Senin 19 Oktober 2020, 23:55 WIB

Inilah Tujuh Jenis Sakit Hati yang Sukar Sembuh

Weekend | Weekend
Inilah Tujuh Jenis Sakit Hati yang Sukar Sembuh

123RF
Ada tujuh jenis sakit hati yang sukar disembuhkan. Apa saja?

Banyak orang-orang yang berusaha menghilangkan rasa sakit hati yang melekat, dengan mulai dari terapi, olahraga, diet, meditasi, dan sebagainya.

Namun, rasa sakit itu tak jarang selalu saja muncul meskipun sudah berusaha melupakannya sehingga kembali mengingatkan akan hal yang menyedihkan. Inilah beberapa rasa sakit hati yang akan selalu jadi bagian dari diri manusia dan relatif sukar disembuhkan, seperti dilansir dari Psychology Today, Jumat (16/10):

*1. Kematian Orang yang Dicintai*

Kehilangan pasangan, orang tua, atau anak tercinta mungkin merupakan luka terdalam yang dialami seseorang. Ketika orang yang dicintai diambil, maka orang yang ditinggalkan berjuang untuk melanjutkan kehidupan. Setiap hari memiliki dorongan untuk menelepon, berbicara, atau berbagi sesuatu dengan mereka yang sudah pergi terlebih dahulu. Kemudian kembali diingatkan bahwa orang tercinta telah pergi, meninggalkan ruang di hati yang mungkin tidak akan pernah terisi.

*2. Penyakit Mental*

Seorang pasien teringat saat dirinya menyadari bahwa kakaknya menderita skizofrenia, lalu dia berkata, _"Ketika dokter memberi tahu saya, saya tidak ingin percaya dia benar-benar sakit."_ Meskipun ada banyak pengobatan yang berhasil untuk penyakit mental kronis, pasien sering menolak untuk bekerja sama: Mereka mungkin berhenti dari terapi, berhenti minum obat, atau bergantung pada orang tua atau orang yang mereka cintai untuk menyelamatkan mereka.

*3. Kecanduan*

Kecanduan adalah penderitaan yang sangat kejam karena orang yang kita cintai masih ada tetapi akan berbeda dan merasa bahwa itu bukan lagi dirinya. Lebih buruk lagi, pecandu mungkin menjadi terampil dalam berbohong dan mengeksploitasi orang yang mencintainya. Sayangnya, harapan hanya berumur pendek karena cenderung kambuh lagi dan lagi. Menyaksikan seseorang yang dicintai jatuh ke dalam kecanduan adalah luka yang sangat menyayat hati.

*4. Penyakit Kronis*

Ketika dokter memberi tahu tentang penyakit yang diderita, orang akan menolak untuk mempercayainya. _“Itu tidak mungkin.”_Tidak peduli berapa kali bertanya, _"Mengapa?"_ sehingga tidak dapat menemukan jawaban. Jadi seseorang mencoba untuk melanjutkan hidupnya saat bergumul dengan ketakutan bahwa kondisi bisa semakin buruk. Untuk pertama kalinya, memikirkan bahwa hidup memiliki tanggal kedaluwarsa.

*5. Pengkhianatan*

Pengkhianatan oleh seseorang yang dekat akan sangat menyakitkan, sehingga kesulitan mempercayai orang lain dan mendorong untuk menjauh karena tidak ingin disakiti lagi. Seseorang dapat memilih untuk mengisolasi atau berpaling dari dunia, meyakinkan diri sendiri bahwa lebih baik sendirian. Pengkhianatan tidak hanya membuat seseorang meragukan orang lain, namun itu bisa meragukan diri sendiri juga.

*6. Cedera Permanen*

Seseorang harus belajar kembali bagaimana bergerak melalui dunia. Biasanya tugas harian yang dulunya sederhana karena bisa dikerjakan, sekarang membutuhkan banyak usaha. Sekeliling akan melihat dengan sedih atau kasihan, sehingga diri menjadi kecil. Ingin sekali cedera hilang namun terpaksa harus menerima.

*7. Trauma*

Trauma meninggalkan jejak dan dapat mengubah jalan hidup seseorang. Hal itu dapat merusak kemampuan seseorang untuk merasa aman, mempercayai orang lain, atau bergerak di dunia tanpa rasa takut. Ketika trauma kembali muncul, ruang dan waktu berhenti, dan seseorang menemukan dirinya terjebak dalam perasaan teror saat trauma itu terjadi. Teror itu mungkin kembali hidup di dalam diri yang tenang atau bisa membanjiri diri sendiri kapan saja.
;
Setiap manusia tidak akan terbebas dari rasa sakit yang sulit disembuhkan, karena akan selalu muncul dalam setiap kehidupan. Rasa sakit mungkin dapat mengingatkan bahwa setiap manusia itu rapuh, tetapi sekaligus mengingatkan bahwa hidup itu berharga. Inilah tiga cara untuk membantu mengatasi rasa sakit yang selalu bermunculan, yaitu:

*1. Mengubah rasa sakit menjadi sebuah misi*

Misalnya, seorang teman yang selamat dari kanker stadium empat menemukan makna baru dalam hidup ketika dia mulai menjadi sukarelawan di rumah sakit dan memberi konseling kepada keluarga dan pasien kanker. _“Jika saya dapat menawarkan harapan apa pun kepada mereka, saya berharga.”_ Seorang wanita yang mengalami pelecehan seksual menjadi sukarelawan untuk hotline bagi wanita muda yang mengalami krisis. Meskipun pada awalnya, dia berjuang, dia segera memberdayakannya _"Saya menemukan bahwa membantu orang lain tidak hanya memicu penyembuhan di dalam diri mereka, tetapi juga memicu kesembuhan dalam diri saya."_

*2. Buka hati dan temukan support system*

Isolasi diri merupakan musuh penyembuhan, jadi komunikasikanlah dengan orang lain terutama mereka yang pernah mengalami pengalaman serupa. Kelompok pendukung atau terapi kelompok adalah cara yang bagus dan aman untuk berlatih membuka hati dan membiarkan orang lain dekat. Doa dan meditasi juga akan membantu dalam menemukan makna dari rasa sakit.

*3. Terus berkembang*

Berduka atas luka yang dirasakan itu penting dan perlu, tetapi hal itu tidak harus mendominasi hidup. Jangan biarkan rasa sakit menguasai diri dengan bermain-main sebagai korban, akuilah jika memang sakit dan maju terus apa pun yang dirasakan. Jadilah orang tua yang baik bagi diri sendiri dengan mempraktikan perawatan diri serta memperluas saluran kreatif dan sosial. Meskipun rasa sakit itu mungkin tidak akan pernah hilang, namun dapat menurunkan kapasitasnya dengan menghormatinya, menerimanya, dan melanjutkan hidup. (Yulia Kendriya Putrialvita/M-2) 

Baca Juga

Screenshot Twitter NHK

Penampakan Meteor Hebohkan Media Sosial Jepang

👤Adiyanto 🕔Senin 30 November 2020, 20:02 WIB
Media lokal mengatakan bola api itu diyakini sebagai bolide, meteor yang sangat terang yang meledak di...
Behrouz MEHRI / AFP

Taman Hiburan Super Mario di Jepang Dibuka Februari Tahun Depan

👤Adiyanto 🕔Senin 30 November 2020, 17:00 WIB
Awalnya, taman ini direncanakan dibuka di Osaka pada Juli 2020 menjelang Olimpiade...
TANG CHHIN Sothy / AFP)

Kaavan, Gajah Paling Kesepian di Dunia ini tidak Lagi Sendirian

👤Adiyanto 🕔Senin 30 November 2020, 16:11 WIB
Kampanye penyelamatan gajah ini dilakukan melalui media sosial yang digagas penyanyi Amerika,...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya