar Founder dan CEO YCAB Foundation, Veronica, dalam jumpa pers virtual, Kamis, (10/12).
Veronica menjelaskan, nantinya para peserta akan diajari cara-cara menbuat batik. Selain itu meteka juga akan diberikan bekal ilmu berbisnis online.
Sebagai wadah memberdayakan masyarakat dalam membangun bisnis batik yang berkelanjutan dan menciptakan lapangan pekerjaan, YCAB Foundation bersama Indika Foundation meluncurkan Rumah Belajar Batik Semarang. Melalui kolaborasi ini, diharapkan mampu mengurangi pengangguran usia produktif dari kalangan prasejahtera melalui program pelatihan keterampilan vokasi yang holistic dan terintegrasi di Rumah Belajar Batik Semarang.
Rumah Belajar Batik Semarang yang berada di Kelurahan Tambangan juga menjadi tempat dalam memberdayakan masyarakat menjadi Batikpreneur. Setiap tahun lebih dari 120 peserta menerima pelatihan membatik, pendampingan kewirausahaan dan pemasaran secara online sehingga mereka dapat membangun bisnis yang berkelanjutan untuk menciptakan lapangan kerja.
"Kita ingin meningkatkan partisipasi pada pemberdayaan masyarakat Indonesia bukan hanya pada pemenuhan energi. Semoga melalui program bersama YCAB ini peran pemberdayaan masyarakat yang kami lakukan bisa terus berkembang dan maksimal," ujar CEO Indika Foundation, Azis Armand. (M-4)
Kasus Pandji Pragiwaksono membuka diskusi publik tentang adat dan budaya Toraja. Mengenal nilai, tradisi, dan makna sakral budaya Toraja di tengah polemik.
Proses pemberian Apresiasi Desa Budaya 2025 dilakukan secara komprehensif melalui tahapan temu-kenali, pendalaman, dan aktivasi.
Lakon kali ini dipilih untuk mengingatkan kita bahwa nilai kepahlawanan berkaitan erat dengan sikap mencintai bangsa dan negara, menempatkan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan, dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara para pemangku kepentingan untuk mengakselerasi upaya penguatan sektor kebudayaan nasional.
SEBANYAK 13 negara kawasan Pasifik menghadiri Indonesia Pacific Cultural Synergy (IPACS) 2025 yang digelar di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai 11-13 November 2025.
Puti Guntur Soekarno, menyoroti pengaruh teknologi terhadap perkembangan kebudayaan di Indonesia.
Pelajari sejarah panjang batik Indonesia, filosofi mendalam di balik motif populer, serta perbedaan teknik tulis dan cap. Warisan dunia yang diakui UNESCO.
Provinsi Jawa Tengah (Jateng) membuktikan posisinya sebagai sentra kerajinan unggulan nasional, khususnya batik.
Unity in Diversity: Celebrating Global Friendship through Art, Culture, and Food
Artijeda, Li-Uli, Miss Miniek, dan MM by Happy Gan, jenama-jenama anggota Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (Asephi) tampil dalam Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW)
Hari Batik Nasional 2025, Hotel Grandhika Pemuda Semarang berkolaborasi dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang menggelar workshop dan pameran batik.
BENANG Bintik atau batik khas Kalimantan Tengah (Kalteng) tampil memukau dalam gelaran Jakarta Fashion Week (JFW) 2026. Wastra khas Bumi Tambun Bungai itu hadir di JFW.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved