Senin 06 April 2020, 10:01 WIB

YouTube Pantau Video Konspirasi Palsu Teknologi 5G dan Covid-19

Adiyanto | Weekend
YouTube Pantau Video Konspirasi Palsu Teknologi 5G dan Covid-19

Lionel BONAVENTURE / AFP
Logo YouTube

YOUTUBE akan memantau konten soal konspirasi palsu terkait hubungan teknologi internet generasi kelima (5G) dan virus korona baru, COVID-19.

YouTube mengurangi jumlah video yang direkomendasikan kepada pengguna di platformnya yang menyebarkan informasi palsu soal 5G dan korona, bahkan mereka akan menghapus video yang melanggar kebijakan.

Namun YouTube seperti dilansir The Verge, masih mengizinkan konten bertema konspirasi tentang 5G lainnya yang tidak menyebut virus korona tetapi sebagai konten terbatas.

Setidaknya, tujuh menara seluler telah dibakar dalam satu pekan terakhir di Inggris -- di antaranya empat dalam 24 jam terakhir -- setelah teori konspirasi online secara tidak akurat mengklaim hubungan antara menara seluler dan pandemi virus korona. Salah satu menara yang terbakar bahkan bukan menara 5G.

Juru bicara YouTube mengatakan bahwa mereka telah memiliki kebijakan yang jelas untuk melarang video yang berisi hal yang tidak berdasar secara medis untuk mencegah virus korona

Dia menambahkan bahwa YouTube telah mulai mengurangi rekomendasi konten terbatas, seperti teori konspirasi terkait dengan 5G dan virus korona, yang memberi informasi yang salah kepada pengguna dengan cara yang berbahaya. (Ant/M-4)

Baca Juga

Jens Schlueter / AFP

Main Candy Crush Saat Rapat, Politikus Jerman ini Dikecam

👤Adiyanto 🕔Senin 25 Januari 2021, 21:47 WIB
Politisi partai sayap kiri itu mengaku beberapa orang rekannya juga bermain sudoku, catur, atau scrabble di ponsel...
dok.Submission

Submission Lantunkan Mars Pembuka Album Young Offender

👤adiyanto 🕔Senin 25 Januari 2021, 20:09 WIB
Band yang turut meramaikan album ini antara lain, Toilet Sound, Treasure Hiding, Parklife, serta Cliffton J Rompies atau dikenal dengan...
Kiri: Luna; Kanan: Lupo

Pangeran William dan Kate Middleton Diam-Diam Lakukan Adopsi

👤Irana 🕔Senin 25 Januari 2021, 19:35 WIB
Lupo bergabung dengan keluarga Duke dan Duchess of Cambridge sejak 2011, sebelum kemudian meninggal pada November...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya