Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA pecinta konsol klasik mendapat kabar gembira dengan hadirnya gim Shadow Gangs Zero, sebuah judul baru yang dirancang khusus untuk memadukan nostalgia era 16-bit dengan sentuhan modern.
Gim aksi bertema ninja ini dikembangkan sebagai proyek ambisius yang sempat didanai melalui Kickstarter, dan kini siap meluncur di berbagai platform, mulai dari konsol klasik seperti Dreamcast, Mega Drive, dan Neo Geo, hingga perangkat modern seperti PC, PlayStation, Xbox, dan Nintendo Switch.
Kehadiran Shadow Gangs Zero mendapat sambutan hangat dari komunitas gamer retro karena menawarkan sesuatu yang jarang ditemui saat ini: rilis fisik untuk konsol lama.
Versi Mega Drive dan Neo Geo akan hadir dalam bentuk kartrid, sementara Dreamcast mendapat edisi GD-ROM yang otentik.
Menariknya, setiap pembelian fisik otomatis disertai salinan digital, sehingga pemain bisa menikmatinya baik di konsol lawas maupun perangkat modern.
Dari segi konsep, gim ini mengambil inspirasi kuat dari Shinobi, salah satu seri legendaris Sega. Pemain akan mengendalikan seorang ninja modern yang ditugaskan menghadapi musuh-musuh berbahaya dalam aksi platformer penuh intensitas. Berbagai senjata khas ninja seperti shuriken, pedang, hingga serangan khusus bisa digunakan untuk menghadapi tantangan.
Visualnya dibuat dengan gaya pixel art yang menyerupai era Mega Drive dan Neo Geo, namun tetap memiliki detail yang lebih halus agar sesuai dengan standar masa kini.
Selain menghadirkan aksi yang menegangkan, Shadow Gangs Zero juga diposisikan sebagai produk koleksi bernilai tinggi. Banyak gamer yang masih menggemari konsol retro memandang edisi fisik ini sebagai investasi, mengingat produksinya terbatas dan cenderung cepat menjadi barang langka. Tidak heran jika hype di komunitas retro gaming begitu besar sejak diumumkan.
Proses pengembangannya sendiri cukup unik. Setelah sukses di Kickstarter, tim kreator menjanjikan demo awal untuk para pendukung, sehingga mereka bisa merasakan langsung kualitas gim ini sebelum perilisan resmi. Transparansi pengembang dalam memperlihatkan progres juga membuat proyek ini mendapat reputasi positif.
Menariknya lagi, Shadow Gangs Zero bukan hanya menyasar pasar penggemar lama, tetapi juga mencoba menarik minat generasi baru.
Dengan rilis di platform modern, gim ini diharapkan mampu menjangkau pemain yang mungkin belum pernah menyentuh konsol era 80-an dan 90-an. Dengan begitu, ia berpotensi menjadi penghubung lintas generasi yang membawa kembali atmosfer arcade klasik ke era digital saat ini.
Rencananya, Shadow Gangs Zero akan diluncurkan secara global pada tahun 2026. Sampai saat itu tiba, para penggemar dapat menantikan informasi terbaru terkait konten tambahan, varian rilis fisik, serta jadwal pasti demo yang akan segera dibagikan oleh pengembang.
Dengan kombinasi antara gameplay klasik, nuansa retro, dan dukungan lintas platform, Shadow Gangs Zero berpotensi menjadi salah satu rilis retro-modern paling berkesan dalam beberapa tahun terakhir. (gamereactor.eu/Z-1)
Melalui pembaruan ini, pengguna Roblox di Indonesia kini dapat menemukan dua jenis informasi klasifikasi pada kolom deskripsi di setiap permainan.
Para pemain kini dapat menikmati video musik Malapetaka daro Juicy Luicy yang ditayangkan secara khusus melalui kanal YouTube resmi PUBG Mobile Indonesia.
Pemecahan rekor tersebut melibatkan 392 peserta yang bergerak serentak di empat lokasi publik utama dunia, salah satunya di Taman Lapangan Banteng, Jakarta.
Ryan Hurst resmi didapuk sebagai pemeran utama dalam serial God of War besutan Sony Pictures Television dan Amazon MGM Studios tersebut.
Keputusan Ubisoft untuk membatalkan Prince of Persia: Sands of Time Remake menjadi sorotan utama, mengingat tren industri saat ini yang tengah menggandrungi versi remake dan remaster.
Arknights: Endfield menawarkan pengalaman bermain gratis (free-to-play) dengan sistem pembelian dalam gim.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved