Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Mikroba Bumi Jadi Ancaman dalam Eksplorasi Mars

Abi Rama
23/12/2025 11:30
Mikroba Bumi Jadi Ancaman dalam Eksplorasi Mars
Ilustrasi(freepik)

EKSPLORASI Mars untuk mencari jejak kehidupan di planet merah kini menghadapi tantangan serius dari mikroorganisme asal Bumi. Para ilmuwan memperingatkan, mikroba tersebut dapat mencemari Mars dan mengaburkan bukti kehidupan asli yang pernah ada.

Dilansir dari laman Your Weather, studi yang dipublikasikan Mei tahun ini menemukan 26 spesies mikroorganisme mampu bertahan dalam proses persiapan sebelum peluncuran wahana NASA Phoenix pada 2007. Penemuan ini menegaskan bahwa sterilisasi ketat sebelum peluncuran tidak selalu efektif menghilangkan seluruh mikroba.

Kasus serupa juga terjadi di stasiun luar angkasa Tiangong milik Tiongkok. Pada Maret 2025 melaporkan keberadaan bakteri super tahan yang mampu bertahan dalam kondisi ekstrem luar angkasa.

Selain bakteri, tardigrade, organisme mikroskopis yang dikenal sangat tangguh jadi kekhawatiran para ilmuan. Organisme ini mampu bertahan dalam kondisi ekstrim seperti radiasi tinggi dan suhu sangat rendah, kondisi yang menyerupai Mars.

Untuk mencegah kontaminasi, ilmuan juga menetapkan wilayah tertentu di Mars sebagai daerah spesial (Special Regions). Menurut Committee on Space Research (COSPAR), wilayah ini memiliki kondisi lingkungan yang memungkinkan mikroba tumbuh, seperti keberadaan air cair sementara dan suhu yang mendukung.

Hingga saat ini, belum ada Special Regions yang dapat diakses secara langsung. Namun, wilayah dengan fenomena Recurring Slope Lineae (RSL) dikelompokkan sebagai Uncertain Regions dan tetap mendapat perlindungan ketat.

Zona ini ditetapkan berdasarkan tiga kriteria utama, yaitu kemungkinan mikroba Bumi dapat berkembang di sana, adanya air cair sementara, dan kondisi lingkungan mendukung kehidupan. Wilayah tersebut hanya dapat dijelajahi misi yang memenuhi standar kebersihan mikroba tertinggi.

Akibat kebijakan ini, rover Curiosity dan Perseverance hanya diperbolehkan mengamati wilayah tersebut dari jauh tanpa menyentuh atau melintasi. Meski ada desakan untuk melonggarkan aturan demi menekan biaya dan mempercepat eksplorasi Mars, banyak ilmuwan mengingatkan risiko besar yang mengancam bukti kehidupan Mars purba.

Temuan tanda-tanda kehidupan oleh rover Perseverance pun belum bisa dipastikan sepenuhnya karena kemungkinan kontaminasi mikroba Bumi. Para ilmuwan berpendapat, satu-satunya cara memastikan adalah dengan membawa sampel Mars kembali ke Bumi untuk analisis mendalam. (Your Weather/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik