Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

SpaceX Bidik 2027, Starlink Seluler Digadang Jadi Penopang Layanan Kesehatan Digital

Intan Safitri
22/1/2026 23:15
SpaceX Bidik 2027, Starlink Seluler Digadang Jadi Penopang Layanan Kesehatan Digital
Desain umum modul satelit Starlink yang sudah diluncurkan oleh SpaceX(Doc Space)

SPACEX kini punya target besar berikutnya, yaitu meluncurkan Starlink generasi kedua dengan kemampuan konektivitas seluler langsung ke ponsel pada 2027. Hal ini bukan sekadar internet satelit yang biasa kita dengar, tapi sistem yang dirancang untuk berfungsi hampir seperti jaringan seluler global dari luar angkasa.

Informasi ini terungkap lewat dokumen terbaru yang diajukan SpaceX ke Federal Communications Commission (FCC) di Amerika Serikat, regulator telekomunikasi AS. 

Versi ini disebut punya kapasitas yang jauh lebih besar daripada seri pertama, dengan potensi peningkatan jaringan sampai 100 kali lipat dibanding yang ada sekarang. Itu artinya layanan bisa mendekati pengalaman 5G untuk pengguna di daerah terpencil yang selama ini sering kehilangan sinyal seluler. 

Tetap Terhubung di Lokasi Minim Sinyal

Bagi sektor kesehatan, konektivitas bukan cuma soal browsing atau video call. Koneksi yang stabil memungkinkan aplikasi kesehatan jarak jauh (telehealth) berjalan lancar, termasuk konsultasi dokter online, pengiriman hasil lab, dan koordinasi darurat di lokasi terpencil.

Dengan Starlink generasi kedua, orang yang tinggal jauh dari kota bisa tetap menerima layanan kesehatan digital tanpa harus naik transportasi jauh. Potensi ini sama pentingnya dengan sinyal kuat di kota besar. 

Selain itu, koneksi yang kuat dari satelit juga bisa membantu sistem pelaporan epidemi atau bencana kesehatan dalam waktu nyata. Ketika jaringan seluler konvensional padam saat bencana, satelit bisa jadi jaring pengaman komunikasi penting. Dalam konteks globalisasi penyakit dan krisis kesehatan, ini bukan sekadar janji teknologi, tapi kebutuhan nyata. 

Izin FCC, 7.500 Satelit Baru, dan Hambatan Spektrum

Regulator AS sudah memberi lampu hijau untuk SpaceX menambah 7.500 satelit Starlink generasi kedua sebagai bagian dari persetujuan perluasan jaringan. Total izin operasi kini mencapai hingga 15.000 satelit generasi ini di orbit rendah Bumi, dan ini termasuk payload yang memungkinkan direct-to-cell atau konektivitas langsung ke ponsel tanpa perangkat khusus. 

Namun, ada tantangan besar dalam implementasi. Spektrum radio yang diperlukan harus diatur dengan hati-hati supaya tidak mengganggu sistem lain, termasuk layanan darat dan satelit lain. Selain itu, satelit generasi baru perlu diuji untuk memastikan kualitas sinyal konsisten di berbagai kondisi cuaca dan lokasi geografis. 

Apa Artinya bagi Pengguna Biasa?

Kalau target ini tercapai, pada 2027 kita bisa lihat ponsel menerima sinyal langsung dari orbit tanpa bergantung sepenuhnya pada jaringan seluler tradisional. Itu berarti kemudahan akses layanan digital, termasuk sektor kesehatan, menjadi lebih merata, terutama di daerah yang selama ini sulit dijangkau jaringan biasa.

Fokusnya bukan sekadar kecepatan, tapi kontinuitas koneksi yang bisa menyelamatkan nyawa dan mempercepat respons medis darurat. 

Sumber: Geo News, Market Screener



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya