Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR dan longsor melanda beberapa daerah di Sumatera, meninggalkan jejak kerusakan dan merusak infrastruktur. Hujan lebat yang terus menerus sejak beberapa hari terakhir telah menyebabkan sungai-sungai meluap, menyapu rumah-rumah dan fasilitas umum, serta memaksa ribuan warga mengungsi.
Situasi darurat ini memerlukan respons cepat dan terkoordinasi dari pemerintah dan masyarakat. Di tengah situasi tersebut, sosok almarhum Letnan Jenderal TNI, Doni Monardo, kembali dikenang sebagai figur yang pernah berada di garis depan penanggulangan bencana sebagai Kepala BNPB.
Warisan kepemimpinan Doni Monardo saat menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dari tahun 2019 hingga 2021 tetap relevan dalam menghadapi tantangan bencana hidrometeorologi saat ini. Semangatnya dalam membangun kesiapsiagaan, mitigasi, serta respons cepat terhadap bencana menjadi prioritas selama masa kepemimpinannya sebagai Kepala BNPB.
Di bawah kepemimpinan Doni Monardo, BNPB menghadapi tantangan ganda yang mungkin menjadi salah satu yang paling berat dalam sejarah Indonesia. Penanganan berbagai bencana alam besar secara bersamaan berjalan seiring dengan tugas strategis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 pada tahun 2020. Pengalaman militernya, dari Kopassus hingga Komandan Paspampres, dimanfaatkan untuk membangun koordinasi nasional yang cepat, terorganisir, dan efisien.
Salah satu fokus utama almarhum mantan Kepala BNPB ini adalah mitigasi berbasis pelestarian lingkungan. Ia secara aktif mengadvokasi penanaman pohon dan pemulihan ekosistem sebagai upaya mengurangi risiko bencana alam yang semakin sering terjadi.
Doni Monardo, yang wafat pada usia 60 tahun, dikenang sebagai aparatur negara yang sangat berdedikasi. Kepergiannya dua tahun lalu mendapat penghormatan militer dan dihadiri oleh banyak tokoh negara, termasuk Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Statusnya sebagai mantan Kepala BNPB semakin menguatkan kesan bahwa ia adalah figur penting dalam sejarah penanggulangan bencana Indonesia.
Kini, di tengah tantangan pemulihan pascabencana yang menuntut kecepatan dan ketegasan, nilai-nilai yang diusung oleh Doni Monardo, profesionalisme, ketangguhan, dan fokus pada solusi jangka panjang, menjadi inspirasi bagi para petugas di lapangan.
Warisan kepemimpinannya sebagai Kepala BNPB yang pernah memegang kendali komando dalam situasi sulit terus mengingatkan kita akan pentingnya sistem penanggulangan bencana yang terintegrasi, adaptif, dan humanis. Hal tersebut sangat dibutuhkan untuk menghadapi meningkatnya frekuensi bencana alam di Indonesia. (Kementerian Pertahanan, TNI AD, dan Wikipedia/Z-10)
Masyarakat kembali menyoroti kinerja Kepala BNPB setelah banjir Sumatra 2025, sambil mengenang sosok-sosok legendaris seperti Doni Monardo, Sutopo Purwo Nugroho, dan Achmad Yurianto.
Ternyata pada saat saya mulai terbang, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana 2019-2021 Letnan Jenderal (Purn) Doni Monardo mengembuskan napas terakhirnya.
Presiden mendoakan agar mendiang mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan dan diampuni segala dosa-dosanya.
Menteri Kesehatan periode 2019-2020 Letnan jendral TNI (Purn) Terawan Agus Putranto menyatakan bahwa Letjen TNI Purn Doni Monardo adalah sosok yang sigap merespons pandemi covid-19.
Ma'ruf Amin akan berusaha menyempatkan diri untuk melayat pada hari ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved