Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
Jika Anda sering dianggap aneh oleh orang sekitar Anda karena memiliki kebiasaan mengobrol dengan hewan peliharaan Anda, maka Anda bisa bernafas lega. Pasalnya kebiasaan itu bukan tanda-tanda gangguan jiwa. Para ilmuan mengklaim berbicara dengan hewan peliharaan sebenarnya adalah pertanda Anda tergolong orang yang cerdas.
Sebagaimana dikutip Media Indonesia dari Brightside, Kamis (4/4) dijelaskan hewan peliharaan adalah sahabat terbaik manusia. Pasalnya dia selalu berada di sekitar kita dan selalu memberikan dukungan dan bantuan yang diperlukan. Oleh karena itu, kita sebagai pemelihara terkadang mencurahkan perasaan dan pikiran kita kepada hewan peliharaan di rumah. Meskipun hewan tersebut belum tentu paham apa yang kita bicarakan.
Para ilmuan menyebut fenomena ini dengan istilah antropomorfisme. Kebiasaan ini merupakan sebuah kecenderungan yang berkaitan dengan emosi antara manusia dan benda-benda non manusia yang berdasarkan pada kecerdasan dan kreativitas bukan kebodohan.
"Ini sebenarnya merupakan produk alami dari kecenderungan yang membuat manusia unik sekaligus cerdas di planet ini," klaim Nicholas Epley, salah satu ilmuwan.
Jika diteliti lebih lanjut sebenarnya bakat mengobrol dengan benda non manusia sudah terjadi sejak manusia masih kanak-kanak. Saat masih kecil, anak-anak kadang berbicara dengan mainan mereka, entah itu boneka atau mobil-mobilan, bahkan mengajak mainan tersebut untuk tidur bersama. Para orangtua pun tidak komplain dengan kebiasan anak-anak ini karena dianggap sebagai salah satu sarana belajar berkomunikasi dan persahabatan.
Seiring bertambah dewasa sifat-sifat tersebut mulai ditinggalkan, karena stigma yang ada di masyarakat. Sehingga saat melihat orang dewasa berbicara dengan benda-benda non manusia maka dianggap sebagai sifat kekanak-kanakan, bahkan dianggap gila.
Meskipun begitu, tidak ada perbedaan antara berbicara dengan benda mati dan hewan peliharaan. Jika Anda memiliki kebiasaan tersebut maka tidak perlu khawatir karena Anda tergolong orang yang cerdas. Kebiasaan Anda memberi tahu hewan peliharaan tentang hari Anda sebenarnya adalah hal yang wajar dan normal dan itu artinya otak Anda berfungsi dengan baik.
Jadi, jika Anda sedang berjalan-jalan bersama hewan peliharaan dan mengobrol dengan mereka lalu mendapat tatapan aneh dari orang sekitar, jangan khawatir karena orang-orang itu hanya iri akan kecerdasan otak besar yang Anda miliki. (M-3)
Baca juga : Hidup Sehat dan Bahagia dengan Berjeda
LIMA mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) berhasil meraih prestasi gemilang di panggung dunia.
Penelitian ini menawarkan rekomendasi yang dinilai dapat memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi tantangan keamanan regional.
Para ilmuan menemukan bahwa bagian otak yang awalnya dianggap hanya memproses penglihatan ternyata dapat memicu gema sensasi sentuhan.
Resiliensi petani merupakan syarat penting jika pengelolaan usaha kelapa di provinsi tersebut ingin berkelanjutan.
Hasil penelitian menemukan persoalan kental manis bukan hanya perihal ekonomi, tetapi juga regulasi yang terlalu longgar.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menilai Kitab Fikih Zakat karya Dr. Nawawi Yahya Abdul Razak Majene sangat relevan bagi pengelolaan zakat di era modern.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved