Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGAI bagian dari upaya melestarikan warisan sejarah perkeretaapian Indonesia sekaligus mengembangkan destinasi wisata edukatif, Museum Kereta Api Ambarawa, yang dikelola oleh PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata), memperkuat layanan dengan menghadirkan perjalanan kereta wisata uap dan diesel.
Kehadiran dua jenis lokomotif legendaris ini menjadi daya tarik baru bagi wisatawan yang ingin merasakan pengalaman unik menelusuri lintasan rel bersejarah di tengah panorama alam khas lereng Gunung Ungaran.
Direktur Operasi KAI Wisata, Eko Januardi, mengatakan, “Museum Kereta Api Ambarawa merupakan salah satu ikon wisata heritage perkeretaapian Indonesia. Dengan menghadirkan kembali kereta wisata uap dan diesel, kami ingin memberikan pengalaman berwisata yang autentik, edukatif, dan bernilai sejarah bagi masyarakat serta wisatawan mancanegara”.
Kereta wisata uap yang dioperasikan di Ambarawa menggunakan lokomotif bergigi tipe B25 buatan Maschinenfabrik Esslingen, Jerman pada awal abad ke-20.
Lokomotif ini melintasi jalur rel bergerigi terakhir di Asia Tenggara yang masih aktif, yaitu rute Ambarawa – Bedono.
Selain itu, lokomotif uap B5112 beroperasi pada rute indah Ambarawa – Tuntang (PP), melintasi panorama sawah, perbukitan, dan Rawa Pening. Suara dan asap khas lokomotif uap menghadirkan sensasi autentik yang membawa penumpang bernostalgia ke masa lalu.
Selain uap, Museum Ambarawa juga mengoperasikan kereta wisata diesel dengan rute Ambarawa Tuntang sejauh ±6 km. Kereta diesel ini menggunakan rangkaian kereta tua yang telah direstorasi sehingga memberi nuansa nostalgia era 1970–1980-an.
Perjalanan lebih cepat, nyaman, dan cocok untuk keluarga serta pelajar. Jalurnya juga melintasi Rawa Pening dan pedesaan sekitar yang asri. Museum Ambarawa bukan hanya menghadirkan wisata, tetapi juga pusat edukasi sejarah perkeretaapian.
Paket wisata edukatif tersedia khusus untuk sekolah dan rombongan, dilengkapi pemandu yang menjelaskan sejarah lokomotif, teknologi mesin uap, hingga peran Ambarawa sebagai stasiun militer strategis sejak 1873.
Layanan kereta wisata uap dan diesel tersedia setiap Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional. Tiket dapat dibeli langsung di loket Museum Ambarawa dan reservasi via whatsapp atau melalui platform digital resmi KAI Wisata.
Harga tiket menyesuaikan jenis layanan dan jumlah rombongan. Paket private charter dengan jadwal fleksibel juga tersedia untuk grup khusus.
Dengan terus menjaga aspek keselamatan, kenyamanan, dan pelestarian budaya, Museum Kereta Api Ambarawa kini semakin memperkuat posisinya sebagai destinasi unggulan Jawa Tengah.
“Kehadiran kereta wisata ini menjadi bagian dari strategi KAI Wisata untuk mendorong pariwisata berbasis heritage dan edukasi, harapan kami, masyarakat tidak hanya berwisata, tetapi juga turut melestarikan sejarah dan budaya transportasi Indonesia” tutup Eko.
Museum Kereta Api Ambarawa berlokasi di bekas Stasiun Willem I yang dibangun pada tahun 1873 oleh pemerintah Hindia Belanda. Museum ini dikelola oleh PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) dan menjadi salah satu ikon wisata sejarah terpopuler di Indonesia, khususnya di Jawa Tengah. (Z-1)
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan tren perjalanan dengan kereta api terus meningkat memasuki arus balik Lebaran 2026. Masih tersedia sekitar 500ribu tiket
MANAJER Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih mengatakan bahwa puncak arus balik di Daop 6 Yogyakarta mulai terlihat pada besok atau 23 Maret 2026
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengimbau seluruh pelanggan untuk lebih berhati-hati dalam menjaga barang bawaan selama perjalanan mudik
KAI juga menginformasikan masih tersedianya tiket dengan tarif diskon 30 persen untuk periode keberangkatan 20–29 Maret 2026.
Penjualan tiket kereta api selama masa Angkutan Lebaran juga menunjukkan tren peningkatan. Hingga Minggu (15/3) sore atau H-6 Lebaran, tiket yang telah terjual mencapai 214.624 tiket.
Di Stasiun Pasar Senen, Minggu (15/3) malam, antrean penumpang terlihat mengular di area pemeriksaan tiket dan pintu masuk peron.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved