Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
SUARA meriahnya tepuk tangan, sorak gembira, hingga gelak tawa mewarnai wajah puluhan anak yang berada di Tebet Eco Park, Jakarta Selatan. Beberapa di antara anak-anak itu tampil di atas panggung dengan beragam penampilan menarik. Ada yang membawakan tari tradisional campuran, dance, akrobatik, sirkus sosial dan masih banyak lagi.
Anak-anak itu tampil percaya diri, berani, dan menyebarkan semangat positif melalui penampilan mereka yang dihiasi senyuman di atas panggung. Puluhan anak-anak tersebut berkumpul di Tebet Eco Park, Jakarta Selatan, Sabtu (13/12) dalam rangka merayakan 17 tahun perjalanan Red Nose Foundation (RNF).
Acara bertajuk Piknik 17th Bersama RNF: Berani Raih Semangat Mimpi Anak ini menghadirkan rangkaian acara menarik mulai dari penampilan dari adik-adik yang tergabung di Red Nose Foundation seperti penampilan menari, teater, dan lain-lainnya, lalu ada gelar wicara, webinar dengan psikolog yang diikuti oleh orangtua dan para anak-anak yang tergabung di Red Nose Foundation.
"Hari ini kita merayakan 17 tahun Red Nose Foundation. Kami berdiri membantu anak meraih mimpi mereka," ungkap Rima Permata Sari, Executive Director Red Nose Foundation, saat ditemui Media Indonesia di acara tersebut.
Acara ini tidak hanya diikuti oleh anak-anak yang tergabung di Red Nose Foundation saja, melainkan juga diikuti oleh para orangtua, guru, komunitas, mitra, dan donatur.
Panggung di acara ini dihiasi dengan penampilan luar biasa dari anak-anak Red Nose Foundation. "Harapannya adik-adik apa yang telah diajarkan di kelas Red Nose bisa ditunjukkan di sini. Mereka bisa menunjukkan kepercayaan diri mereka dan keberanian mereka," ucap Rima.
Rima menambahkan perjalanan panjang 17 tahun RNF tentu hadir dari dukungan banyak pihak. Banyak pencapaian yang telah didapatkan RNF selama perjalanan 17 tahun. "Banyak capaian yang telah dapatkan di antaranya menghadirkan kembali kelas untuk pemuda dan kelas untuk orangtua. Lalu, (program) ke luar negeri Alhamdulillah tahun ini mengirimkan 8 adik-adik ke Chicago," tambah Rima.
Dalam kesempatan yang sama, Rizky Hamid, Kepala Sudin PPAPP (Suku Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk) Kota Jakarta Selatan turut hadir. Rizky menyampaikan bahwa orangtua sebaiknya mengarahkan anak-anak untuk bisa menggapai mimpinya.
"Ada dua cara agar anak bisa sukses. Pertama kasih dia mimpi. Kedua, kasih dia visualisasi. Misalnya dia ingin jadi polwan, orangtua beri tahu polwan ngapain aja kerjanya. Pengen jadi atlet basket, ajak anak dateng ke kompetisi basket untuk melihat langsung," tuturnya.
Sementara itu, Dody Taruna Dwiputra, Kepala Bidang Perlindungan Anak, Dinas PPAPP Provinsi DKI Jakarta berharap orangtua juga sebaiknya membatasi penggunaan gawai pada anak.
Selain itu, orangtua bisa mengarahkan anak untuk lebih banyak bermain bersama teman-temannya ketimbang menggunakan gawai secara berlebihan. Seperti yang diketahui bahwa penggunaan gawai berlebihan pada anak akan berdampak buruk pada kesehatan hingga prestasi anak.
Sebagai informasi, Red Nose Foundation (RNF) merupakan organisasi nirlaba yang bertujuan meningkatkan kualitas individu melalui seni dan pendidikan bagi anak-anak serta generasi muda yang hidup di lingkungan kurang beruntung. Didirikan pada 2008, RNF berkomitmen untuk membantu anak-anak membangun dan meraih mimpi mereka.
RNF memiliki visi mendukung anak-anak agar tumbuh menjadi pribadi yang memiliki tujuan hidup, dibekali keterampilan dan kemampuan untuk mencapainya, sehingga dapat menjadi kontributor positif bagi masyarakat.
Tahun 2025 menjadi tahun yang penuh dengan pertumbuhan dan perkembangan menarik bagi RNF. Yayasan ini telah memperluas dampaknya ke Konawe Utara dan merencanakan program-program baru di Sulawesi Selatan.
Salah satu sorotan utama adalah kembalinya RNF ke Chicago, yang menjadi kunjungan pertama sejak tahun 2018. Sebelum keberangkatan, 8 siswa RNF tampil di at America dengan gelar wicara bersama Permata Bank sebagai bentuk dukungan kepada para siswa penerima beasiswa Permata Hati dari Permata Bank. Lalu, para siswa berkumpul bersama di CircEsteem (organisasi sirkus sosial asal AS) untuk melakukan sejumlah kegiatan menarik.
Pada 2025, RNF mendapatkan penghargaan apresiasi sebagai mitra dukungan pelaksanaan program prioritas bidang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah dari Kemendikdasmen yang diberikan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Gogot Suharwoto. (Nas/M-3)
Mahkamah Agung AS menolak otorisasi Presiden Donald Trump untuk mengerahkan Garda Nasional guna melindungi agen ICE di Chicago.
Aktris Tara Reid melaporkan dugaan insiden yang membuatnya tak sadarkan diri setelah minum dengan seorang pria di hotel dekat Chicago.
Aktris Tara Reid dilarikan ke rumah sakit dari sebuah hotel di Chicago. Ia menduga minumannya telah dirusak dan kini tengah memulihkan diri serta meminta privasi.
Ketegangan antara Presiden Donald Trump dan pemimpin Demokrat memuncak setelah pengiriman Garda Nasional ke Chicago dan Portland.
Gelombang pasukan Garda Nasional Texas tiba di Chicago, menandai eskalasi tindakan keras imigrasi dari pemerintahan Trump.
Pelaksanaan TKA SD dan SMP tahun 2026 diawali dengan pendaftaran peserta 19 Januari hingga 28 Februari 2026,
Peran warga sekolah, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan murid, sangat strategis dalam memastikan sekolah aman dan nyaman.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengatakan masih ada siswa korban bencana banjir Aceh yang belajar di tenda pengungsian.
Pemerintah pusat menargetkan pembangunan dan perbaikan (revitalisasi) sekolah sebanyak 71 ribu satuan pendidikan pada 2026.
Pelaksanaan revitalisasi tahun 2025 dilakukan dengan sistem swakelola, dengan total progres 95 persen terselesaikan dari total 16.171 penerima manfaat program.
Kemendikdasmen resmi menerbitkan Surat Edaran Nomor 1/2026 tentang Penyelenggaraan Pembelajaran pada Satuan Pendidikan Terdampak Bencana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved