Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI covid-19 yang tejadi saat ini tak lantas menjadi penghalang bagi para musisi Indonesia untuk terus berkarya. Kondisi tersebut justru melahirkan beragam terobosan baru dalam bermusik, seperti hadirnya format pertunjukan virtual yang kemudian mulai diadaptasi selama masa pandemi ini.
Perhelatan Jazz Gunung, salah satunya. Salah satu pergelaran musik Jazz ikonik di Indonesia pun mengadaptasi format ini untuk menyapa para penggemar setianya, dengan mempersembahkan konser daring bertajuk 'Jazz Gunung Virtual Concert' pada Jumat Malam (25/9). Event ini berkolaborasi dengan Konser 7 Ruang dan Gerakan Pakai Masker.
Jazz Gunung Virtual Concert ini merupakan konser kemanusiaan. Dalam konser tersebut diadakan penggalangan dana yang seluruh hasilnya digunakan untuk mengampanyekan budaya sehat pada masa New Normal (tatanan baru) ini serta akan disumbangkan kepada para pelaku seni yang terdampak pandemi covid-19. Dari acara yag dihelat Jumat malam itu terkumpul dana sektar Rp74 juta rupiah.
Acara ini sekaligus menjadi konser pembuka 'Road to Jazz Gunung Series' yang akan diselenggarakan di empat destinasi wisata gunung di Indonesia yaitu Bromo, Ijen, Burangrang, dan Toba. Diva Jazz Syaharani, Andien Aisyah, serta Musisi Jazz Kawakan Indonesia Bintang Indrianto menjadi penampil utama dalam konser amal daring tersebut.
Konser yang kini memasuki umur keduabelasnya ini dibuka dengan sambutan dari Sigit Pramono dan Butet Kertaredjasa, selaku pendiri Jazz Gunung Indonesia. Dalam sambutannya, Sigit menceritakan tentang ide awal pagelaran Jazz Gunung pertama di Bromo yang dimaksudkan untuk mempromosikan destinasi wisata khususnya Gunung di Indonesia serta untuk mendorong geliat ekonomi kreatif dalam negeri yang sempat lesu pada awal tahun 2000-an.
"Kita juga punya pekerjaan rumah karena adanya pandemi ini. Sekarang ini semua destinasi wisata pasti terpuruk, kita pelan-pelan lagi melalui Jazz Gunung Series ini mencoba mengangkat dan mengembalikan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata di Indonesia," ungkap Sigit yang juga merupakan ketua dari Gerakan Pakai Masker.
"Terus terang konsep Jazz Gunung Series ini merupakan hasil ngobrol saya dengan mas Andy Noya tahun lalu ketika kita di Banyuwangi, saya diajak untuk membesarkan Jazz Gunung ini menjadi Jazz Gunung Series. Negeri kita ini kan punya 128 gunung, kita baru menggarap 4 gunung nih, masih banyak gunung yang bisa kita promosikan, karena gunung-gunung kita itu selalu indah," tukasnya.
(M-4)
Bagi Sajama Cut, konsistensi Recollecting adalah bentuk tanggung jawab untuk memberikan sorotan pada karya-karya yang sering kali luput dari arus utama.
Westlife tampil di Indonesia dalam konser bertajuk A Gala Evening, yang digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), BSD City, Selasa (10/2) malam.
Bad Bunny dijadwalkan menjadi artis pertama yang tampil sepenuhnya dalam bahasa Spanyol sepanjang sejarah Half Time Super Bowl.
Konser ini bagian rangkaian Gems World Tour 2026 yang menyambangi 21 kota dunia sebelum ditutup di Amsterdam, Belanda.
Di tengah konser Mayhem Ball di Tokyo, Lady Gaga sampaikan pidato emosional mengecam tindakan ICE terhadap imigran di Amerika Serikat dan menyerukan perdamaian.
Selama lebih dari tiga dekade berkiprah, Papa Roach dikenal sebagai band yang mampu mempertahankan relevansinya di tengah perubahan tren musik global.
Hari pertama DIGI Bandoeng Festive 2024 dihadiri lebih dari 1.200 penonton. Suguhan dari 4 stages itu diharapkan dapat terus mendorong majunya industri kreatif di Kota Bandung.
Acara itu akan diselengggarakan 21-22 Mei 2024 di The House Convention Hall, Pasir kaliki square, Kota Bandung.
Java Jazz Festival (JJF) 2024 akan menyelenggarakan pesta musik jazz ke-19 di JIEXpo Kemayoran, Jakarta, pada 24-26 Mei 2024.
JAKARTA International Java Jazz Festival resmi mengumumkan penyelenggaraan festival tahunan tersebut untuk edisi tahun 2024.
Mengusung tema 'Handarbeni Hangejazzi', Ngayogjazz ke-17 di Dusun Gancahan, Sleman, membuat ekonomi warga lokal Yogyakarta semakin menggeliat
Acara ini akan diselenggarakan pada 8-9 Juni 2023 di Entrance Park Kura Kura Bali, Jalan Kura Kura Bali Serangan, Denpasar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved