Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
VENUS akan semakin sulit diamati pada akhir Oktober 2025, karena posisinya yang semakin rendah di langit dan kedekatannya dengan Matahari. Namun, ia masih dapat terlihat dengan tingkat kecerahan yang rendah.
Sepanjang Oktober, Venus yang dikenal sebagai bintang pagi kini perlahan mundur ke dalam cahaya fajar. Fenomena kecerahan Venus yang mulai menurun ini disebabkan ia mendekati konjungsi superiornya yang terjadi pada awal tahun 2026.
Pada fase ini, Venus akan melintas di belakang Matahari dari sudut pandang Bumi. Hal tersebut membuatnya tampak semakin tenggelam di cakrawala timur dan berangsur menghilang dari pandangan.
Sepanjang bulan, waktu terbit Venus semakin singkat dibandingkan dengan matahari terbit, berkurang sekitar 38 menit. Pada 25 Oktober, Venus mulai terbit saat fajar baru menyingsing, dan menjelang akhir bulan, tepatnya pada malam Halloween, ia hanya muncul sekitar 85 menit sebelum Matahari.
Catatan pengamatan venus sejak awal Oktober 2025:
Seiring mendekatnya ke Matahari, penampakan Venus akan semakin redup dan singkat menjelang fajar. Setelah menjadi bintang paling terang yang menyapa saat fajar bulan ini, kini cahayanya mulai meredup.
Bagi para pengamat langit, akhir bulan ini adalah kesempatan terakhir untuk menyaksikan Venus di ufuk timur sebelum planet ini benar-benar “bersembunyi” di balik sinar Matahari. (whenthecurveslineup/Z-2)
Tim peneliti dari Cornell Food and Brand Lab menemukan berat badan sebagian besar orang relatif stabil selama musim panas. Tetapi mulai meningkat ketika liburan akhir tahun.
Menyambut bulan Oktober, Hotel Santika Premiere Bintaro menghadirkan penawaran spesial October Retreat Room Package dengan harga mulai dari Rp950.000,- net/kamar/malam.
Oktober 2025 akan menjadi bulan penuh pesona astronomi. Dari supermoon terang hingga hujan meteor tanpa gangguan cahaya bulan, berikut sembilan fenomena langit spektakuler Oktober 2025.
Oktober menjadi momen istimewa bagi masyarakat Indonesia karena dipenuhi dengan berbagai peringatan hari nasional yang sarat akan makna sejarah dan kebudayaan.
Mulai 2026 hingga 2028 akan terjadi enam gerhana Matahari beruntun, terdiri dari gerhana total dan cincin api. Simak jadwal, lokasi, dan fakta menariknya di sini.
Sebuah meteor terekam melintas di langit malam di atas Gunung Fuji, Jepang, pada 26 Desember 2025. Video viral ini memicu diskusi dan kekaguman warganet di media sosial.
Langit menyimpan banyak fenomena langit unik dan menakjubkan yang sering luput dari perhatian. Beberapa di antaranya terlihat aneh dan tak biasa, namun semuanya nyata.
Kondisi cuaca Indonesia yang cenderung cerah di pagi hari dan minim polusi cahaya di sejumlah daerah menjadi keuntungan tersendiri bagi penggemar langit malam.
Desember 2025 akan menjadi bulan yang penuh dengan fenomena langit spektakuler yang dapat dinikmati oleh pengamat astronomi di Indonesia.
Peneliti menemukan ribuan kilatan cahaya misterius pada foto langit era 1950-an yang bertepatan dengan uji nuklir dan peningkatan laporan UFO.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved