Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
SAAT itu, usianya baru menginjak 21 tahun dan masih menempuh pendidikan di fakultas kedokteran di negara asalnya, Amerika Serikat.
Ia datang melakukan riset pada orang utan. Seketika itu, ia pun langsung jatuh cinta pada orang utan, juga kepada lanskap alam di Taman Nasional Gunung Palung (TNGP), Kabupaten Kayong Utara dan Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Selain itu, ia juga merasa nyaman bersama masyarakat di sekitar taman nasional. Selama di sana, ia jadi benci bunyi gergaji mesin.
“Setelah itu saya kenal banyak orang yang menebang pohon, saya baru mengerti, mereka berada di posisi yang tidak mungkin, harus memilih antara kesehatan keluarga dan tebang pohon? Mereka tahu, menjaga hutan akan lebih bagus untuk masa depan, tetapi mereka tidak ada pilihan. Bahkan, saya kenal satu orang yang tebang 60 pohon untuk membayarcecar,” cerita Kinari Webb, pendiri Alam Sehat Lestari (Asri), lembaga nonpemerintah yang bergerak di bidang lingkungan, ketika diskusi Hari Hutan Internasional, di At America, Jakarta, Kamis (21/3).
Berkaca pada kondisi maju kena mundur kena itu, Kinari pun memutuskan melakukan pendekatan terhadap masyarakat yang tinggal di sekitar taman nasional. Ia bertanya, apa yang dibutuhkan masyarakat agar mau berhenti menebang pohon. Dari sekitar 60 ribu penduduk dan 400 jam sesi tanya jawab, Kinari akhirnya mengetahui kebutuhan mereka.
“Mereka bilang, butuh layanan kesehatan, tanpa itu tidak mungkin berhenti, dan ingin pelatihan pertanian organik. Mereka ingin dilatih untuk keterampilan mata pencarian lain,” tambah Kinari.
Seperti bocah bernama Nur, kata Kinari, yang menderita kudis. Sebenarnya biaya berobatnya hanya Rp40 ribu, tetapi keluarganya harus keluar Rp5 juta karena akses kesehatan jauh dari dusun-dusun di sekitar taman nasional. Ditambah lagi salah diagnosis memperparah penyakitnya.
Keinginan masyarakat itu pun akhirnya terjawab dengan program klinik berjalan pada 2017. Menurut Manajer Program Konservasi Asri , Mahardika Putra Purba, sejak 2017 sudah ada 82 ribu kunjungan pasien ke klinik yang diinisiasi Asri. Masyarakat membayar dengan bibit atau pupuk kompos. Kini sudah 17 ribu lebih bibit yang diterima Asri. Dari laporan ini, juga dipaparkan hutan primer lebih stabil dan sekitar 21 ribu hektare kawasan hutan tumbuh kembali.
Menghentikan penebang individu
Selain klinik, lembaga swadaya yang=aktif sejak 2007 ini melakukan pencegahan penebangan pohon secara individu dengan membeli gergaji mesin milik masyarakat. Jadi, gergaji mesin dibeli LSM dan pemilik gergaji bisa menggunakan dana tersebut untuk membuka usaha.
“Total ada Rp10 juta, Rp4 juta itu sebagai harga chainsaw, dan Rp6 juta ini sebagai intensif dana untuk modal mereka pencarian baru," jelas Mahardika.
Program yang dinamai Chainsaw Buyback ini baru berjalan setahun, tapi sudah menjaring 45 orang dari 150 penebang. “Dalam program itu, Asri bekerja meningkatkan reforestasi, dan menurunkan deforestastasi, bagaimana bekerja sama dengan penebang yang masih tersisa 150 individu di sekitar Taman Nasional Gunung Palung. Bagaimana agar mereka punya pilihan lain, menggantikan chainsaw dengan modal usaha. Bisa jadi pedagang warung, kembali jadi nelayan, menjual es tebu, atau barber shop. Kami juga lakukan pendampingan tiap bulan, kami usahakan mendukung dengan yang mereka lakukan dari sisi pasar juga,” ungkap Direktur Eksekutif Asri, Nur Febriani.
Baginya, yang terpenting ialah memanusiakan para penebang. Sistem intensif dana pinjaman usaha itu juga diberlakukan sebagai utang tanpa bunga agar para mantan penebang mau berfokus dan serius menjalani profesi baru mereka.
“Yang paling penting ialah memanusiakan penebang hutan karena mereka menebang bukan untuk kaya, melainkan karena tidak ada pilihan lain.” (M-3)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan rencana pembangunan PLTSa di Sunter, Rorotan, Bantargebang, dan Jakarta Barat.
sudah ada inovasi dalam mengatasi masalah sampah dalam skala rumah tangga hingga satu desa.
Kemenag memperkenalkan konsep ekoteologi dan peran agama sebagai sumber harmoni sosial
Analisis mendalam dampak penaburan Kapur Tohor (CaO) dalam modifikasi cuaca. Pelajari efek eksotermik, risiko alkalinitas, dan manfaat mitigasi bencana.
Ekoteologi tidak boleh berhenti sebagai wacana, tetapi harus menjadi perilaku nyata umat dalam kehidupan sehari-hari.
Industri kelapa sawit terus dipandang sebagai salah satu sektor strategis perekonomian nasional,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved