Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA sudah dikenal sebagai salah satu produsen kopi terbaik di dunia. Meski begitu, masih banyak proses pengolahan khas lokal yang belum tergali.
Salah satunya ialah proses pengolahan kopi arabika dengan metode giling basah (wet-hulled) yang dilakukan para petani di dataran tinggi Gayo, Provinsi Aceh. Proses giling basah dimulai dari tahap mengeluarkan ceri atau biji dan kulit (parchment) kopi saat masih dalam keadaan basah. Tujuannya ialah untuk memberikan saluran udara agar masuk sehingga proses pengeringan menjadi semakin mudah.
Selanjutnya, petani akan menyimpan biji kopi selama 3 tahun dengan tujuan agar proses pelembaban hingga pengeringan biji kopi terjadi secara alami. Pengemasan untuk penyimpanan itu dilakukan dengan hati-hati. Tiap tiga bulan sekali petani akan membuka kemasan untuk mengecek kualitas pengeringan kopi.
Kopi dengan proses giling basah itulah yang kini dihadirkan oleh produsen kopi premium, Nespresso, lewat varian Master Origin Aged Sumatra. Dalam konferensi pers daring yang berlansung pada Kamis (8/10), Coffee Master Nespresso Indonesia, Febi Amelia mengungkapkan metode giling basah menghasilkan profil kopi yang khas dan unik.
Citarasa yang ditawarkan kepada para penikmat dari varian ini ialah sedikit pedas (spicy) dengan tekstur yang lembut. Ada juga perpaduan yang cukup kompleks antara cokelat dan karamel.
Selain menghadirkan Master Origin Aged Sumatra, kali ini Nespresso juga menghadirkan Master Origin Aged Indonesia. Produk yang satu ini juga masih arabika, hanya ia diambil dari gabungan para petani di Sumatra Utara dan Jawa Barat atau lebih tepatnya Bandung.
Marketing Manager Nespresso Indonesia, Bianca Febriani, menambahkan varian yang dirilis kali ini telah menjadi permanent range dari Nespresso Indonesia atau yang artinya akan selalu tersedia bagi para penikmat kopi. Keahlian para petani Nusantara dalam mengolah biji kopi ingin ditonjolkan lantaran hal ini merupakan suatu proses pengolahan yang patut dibanggakan.
Nespresso Sustainable Operations Project Mangager, Manu Jidal, menjelaskan, hingga saat ini, sudah ada 1.000 petani di Jawa Barat yang turut memproduksi kopi ini, sedangkan di Sumatra jumlahnya mencapai lebih dari 2.000 petani kopi.
“Dari program sustainable, yang paling penting ialah programnya berkelanjutan, kualitas dari produk yang dihasilkan, dari biji kopi hingga yang siap dikonsumsi pelanggan, dihasilkan dari para petani. Itu pesan yang paling penting,” pungkasnya. (Gas/M-1)
Pameran ini telah masuk dalam agenda belanja, bertukar informasi, meningkatkan keterampilan, hingga berkompetisi para pegiat industri makanan dan minuman hingga pehobi.
Penelitian terbaru mengungkap manfaat kopi yang jauh lebih luas, termasuk potensi sebagai agen antidiabetes.
Kafein dalam dosis tinggi dapat merangsang sistem saraf simpatis, yang berdampak pada meningkatnya detak jantung serta munculnya rasa gelisah
Program Desa Sejahtera Astra berhasil meningkatkan pendapatan petani kopi Garut dari Rp1,3 juta menjadi Rp3,7 juta per bulan serta menembus pasar ekspor.
Asosiasi Kopi Indonesia (ASKI) berpartisipasi dalam Japan International Food & Beverage Expo (JFEX) 2025 pada 3 - 5 Desember di Makuhari Messe, Tokyo, Jepang.
Meningkatnya konsumsi kopi dunia mendorong negara-negara produsen untuk semakin agresif memperkenalkan karakter kopi mereka ke pasar global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved