Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto memberikan imbauan kepada masyarakat yang akan menikmati libur Natal dan akhir tahun bersama keluarga. Apalagi, di tengah ancaman bencana hidrometeorologi.
Menurutnya terdapat beberapa hal yang harus diwaspadai bersama.
Kenali Jalur Evakuasi
“Jika akan melewatkan momen liburan di kawasan wisata luar ruang (outdoor) atau kawasan wisata air (sungai, air terjun, kolam renang alami, dan lainnya) pastikan anda sekeluarga mengetahui jalur evakuasi dan titik kumpul di kawasan wisata tersebut jika terjadi kondisi kedaruratan,” ungkapnya kepada Media Indonesia, Rabu (25/12).
Amati Kondisi Lingkungan
Lebih lanjut, Suharyanto menegaskan bahw harus dipastikan masyarakat mengamati kondisi lingkungan, jika air sungai/air terjun tiba-tiba keruh dan debit membesar, segera jauhi badan kolam/badan sungai dan menyingkir ke lokasi yang lebih aman/titik kumpul.
Jauhi Sungai dan Pantai jika Hujan dan Angin Kencang
Selain itu, dia juga meminta masyarakat untuk menjauhi badan air baik itu kolam, sungai, dan pantai jika terjadi hujan disertai angin kencang.
“Hindari berenang di pantai, karena hampir seluruh perairan Indonesia saat ini mengalami fenomena gelombang tinggi,” ujar Suharyanto.
Waspada Perjalanan dalam Kondisi Hujan
Sementara itu, jika akan melewati jalan di kawasan tebing/jurang, pastikan tidak dalam kondisi hujan lebat.
Ketahui Nomor Penting Kedaruratan
“Hal yang paling penting, pastikan anda mengetahui nomor-nomor penting yang bisa dihubungi saat terjadi kondisi kedaruratan,” pungkasnya. (H-2)
KEPALA Badan Penanggulangan Bencana Nasional Letjen TNI Suharyanto menegaskan, pemerintah tidak membeda-bedakan satu daerah dengan daerah yang lain.
KAMMI menyoroti beberapa poin krusial terkait kinerja BNPB di bawah kepemimpinan saat ini, yakni respons pascabencana yang lamban.
Masyarakat kembali menyoroti kinerja Kepala BNPB setelah banjir Sumatra 2025, sambil mengenang sosok-sosok legendaris seperti Doni Monardo, Sutopo Purwo Nugroho, dan Achmad Yurianto.
Mengenang Doni Monardo, mantan Kepala BNPB, yang warisan kepemimpinannya tetap menjadi inspirasi dalam menghadapi bencana hidrometeorologi
PENGAMAT menyesalkan pernyataan Kepala BNPB Suharyanto soal bencana yang hanya ramai di medsos. Netizen sebelumnya mengatakan kangen pada Juru Bicara BNPB Sutopo Purwo Nugroho
Kepala BNPB Suharyanto mengatakan akan membuka akses yang terputus akibat tanah longsor di Sumatera Utara (Sumut) serta banjir di Sibolga dan Tapanuli
MEDAN yang tidak stabil, lokasi terpencil, dan jalan rusak menghambat upaya bantuan bagi korban tanah longsor Papua Nugini.
TIM SAR gabungan telah berhasil menemukan tiga korban meninggal dunia akibat tertimbun tanah longsor di Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Sebanyak 15 Warga Negara Indonesia (WNI) dievakuasi dari Sudan menggunakan pesawat Militer Arab Saudi. Mereka berangkat dari Bandara Port Sudan dan tiba di Jeddah, Arab Saudi, Jumat lalu.
Tim Gabungan melanjutkan pencarian empat korban hilang akibat longsor tebing penahan tanah (TPT) rel kereta api yang menimpa lima rumah di RT07/RW04, Bogor Selatan, Rabu (15/3).
Wilayah itu merupakan perkampungan paling dekat dengan kawah Gunung Marapi sehingga hal ini mesti diwaspadai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved