Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Menjadi perempuan dalam konservasi lingkungan bukan perkara mudah. Seperti yang dialami Farwiza Fathan dari Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh (HAKA). Dalam upayanya mengkonservasi lingkungan berisi gajah dan badak beragam caci maki dari kaum pria kerap ia dapatkan.
"Awalnya saya perempuan sendiri di HAKA, lainnya laki-laki. Lalu adik perempuan saya bergabung, dan sekarang ada staf administrasi juga seorang perempuan,"tutur Ferwiza saat diakusi Perempuan Melawan di Galeri Salihara, kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (24/4).
Farwiza mengaku kerja konservasi karena isu lingkungan sangat penting bagi perempuan. Kerja konservasi membutuhkan semua orang, baik laki-laki maupun perempuan dengan latarbelakang yang berbeda-beda. Sebab separuh penghuni bumi adalah kaum perempuan, jadi harus ambil bagian menjaga lingkungan.
"Seringkali saat diskusi lingkungan, perempuan tidak diajak. Padahal kita semua menginginkan air yang bersih. Perjuangan melindungi tanah, air, dan udara, jangan diserahkan pada laki-laki saja. Perempuan juga harus ambil bagian,"cetus Ferwiza.
Ia menceritakan, banyak hal seru yang dialami saat kerja di konservasi. Semula ia membayangkan kerja konservasi akan membuatnya lebih banyak menyelam, diving, mendaki, dan berbagai aktivitas di alam. Tetapi kerja konservasi justru membawanya ke banyak ruang sidang dan ruang rapat.
"Pernah kasus melawan perusahaan sawit. Pemerintah kirim tim untuk investigasi, di tim itu hanya ada dua perempuan yang satu pro perusahaan sawit. Hanya saya yang tidak, jadi sering di-bully. Saya tidak mau ikut menandatangani laporan. Lalu di ruang sidang saya menghadapi bully dan caci maki dari banyak kaum pria. Hal ini sering dihadapi saat kerja konservasi," katanya. (M-3)
Baca juga : Deretan Aktivis Muda Lingkungan, dari Indonesia pun Ada
DI setiap situasi konflik dan bencana, perempuan kini dipersepsikan dominan sebagai aktivis pendorong keadilan dan pembela hak asasi manusia di Indonesia.
Sofiani Temba Kanggu, 46, warga Desa Mondu, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilaporkan hilang saat beraktivitas di Sungai Mondu pada Minggu (22/2).
Perjuangan untuk Palestina tidak hanya dilakukan melalui bantuan materi, tetapi juga melalui doa, edukasi, dan penyadaran masyarakat.
Amazon bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI) kembali menggelar program Amazon Girls’ Tech Day untuk menginspirasi dan mempersiapkan generasi perempuan menghadapi masa depan.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan, butuh upaya kolektif setiap anak bangsa untuk meningkatkan peran aktif perempuan di bidang politik.
Gapki menggelar pertemuan 140 pemangku kepentingan di Palu untuk mendorong perlindungan pekerja perempuan dan penguatan prinsip kesetaraan gender di sektor sawit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved