Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Yakin Menu Sehat Anda Sudah Menyehatkan?

Galih Agus Saputra
30/3/2019 13:35
Yakin Menu Sehat Anda Sudah Menyehatkan?
Jangan konsumsi kulit dan daging salmon yang gelap.(Dok.AFP)

Selama ini, anda mungkin telah mengkonsumsi makanan dan minuman sehat. Tetapi, tahukah anda cara menyimpan bahan makanan itu guna menjaga kualitas kesehatan? Ternyata masih banyak yang belum tahu.

Dalam studi terbaru dijelaskan minuman teh atau kopi yang benar-benar panas dapat menggandakan ririko terkena kanker. Pasalnya air mendidih mengiritasi lapisan mulut dan tenggorokan. Para ilmuan percaya air mendidih dapat memicu tumor di kerongkongan (Esofagus). Makanan sehat bila diolah dengan tidak tepat akan memiliki efek negatif.

Ahli gizi Amanda Ursell seperti dilansir The Sun mengatakan, makanan sehat dapat memiliki jebakannya. "Tetapi jika anda mengikuti beberapa pedoman sederhana, anda bisa mendapatkan semua nutrisi yang anda butuhkan tanpa merusak kesehatan," imbuh Amanda.

Berikut delapan kebiasaan cara makan yang berdampak buruk bagi kesehatan.

1. Konsumsi kulit dan daging salmon berwarna gelap

Ikan berminyak seperti salmon pada umumnya memberi anda omega 3 untuk meningkatkan kesehatan jantung, rambut, dan kulit. Tetapi, anda juga perlu memperhatikan bagian mana yang boleh dimakan. Ikan sebenarnya dapat mengandung polutan seperti dioksin penyebab kanker. Pasalnya mereka berenang di laut juga memakan Poliklorinasi Bifenil, yaitu semacam senyawa kimia mengadung klorin. Oleh karena itu, ketika memakan salmon usahakan mengonsumsi daging yang berwarna merah muda saja dan hindari kulit atau daging ikan berwarna gelap.

2. Kupas Kulit

Apakah anda selalu mengupas kulit wortel dan kentang? Kebiasaan itu harus dihentikan mulai sekarang. Wortel mengemas 45% pigmen antioksidan dan betakaroten di dalam kulitnya. Pigmen berwarna oranye itu terkumpul di balik kulit wortel, yang selama ini membantu kita mencegah kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari. Selain itu, bagian kulit wortel juga mengandung vitamin C dan B, yang sangat diperlukan untuk menjaga sistem kekebalan tubuh dan kesehatan saraf.
Sementara itu, para ilmuwan di University of California, Berkeley, mengatakan setiap gram kulit kentang memiliki lebih banyak serat, zat besi, kalium dan vitamin B daripada bagian dalam. Tidak hanya itu, mereka juga mengatakan bahwa buah seperti apel, jeruk, kentang, terong, dan bahkan semangka juga harus dimakan dengan kulitnya untuk mendapatkan manfaat maksimal karena sepertiga serat dari buah dan sayuran itu dapat terdapat di dalam kulitnya.

3. Langsung sikat gigi

Apakah anda biasa menyikat gigi setelah makan malam? Apalagi dalam makan malam anda terdapat menu buah, seperti jeruk, beri, dan kiwi? Anda harus hentikan kebiasaan itu karena buah-buahan itu memiliki enamel yang melekat pada gigi saat dikonsumsi. Jika anda langsung menyikat gigi maka lapisan luar gigi anda akan turut mengelupas bersama enamel. Sebaiknya, anda berkumur dahulu setelah makan dan tunggu setengah jam sebelum sikat gigi.

4. Menutup dengan teh

Jika anda suka sarapan, terlebih lagi mengonsumsi telur, roti, atau sereal di pagi hari. Sebaiknya jangan diakhiri dengan minum teh. Tanin yang memberi warna kuning-kecoklatan pada teh dapat mengikat zat besi yang anda peroleh dari asupan makanan. Zat besi yang anda terima dalam tubuh akan berkurang jika larut bersama teh.

5. Mengonsumsi roti panggang terlalu matang

Setiap orang pasti memiliki preferensi kadar kematangan roti panggangnya. Jika anda lebih suka roti panggang yang sangat matang (well done) itu bisa berbahaya. Roti panggang terlalu matang mengandung akrilamida yang sangat tinggi. Terlalu banyak mengonsumsi akrilamida dapat mengganggu kesehatan anda karena dapat menyebabkan kanker.

6. Menggunakan minyak yang terlalu panas

Diet Mediterania sering dipuji sebagai salah satu cara yang paling sehat. Diet ini termasuk banyak menggunakan minyak zaitun. Dalam diet ini, orang-orang biasa memulai harinya dengan meminum seperempat cangkir minyak zaitun extra virgin, karena dianggap dapat meningkatkan rasa kenyang yang lebih lama, sekaligus baik kulit.
Cara ini sebenarnya memberi lemak tak jenuh tunggal yang baik, vitamin E, dan nutrisi super antiinflamasi yang bekerja dengan cara yang mirip dengan ibruprofen. Tetapi perlu diingat memanaskan minyak apa pun pada suhu tinggi dapat menyebabkan perubahan yang dapat berakibat buruk bagi kesehatan. Jadi coba menghindari siraman minyak panas dalam masakan atau sayuran untuk membantu menjaga antioksidan dalam tubuh.

7. Mengonsumsi pisang yang terlalu matang

Kebanyakan orang sering mencari buah yang matang di supermarket. Tetapi, pisang hijau sebenarnya lebih baik karena memiliki indeks glikemiknya rendah. Indeks glikemik adalah angka yang menunjukan potensi meningkatnya gula darah yang diperoleh dari karbohidrat. Meningkatnya gula darah setelah makan memperlambat proses penerimaan suplai energi dalam tubuh, bahkan membutuhkan waktu berjam-jam setelah menyantap makanan. Dapat dikatakan semakin tinggi kematangan pisang,  semakin besar lonjakan gula darah anda, dan semakin banyak insulin yang dibutuhkan tubuh anda untuk mengatasinya.

Baca juga : Ini Dia 6 Camilan yang Gak Buat Gemuk!

8. Menambahkan buah dalam smoothies

Barangkali, orang-orang sering mengira jus adalah smoothies. Padahal dua minuman ini sangat berbeda dari cara pembuatannya. Jus adalah minuman yang dibuat menggunakan blender lalu disaring. Sementara smoothies adalah minuman yang terdiri dari beberapa jenis buah, yang sama diblender, tanpa disaring dan kadangkala sering ditambahi dengan susu atau santan agar teksurnya lebih kental.
Nah, dalam mengkonsumsi smoothies ini anda juga tidak dapat menambahkan buah. Karena dengan demikian, kadar gula pada buah akan segera lepas begitu anda mencampurkannya dengan smoothies. Jika demikian, maka konsumsi gula akan berlebih, disaat anda mengkonsumsi smoothies yang sudah manis. (M-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya