Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah goverment shutdown pemerintahan AS, NASA berada di titik kritis, terutama markas utamanya untuk ilmu antariksa di Goddard Space Flight Center (GSFC) di Maryland. Berdasarkan penyelidikan Space.com, hampir setengah dari kampus GSFC telah ditandai untuk pengabaian, sementara manajemen sudah mulai menerapkan anggaran Presiden untuk FY26 sebagai jika telah menjadi undang-undang, meskipun Kongres belum menyetujuinya.
Lebih dari selusin pekerja dan mantan pekerja NASA mewawancarai Space.com, menyebut keputusan manajemen telah merusak moral, mengikis keahlian, dan menimbulkan kekhawatiran keamanan. Salah seorang, “Wendy”, menggambarkan suasana:
“Sangat sulit bagi kami untuk mendapatkan informasi tertulis dari manajemen Teknik… karena saya pikir mereka tahu bahwa apa yang mereka lakukan tidak seharusnya ditulis.”
Senat AS, melalui komite yang dipimpin Maria Cantwell, pun menilai tindakan NASA ini melanggar kewenangan penganggaran Kongres. Pasalnya menerapkan anggaran presiden tanpa persetujuan parlemen.
GSFC selama ini menjadi jantung penelitian antariksa NASA: dari misi seperti James Webb Space Telescope dan Hubble Space Telescope hingga probe ke Venus dan gelombang gravitasi.
Namun kini:
NASA secara resmi menyangkal adanya pelanggaran, dengan menyatakan mereka tetap mengeksekusi dana yang telah disetujui dan akan mematuhi hukum penganggaran.
Space
Ketidakpastian dalam fasilitas dan katalog misi NASA (termasuk komersial) membuat posisi Amerika dalam “perlombaan Bulan” rentan.
Sumber daya manusia NASA tampak terkuras akibat tekanan internal (keluar sukarela, pengurangan tenaga kerja), yang bisa berdampak kecepatan misi luar angkasa ke depan.
Jika program pendaratan manusia ke Bulan tertunda atau terganggu, akan memunculkan pertanyaan tentang efektivitas alokasi anggaran besar NASA terhadap eksplorasi luar angkasa.
Gabungan dari tekanan internal, pembongkaran pusat penelitian NASA secara cepat dan kontroversial, dan tantangan eksternal, keterlambatan misi pendaratan manusia ke Bulan, menunjukkan NASA sedang menghadapi salah satu periode paling kritis dalam sejarahnya. Apakah ini sekadar “penyesuaian normal” atau awal dari perubahan struktural yang lebih besar? Waktu akan menjadi hakimnya.
Penting bagi kita untuk terus memantau bagaimana Kongres AS merespon, bagaimana NASA pulih, dan bagaimana implikasi bagi sains, eksplorasi ruang angkasa, dan kepemimpinan Amerika dalam domain tersebut. (Space/CNN/Z-2)
Penutupan pemerintahan Amerika Serikat selama 43 hari berakhir. Di balik berakhirnya krisis ini, Partai Demokrat justru terpecah dan Trump mengklaim kemenangan.
Dalam pidato akhir penutupan pemerintahan, Donald Trump menyoroti isu biaya kesehatan sebagai fokus utama menuju pemilu paruh waktu 2026.
Akhir penutupan pemerintahan AS selama 43 hari disambut positif oleh industri penerbangan. Maskapai berharap operasional kembali normal menjelang musim liburan Thanksgiving.
Presiden Donald Trump menandatangani RUU pendanaan pemerintah yang mengakhiri penutupan (shutdown) terpanjang dalam sejarah Amerika Serikat setelah 43 hari.
Kongres AS menyetujui RUU pendanaan sementara untuk mengakhiri penutupan pemerintahan selama 43 hari.
Mahkamah Agung Amerika Serikat memperpanjang izin sementara bagi pemerintahan Trump untuk menahan pembayaran penuh bantuan pangan SNAP, menunggu keputusan Kongres.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved