Headline
Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.
Kumpulan Berita DPR RI
BEBERAPA jenis produk fermentasi kedelai, seperti tempe, kecap, miso, dan natto banyak dijadikan menu konsumsi yang lazim di negara-negara Asia, termasuk Indonesia dan Jepang. Tidak hanya lezat, penelitian baru-baru ini menyebut bahwa mengonsumsi produk fermentasi kedelai juga baik untuk kesehatan.
Hasil penelitian baru-baru ini mengungkapkan bahwa mengonsumsi produk fermentasi kedelai secara teratur dapat menurunkan risiko kematian dini atau dengan kata lain membuat umur lebih panjang.
Seperti dikutip Metro.co.uk, penelitian itu dilakukan dengan menganalisa kebiasaan makan dan hasil kesehatan lebih dari 90 ribu orang Jepang berusia antara 45 hingga 74 tahun di sebelas area pusat kesehatan masyarakat di negara itu dalam kurun waktu 15 tahun.
Hasilnya, pria yang mengonsumsi setidaknya 50,2 gram produk fermentasi kedelai dan perempuan yang mengonsumsi setidaknya 46,6 gram produk fermentasi kedelai per hari, memiliki kecenderungan lebih rendah 10% untuk meninggal dalam 14 tahun ke depan dari penyebab penyakit apapun.
Temuan yang dipublikasikan dalam British Medical Journal itu juga menunjukkan bahwa pria dan perempuan yang mengonsumsi natto (kacang kedelai yang difermentasi dengan Bacillus subtilis), lebih kecil kemungkinannya meninggal karena penyakit jantung.
Namun, tidak ditemukan hubungan antara konsumsi produk fermentasi kedelai dengan menurunnya risiko kematian akibat penyakit kanker. Hasil tersebut juga tidak berlaku bagi konsumsi produk kedelai yang belum melalui proses fermentasi, seperti tahu dan susu kedelai.
Selain sebagai sumber protein nabati, kedelai yang telah melalui proses fermentasi juga diklaim membuatnya lebih mudah dicerna tubuh, lebih kaya serat, kalium, dan komponen bioaktif daripada produk kedelai non-fermentasi. Faktor tersebut lah yang ditengarai terkait dengan hasil penelitian. (M-4)
Nutrisi seperti vitamin C, vitamin E, antioksidan, dan asam lemak sehat berperan penting dalam mendukung fungsi imun agar tubuh lebih tahan terhadap virus dan bakteri penyebab flu.
Orang tua disarankan lebih cermat menyiasati pemenuhan gizi anak di rumah, terutama bagi anak yang lebih menyukai susu dibandingkan makanan utama.
Makanan sehat dan sederhana seperti pisang, oatmeal, ikan, dan sayuran hijau terbukti membantu meredakan stres secara alami dan menenangkan pikiran.
Terdapat lima makanan sehat yang dapat melawan stres.
Berbagai makanan kaya serat dan antioksidan dapat membantu menurunkan risiko kanker, bila dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehat.
Ubi jalar tetap bermanfaat bagi penderita diabetes jika dikonsumsi dengan porsi tepat dan cara pengolahan yang sesuai. Simak penjelasan gizinya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved