Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
Bulan puasa menjadi momentum kebersamaan dengan keluarga. Bila belum menentukan lokasi untuk berbuka, coba datang ke Hotel Salak The Heritage di Jalan Juanda, Kota Bogor.
Di Hotel yang terletak di depan Istana Bogor itu, beragam sajian Timur Tengah menjadi unggulan. Semua diracik langsung Untung Pribadi, chef andalan hotel bintang lima itu. Ragam hidangan yang bisa dicicipi antara lain nasi briyani, nasi mandi, nasi kebuli, roti cane dan roti jala.
Mungkin sepintas tampilan nasi briyani mirip dengan yang disajikan secara umum. Namun dari rasa berbeda. Menurut Chef Untung perbedaan itu dari penggunaan yogurt.
"Untuk nasi briyani, kita pakai yogurt sehingga taste-nya lebih agak lengket. Tapi untuk nasi mandhi dan kebuli itu sama. Beda dikondimennya saja," terangnya.
"Dipilih ini karena banyak peminat. Awalnya kita coba cuma satu nasi kebuli. Antusias pengunjung baik, tahun ini kita tampilkan dua hidangan lagi," imbuhnya.
Nah, untuk menambah lebih nikmat makan nasi briyani, Chef Untung menyarankan untuk meminum air putih. "Kalau pakai air lain rasanya akan berbeda," ujar pria yang sudah menjadi chef selama 25 tahun, termasuk bekerja di Riyad, Dubai, dan Singapura.
Ingin mengetahui rasa nasi tersebut, semua bisa dinikmati dalam paket buka puasa. Menurut General Manager Hotel Salak The Heritage, Cindy H Posumah paket Ramadhan Rahmatan Buffet ini bisa dinikmati selama satu bulan.
"Agar dapat memenuhi keinginan tamu hotel, baik yang sedang menyelenggarakan pertemuan maupun FIT (Free Individual Traveller). Ini paket "All-you-can-eat" dengan free takjil. Harga mulai dari Rp 100 ribu/nett sampai dengan Rp150 ribu/nett per orang," jelasnya.
Memang di bulan ini ditonjolkan menu Timur Tengah, tapi tidak melupakan hidangan khas pasundan. Seperti mi golosor/mi geleser turut meramaikan pilihan berbuka anda. Selain ada nasi liwet, ada asinan bogor, manisan pala, aneka macam hidangan utama, pudding, dan puluhan jenis takjil.
"Yang pasti akan membuat suasana buka puasa bersama keluarga, rekan, dan sahabat menjadi lebih menyenangkan juga hangat," pungkas Cindy. (M-3)
Baca juga : Cafe Roti Bakar Energi Doa
Jumlah tersebut turun 24% dibandingkan jumlah uang tunai yang disiapkan pada musim lebaran tahun sebelumnya.
"Tabayyun merupakan cara berpikir yang mengedepankan kehatian-hatian dalam menyikapi informasi, situasi dan problem yang dialami umat Islam pada khususnya."
Untuk mengobati rasa rindu dengan suasana Lebaran di Tanah Air, KBRI Singapura juga menyiapkan makanan berupa ketupat sayur.
Sebagian besar pengunjung Monas juga menantikan pagelaran Air Mancur Menari yang akan ditampilkan pukul 20.00 WIB dan 21.00 WIB.
MASYARAKAT diimbau menjaga pola makan dan minum saat merayakan Lebaran bersama keluarga agar kondisi kesehatan tetap stabil.
Tema Ramadan sebagai bulan kemanusiaan dipilih untuk menegaskan bahwa Ramadan tidak hanya dimaknai sebagai momentum ibadah personal, tetapi juga penguatan kepedulian sosial.
Sampah organik rumah tangga didominasi oleh sampah dapur dan sisa makanan saat berbuka puasa maupun sahur
MENJELANG Hari Raya Idul Fitri, pusat perbelanjaan mulai menghadirkan berbagai program tematik untuk menarik pengunjung sekaligus memfasilitasi kebutuhan masyarakat selama Ramadan.
Momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai ruang untuk memperkuat solidaritas sosial sekaligus kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.
Menko Muhaimin menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kolaborasi nasional dalam penanggulangan kemiskinan.
Indonesia memiliki modal sosial yang kuat berupa tradisi gotong royong dan solidaritas yang telah menjadi identitas bangsa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved