Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SUKSES dengan pementasan 'Mahabarata: Asmara Raja Dewa, November tahun lalu, Teater Koma bersama Bakti Budaya Djarum Foundation siap mementaskan lakon 'Goro-Goro: Mahabarata 2'. Lakon ini menjadi produksi Teater Koma ke-158 dan akan berlangsung di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki mulai 25 Juli hingga 4 Agustus mendatang.
'Goro-Goro: Mahabarata 2 berkisah tentang Semar dan Togog yang diutus dari khayangan untuk turun ke Marcapada (dunia) dan mengabdi pada raja-raja di sana. Semar menjadi kawan para ksatria pembela kebenaran, sekaligus mengabdi kepada Raja Medangkamulyan, Prabu Srimahapunggung. Sementara Togog menabdi kepada para raksasa pembuat onar yang dipimpin Raja Raksasa di Kerajaan Sonyataka, Prabu Bukbangkalan.
Menurut Penulis Naskah dan Sutradara 'Goro-Goro: Mahabarata 2', Nano Riantiarno, kisah yang diangkat Teater Koma kali ini akan mengajak penonton untuk membayangkan dan memikirkan seperti apa pemimpin yang mereka inginkan.
"Pemimpin yang mencintai perdamaian demi kenyamanan dan kemakmuran bersama atau justru yang mencintai pertikaian demi meraih kekuasaam tertinggi," imbuhnya, dalam konferensi pers pementasan 'Goro-Goro: Mahabarata 2', di Kampus III Universitas Tarumanagara, Pasar Minggu, Jakarta, Rabu (17/7).
Tak hanya menyasar penikmat seni yang selama ini telah mengikuti berbagai pementasan yang digelar Teater Koma, pada kesempatan ini Bakti Budaya Djarum Foundation berharap agar pementasan dapat diterima oleh siapa saja, khususnya generasi milenial.
"Semoga kelanjutan kisah klasik dari Indonesia yang dikemas secara modern oleh Teater Koman ini dapat menginspirasi dan mengedukasi penikmat seni terutama generasi muda agar semakin memaknai ajaran luhur yang tersirat dalam kisah-kisah pewayangan," tutur Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation, Renitasari Adrian.
Tiket pementasan ini dapat dibeli melalui laman daring Teater Koma, www.teaterkoma.org, atau GO-TIX.id. Dalam pelaksanannya, pementasan ini didukung sejumlah aktor kawakam seperti Slamet Rahardjo, Idries Pulungan, Budi Ros, dan Ratna Riantiarno. Pementasan dibuka setiap hari pada pukul 19.30 WIB, kecuali pada Minggu, 28 Juli dan 4 Agustus yaitu pada pukul 13.30 WIB. (M-1)
YOON Suk-hwa, tokoh besar dalam kancah teater modern Korea, meninggal dunia pada Selasa pagi di usia 69 tahun setelah berjuang melawan tumor otak. Ia mengembuskan napas terakhir di Seoul
Anak-anak itu tampil percaya diri, berani, dan menyebarkan semangat positif melalui penampilan mereka yang dihiasi senyuman di atas panggung Red Nose
Bagi Slank, pementasan ini bukan hanya bentuk refleksi, tetapi pengingat perjalanan panjang yang tidak mudah.
Festival Teater Indonesia (FTI) hadir sebagai titik pertemuan lintas kota serta ruang berekspresi bagi ekosistem teater tanah air.
Resital Kelas Akting Titimangsa 2025 menghadirkan empat pertunjukan yang semuanya bersifat absurd namun dengan ciri absurd yang berbeda.
Festival Teater Indonesia (FTI) digagas oleh founder Titimangsa Happy Salma dan Direktur Titimangsa Pradetya Novitri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved