Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

Roblox Perketat Keamanan: Wajibkan Verifikasi Usia demi Ruang Digital yang Lebih Sehat

Basuki Eka Purnama
13/2/2026 16:18
Roblox Perketat Keamanan: Wajibkan Verifikasi Usia demi Ruang Digital yang Lebih Sehat
Aturan chat berdasarkan usia di gim Roblox(MI/HO)

PLATFORM gim global Roblox resmi mengambil langkah berani untuk meningkatkan standar keamanan digital mereka. 

Melalui inisiatif terbaru bertajuk "Melampaui Usia yang Dilaporkan Sendiri," Roblox kini mulai mewajibkan pemeriksaan usia bagi pengguna yang ingin mengakses fitur obrolan (chat). Langkah ini diambil untuk memastikan interaksi sosial di dalam platform tetap aman dan sesuai dengan norma sosial.

Chief Safety Officer Roblox, Matt Kaufman, dan VP of User and Discovery Product, Rajiv Bhatia, menjelaskan bahwa selama ini industri hanya mengandalkan laporan mandiri dari pengguna untuk menentukan kategori usia. 

Namun, untuk menciptakan ekosistem yang lebih akurat, Roblox kini beralih ke teknologi Estimasi Usia Wajah dan Verifikasi Identitas.

Demografi Pengguna yang Terverifikasi

Hingga akhir Januari 2026, tercatat sekitar 45% dari 144 juta pengguna aktif harian Roblox telah menyelesaikan proses verifikasi ini. Data demografi terbaru menunjukkan distribusi usia pengguna yang telah terverifikasi sebagai berikut:

  • 35% berusia di bawah 13 tahun.
  • 38% berada di kelompok usia 13 hingga 17 tahun.
  • 27% berusia 18 tahun atau lebih.

Data ini menjadi landasan bagi Roblox untuk terus berinovasi dalam mengembangkan konten yang disesuaikan dengan kebutuhan tiap kelompok umur.

Fitur Baru: Koneksi Tepercaya dan Filter Chat

Salah satu pembaruan signifikan adalah pengoptimalan fitur Experience Chat. Saat ini, pengguna secara otomatis dibatasi untuk mengobrol hanya dengan sesama pengguna dalam kelompok usia yang serupa.

Untuk memfasilitasi hubungan pertemanan dan keluarga, Roblox memperkenalkan fitur Koneksi Tepercaya. 

Melalui fitur ini, pengguna berusia 13 tahun ke atas dapat menambahkan teman atau keluarga agar dapat mengobrol tanpa batas usia. 

Dalam beberapa bulan ke depan, fitur serupa akan hadir bagi pengguna di bawah 13 tahun dengan pengawasan ketat orangtua, saat orangtua akan otomatis terhubung sebagai koneksi tepercaya anak mereka.

Deteksi Perilaku Berbasis AI

Selain verifikasi manual, Roblox juga menerapkan sistem cerdas untuk mengevaluasi perilaku pengguna di balik layar. 

Sistem ini mendeteksi sinyal tertentu, seperti pola bermain pengguna yang terdaftar sebagai anak-anak namun secara konsisten menunjukkan pola bermain layaknya remaja atau orang dewasa. 

Jika ditemukan ketidakselarasan, sistem akan meminta pengguna tersebut melakukan pemeriksaan usia lanjutan guna menjaga integritas platform.

Roblox menyadari bahwa perubahan ini memerlukan waktu adaptasi bagi komunitasnya. Namun, perusahaan tetap optimistis bahwa lingkungan yang aman dan sopan adalah kunci untuk menghubungkan satu miliar orang di seluruh dunia. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya